Hasrat Terlarang

Hasrat Terlarang
Penyimpanan Barang


__ADS_3


Tin!! Tin!! Suara klakson motor berbunyi


"Itu pasti Reza!!" Tebak Bunga dari dalam ruang tamu


"Nah, benar kan??" Ucapnya dalam hati seraya mengintai dari balik horden


Dengan semangatnya Bunga berjalan cepat membukakan pintu pagarnya. Dan Reza yang melihat Bunga membukakan sendiri pintu pagarnya melemparkan senyumnya.


"Hai yank!!" Sapa Bunga


Reza yang saat ditanya hanya membalas dengan senyuman segera mendekatkan dirinya ke Bunga. Seraya tersenyum Reza mendekap tubuh serta mencium kening Bunga. Bunga yang merasa nyaman segera menyambut dekapan Reza.


"Mau langsung berangkat??" Tanya Reza


"Aku masih makan, makan bareng yuk!!" Ajak Bunga dengan sedikit merayu Reza agar mau makan bersama.


"Ayolah!!" Ajak Bunga seraya menarik tangan Reza agar mengikuti langkahnya.


Ketika Bunga dan Reza makan bersama, terdengar suara mobil berhenti di depan pagar rumah Bunga dan membunyikan klakson beberapa kali.


"Siti!! Ti!!" Teriak Bunga memanggil Siti


"Iya Nyah??" Jawab Siti


"Tolong kamu liat ke depan dong Ti!! Kayaknya ada tamu. Dari tadi bunyiin klakson terus." Ucap Bunga


"Tolong ya Ti, maaf saya tanggung lagi makan!" Ucap Bunga meneruskan kalimatnya.


Atas perintah Bunga, Siti segera membuka pintu pagar. Betapa terkejutnya Siti saat melihat truk bermuatan peralatan rumah tangga ingin masuk ke dalam rumah Bunga


"Maaf, ini rumah ibu Bunga??" Tanya pengemudi truk yang diperintah Rico memindahkan barang ke rumah Bunga


"Iya benar, ada apa ya pak?" Jawab Siti


"Saya di perintah Pak Rico menaruh seluruh barang yang di mobil ini di rumah ibu Bunga." Ucap pengemudi truk tersebut


"Haaahh, gak salah pak??" Tanya Siti yang terlihat takjub melihat jumlah barangnya.


"Enggak kok Bu!!" jawab singkat Pengemudi truk


"Sebentar pak, saya tanya majikan saya dulu!!" Ucap Siti seeaya membalikkan tubuhnya dan menemui Bunga


"Permisi Nyah!!" Sela Siti mengganggu acara makan Bunga


"Kenapa kamu??" Tanya Bunga


"Di luar ada truk nyah, katanya berisi barang-barang Pak Rico yang mau di titipkan di sini." Jawab Siti


"Oh iya, kemarin Rico sudah minta ijin. Suruh turunin aja!!" Perintah Bunga kepada Siti


"Terus mau di taruh mana Nyah??!!" Tanya Siti kembali


"Ya taruh depan aja!!" Jawab Bunga

__ADS_1


"Depan mana Nyah??!!" Tanya Siti yang masih bimbang


"Ya depan halaman Sitiiii" Ucap Bunga yang terlihat mulai kesal dengan Siti karena banyak bertanya.


"Gak muat Nyah!!" Tanya Siti yang masih teguh pada pendiriannya


Karena kesal dengan pertanyaan Siti, Bunga pun segera mendatangi truk yang telah terparkir di depan pagar rumahnya.


"Haaahh" Suara Bunga yang terkejut dengan disertai mata terbelalak


"Ini.. ini barang yang mau di taruh sini pak??!!" Tanya Bunga kepada pengemudi truk


"Iya bu!!" Jawab Pengemudi truck


"Sebentar pak, sebentar!! Jangan diturunin dulu!!" Pinta Bunga kepada pengemudi truk


"Gimana sih Rico, dia pikir di sini gudang?!!" Gerutu Bunga seraya jalan menuju meja makan untuk mengambil ponselnya


"Kenapa say??" Tanya Reza singkat


"Itu mantan suami aku numpang naruh barang!!" Jawab Bunga


"Mantan suami??!!" Ucap Siti dalam hati


"Mantan suami??!!" Ucap Reza dalam hati


"Emang mantan suami kamu masih suka kesini say??!" Tanya Reza


"Enggak, via telpon minta ijinnya." Jawab Bunga


"Kriinng.. Kriinng... Kriinngg.." Suara dering ponsel Rico


"Aku titip sementara Bunga!!" Jawab Rico yang terdengar oleh Siti dan Reza karena di loudspeaker


"Sementaranya berapa lama??" Tanya Bunga


"Paling lama 1 (satu) bulan." Jawab Rico


"Kenapa harus di taruh rumah saya, sementara rumah kamu lebih besar dari rumah saya??!!" Tanya Bunga dengan rasa keberatan atas titipan Rico


"Itu semua dari rumah saya Bunga, rumah saya di sita!!" Jawab Rico


Dengan emosi Bunga segera menutup sambungan telepon yang masih terhubung tanpa mengucapkan kata-kata. Reza yang melihat Bunga penuh emosi segera mendekapnya.


