Hasrat Terlarang

Hasrat Terlarang
Honeymoon 1


__ADS_3


Sesampainya dihotel yang mereka tuju, Pak Rico membukakan pintu kamar dan mempersilahkan Nana memasuki ruangan terlebih dahulu. Pak Rico yang merasa tubuhnya lengket akibat keringat yang keluar berlebih saat melaksanakan akad nikah segera mandi, sementara Nana duduk di tepian kasur.


"Bagus sekali kamar ini!!" Gumam Nana dalam hati seraya matanya menyapu seluruh dinding serta atap kamar tersebut.


"Pantas orang kaya banyak yang gak mau tidur dirumah orang miskin!!" Gumamnya kembali


"Na, Sini!! Kamu gak mau mandi??" Tanya Pak Rico


"Iya nanti aku belakangan saja." Jawab Nana sedikit teriak dibalik pintu kamar mandi


"Ayo sini mandi kita mandi bersama!!" Pinta Pak Rico yang disertai kucuran air shower


Nana yang masih merasa canggung dengan Pak Rico masih tetap dengan pendiriannya untuk mandi setelah Pak Rico menyelesaikan mandinya, sementara Pak Rico tetap ingin mandi bersama. Hingga akhirnya Pak Rico mengalah dan menyelesaikan mandinya.

__ADS_1


Saat Nana memasuki kamar mandi, dia segera membuka pakaian dan menyalakan shower. Namun karena peralatan yang terlalu modern dia tidak tahu bagaimana cara menyalakan kran untuk menyalakan shower dan akhirnya memanggil suaminya untuk membantunya.


"Rico!! Co!! Bisa minta tolong??!" Ucap Nana dari dalam kamar mandi


"Nah, kan.. kesampaian juga niatku!!"Gumam Pak Rico dalam hati dengan bahagia


"Iya, kenapa Na??!" Tanya Pak Rico seraya melangkah mendatangi kamar mandi dan mendorong pintu yang ternyata masih dikunci


"Ini cara menyalakan showernya bagaimana??" Tanya Nana yang masih berada di dalam kamar mandi


Nana segera mengenakan handuk dan membuka pintu kamar mandi. Tanpa menunggu lama Pak Rico segera masuk dan memperlihatkan cara menyalakan shower. Saat showernya sudah berfungsi, Pak Rico menarik tangan Nana dan memeluknya hingga akhirnya mereka mandi bersama.


"Yah, basah handuknya!!" Ucap Nana seraya ingin melepaskan diri dari dekapan Pak Rico


"Kan masih ada handuk lain!!" Jawab Pak Rico yang terus mendekap lebih erat karena perlawanan Nana

__ADS_1


"Itu kan handuk kamu!!" Ucap Nina


"Kita kan sudah resmi, sudah tidak ada pembatasan!!" Jawab Pak Rico seraya mencium leher sang istri yang baru saja dinikahinya beberapa jam yang lalu.


Hati Nana pun seketika meluluh dengan kemauan Pak Rico yang ingin mandi bersama, hingga akhirnya Nana pasrah dan menuruti apapun yang diminta Pak Rico termasuk bermesra-mesraan di dalam kamar mandi tersebut.


Setelah keduanya merasakan dinginnya udara di kamar mandi, mereka segera menyudahi acara mandi bersamanya dan dilihatnya jam dinding yang menunjukkan pukul 15:00 WIB yang berarti mereka mandi bersama selama 2 (dua) jam.


"Haaahh??" Mata Nana terbelalak melihat jam dinding


"Kenapa kok kaget lihat jam??" Tanya Pak Rico


"Kita di kamar mandi 2 (dua) jam??" Tanya Nana meyakinkan diri dengan apa yang dialaminya beberapa saat lalu


"Iya, tulangku sampai terasa dingin. Ya sudah kita tidur saja yuk!! Aku lelah." Jawab Pak Rico

__ADS_1


Nana segera berjalan ke arah ranjang yang tengah ditiduri Pak Rico yang berselimut badcover dan kemudian duduk ditepi ranjang. Namun karena ketidak sabaran akan gerak Nana yang dinilai lambat, Pak Rico pun meraih handuk yang sedang dikenakan Nana hingga membuat Nana seketika meraih badcover yang digunakan menutupi tubuh Pak Rico untuk menutupi tubuh bugilnya.


__ADS_2