"Sudah lah, kasih saja dia waktu buat nitipin barangnya. Sebulan kan gak lama." Ucap Reza yang berusaha meredam emosi Bunga


"Terus aku harus loncatin barangnya dia kalau mau masuk rumah??!!" Tanya Bunga


"Coba deh yank kamu liat itu truk!!" Pinta Bunga


Dengan berjalan santai Reza mendatangi truk yang berisi barang milik mantan suami Bunga


"Bang, ini benar mau di taruh di sini semua??" Tanya Reza


"Iya Bang!!" Jawab Pengemudi truk

__ADS_1


"Kalau biaya sewa truknya per hari berapa?" Tanya Reza


"1 (satu) juta lepas kunci bang." Jawab pengemudi truk dengan jelas


"Bisa gak saya sewa sebulan tapi barangnya tidak usah di turunkan??" Tanya Reza


"Bisa bang, bisa!!" Jawab Pengemudi truk dengan senang karena tanpa bekerja dia tetap menerima penghasilan.


"Ya sudah saya keluarin dulu mobil yang di dalam terus abang masukin truknya!!" Ucap Reza memerintahkan pengemudi tersebut


Reza yang kemudian berjalan masuk segera memberitahukan Bunga perihal kesepakatannya dengan pengemudi truk.


"Say, truk sama barangnya aku suruh masukin ke dalam selama 1 (satu) bulan tanpa di bongkar. Masalah biayanya nanti aku yang bayar, kamu gak usah emosi ya!!" Usaha Reza meredam emosi Bunga


"Tapi kalau sudah 1 (satu) bulan gak diambil gimana??" Tanya Bunga


"Ya nanti lah kita pikirin lagi!!" Jawab Reza yang tidak ingin memberikan jawaban tidak pasti.


Setelah truk tersebut dimasukan, Reza kembali ke tujuan awal yaitu mengantarkan Bunga.


"Yank, kamu nganter aku kerja pakai mobil aja ya!!" Pinta Bunga


"Soalnya aku suka ngantuk kalau pulang malam." Ucap Bunga menjelaskan alasannya


"Ya udah nanti aku drop kamu aja!! kalau sudah mau pulang kabari. Aku nunggu di sini aja!" Pinta Reza kepada Bunga


"Yah, kamu jadi kayak supir dong yank??" Tanya Bunga


"Iya, jadi supir pribadi 24jam. Hehehehe" Jawab Reza seraya tertawa


Saat mereka hendak pergi, dari arah yang berlawanan muncul mobil Rico. Rico mencoba menghalangi laju mobil Bunga, namun saat dilihatnya Bunga bersama dengan pria yang ingin disingkirkannya, Rico pun segera menyingkir dan lebih memilih mengirimkan pesan kepada Bunga.


Tit! Tit! Tit! Bunyi suara pesan ponsel Bunga


"Saya harap kamu bisa konsekuen dengan ucapan kamu!!" Ucap Rico melalui pesan wha**app


"Maksud kamu??" Jawab Bunga


"Kemarin kamu kasih saya ijin nitipin barang, sekarang karena ada pria itu kamu keberatan!!" Ucap Rico


"Bukan begitu Co!! Barang kamu tuh banyak banget!!" Jawab Bunga


"Itu cuma alasan kamu saja!! Percuma saja saya baik sama kamu!!" Ucap Rico yang mulai menunjukkan sifat aslinya


"Besok aku akan ambil semua barang yang ada di truk itu dan juga barang lain yang atas nama aku, termasuk mobil yang kamu pakai!!" Ucap Rico yang sangat emosi karena mobil yang diberikan kepada Bunga digunakan untuk berpacaran dengan pria lain.


"Oke, besok semua barang yang di beli pakai uang kamu akan aku kembalikan. SEMUA!!!" Jawab Bunga dengan meluapkan seluruh emosinya


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Bersambung ke bab selanjutnya...


Buat para pembaca yang baru saja bergabung,


Jangan lupa di baca, di like seluruh bab tanpa ada yang dilewati dan kasih bintang 5 ya, untuk membantu penulis menaikkan level.

__ADS_1


Terima kasih telah mampir di karya saya,


Semoga kita semua sehat dan sukses selalu!!


__ADS_2