HOLY BLOOD GIRL

HOLY BLOOD GIRL
DARK LAND


__ADS_3

Di wilayah bagian utara terdapat hutan tersembunyi yang sangat lebat dan gelap yang biasa disebut Dark Land.


Disana, hiduplah sekumpulan Elf yang terbuang kedaerah utara dan underdark. Mereka terkenal sangat jahat jika dibandingkan dengan ras Elf yang lainnya.


Secara fisik, kulit mereka cenderung lebih gelap dan berambut abu-abu atau kuning pucat. Kebanyakan dari mereka memiliki mata berwarna merah darah.


Tubuh mereka lebih kecil dan lebih ramping dibandingkan kebanyakan sub ras Elf lainnya. Ras Elf kegelapan seringkali diidentikkan dengan kurcaci yang biasa disebut dengan bangsa Dokkalfar.


Karena memiliki warna kulit hitam yang sangat pekat dengan dua bola mata yang merah menyala membuat mereka sering disebut sebagai iblis wilayah utara.


Selain kejam dan agresif, mereka juga terkenal sangat licik dan sangat serakah. Mereka sangat menyukai emas dan permata.


Tugas mereka adalah mengirimkan mimpi buruk bagi manusia. Seseorang yang diganggu oleh bangsa Dokkalfar ini akan diberikan mimpi buruk hingga seseorang itu mengalami trauma kejiwaan hingga akhir hayatnya.


Setelah meninggal, secara otomatis jiwa – jiwa manusia ini akan menjadi persembahan untuk sang raja iblis, Lucifer.


Sebagai imbalan atas pekerjaan yang mereka terima, manusia pada umumnya akan memberikan emas dan permata sebagai pembayaran.


Untuk memanggil bagsa Dokkalfar, manusia harus melakukan ritual dengan memberikan darah segar manusia serta hewan ternak mati sebagai tumbal.


Sementara itu, diatas pohon terlihat ada sepasang bola mata hijau terang menatap jauh kedepan,  seolah – olah dia bisa menembus gelapnya malam hingga ratusan meter.


Dia adalah Alatariel, satu – satunya keturunan Gullveig yang mewarisi kekuatan nenek moyangnya sebagai penyihir kegelapan.


Sudah satu mingguan ini Alatariel mendapatkan mimpi aneh setiap kali dia memejamkan mata. Mimpi sama yang terus datang berulang kali hingga menyita waktu dan pikirannya.


Seolah mimpi tersebut merupakan panggilan jiwanya untuk kembali ke kerajaan Azerbazam, kerajaan penyihir hitam yang dipimpin oleh Ratu Evanora dimana nenek moyangnya dulu berasal.


“ Kenapa ?....apa kamu mengalami mimpi itu lagi ?...”, ucap Geraldin sang ibunda yang tiba - tiba sudah ada disampingnya dengan tatapan cemas.


Melihat anaknya tak merespon pertanyaannya, Geraldin hanya bisa mendesah kasar. Diapun terdiam sesaat sambil mengikuti arah mata Alatariel berada.

__ADS_1


“ Kita tak bisa lagi kesana…kamu tau akan hal itu kan….”, ucap Geraldin mengingatkan.


Sejak nenek moyang mereka ditolong oleh bangsa Dokkalfar, Gullveig bersumpah jika dia dan keturunannya akan mengabdi di Dark Land selama hidup mereka.


Dan untuk menunjukkan keseriusan ucapannya, Gullveig pun melakukan perjanjian darah yang mengikat serta melakukan pernikahan dengan perempuan bangsa Dokkalfar.


Karena sudah tinggal di Dark Land selama turun temurun, pola hidup dan keturunan mereka pun menyerupai wujud Elf kegelapan tersebut.


Jika fisik yang lainnya seperti bentuk tubuh, rambut dan warna kulit masih bisa diwariskan dalam garis keturunan mereka.


Namun tidak dengan bola mata merah menyala seperti yang melekat pada bangsa Dokkalfar asli.


Setelah mendengar ucapan sang ibu, Alatariel pun memutuskan untuk kembali kerumahnya dengan langkah gontai.


Saat ini hatinya merasa sangat gelisah, meski ucapan sang ibu benar adanya, tapi hati kecilnya mengatakan hal yang berbeda.


Dalam kekalutan tersebut, Alatariel memutuskan untuk mencoba mendiskusikan permasalahan ini dengan sang ayah keesokan harinya.


Meski mereka tak mengetahui pasti dimana letak Dark Land, tapi mengingat penting keluarga Gulveig yang sudah menghilang sejak seribu tahun yang lalu berbarengan dengan musnahnya habitat bunga Gloxinia di dunia immortal bagi bangsa penyihir hitam maka misi inipun harus mereka laksanakan.


Hilangnya seluruh keturunan keluarga Gullveig sampai saat ini masih menjadi misteri yang sama sekali belum terpecahkan.


Ada rumor yang mengatakan jika mereka tidak menghilang tapi mengasingkan diri di dunia bawah tanah yang gelap.


Namun, ada juga rumor yang mengatakan jika mereka disegel di menara langit oleh dewa karena telah memusnahkan seluruh habitat bunga Gloxinia yang mampu menangkal sihir jahat dari dunia immortal.


Meski begitu, dari dua rumor yang beredar tak ada satupun yang tahu kebenarannya. Karena baik itu di langit atau dunia bawah tanah tak ada satupun mahluk immortal yang mampu menembusnya.


Hanya Elf cahaya yang menghuni kerajaan Epes saja yang bisa naik keatas langit karena julukan mereka adalah malaikan penjaga dewa.


Meski begitu, karena bangsa Epes sudah menarik diri dari peradaban  sejak lama dan membentuk wilayah sendiri maka tidak ada yang tahu pasti mengenai kebenaran tersebut.

__ADS_1


Sedangkan untuk menembus wilayah bawah tanah yang dihuni kaum iblis juga tak ada yang berani untuk melewatinya karena keseluruhan berada dibawah kendali Lucifer.


Dan kabar mengenai keberadaan bangsa Dokkalfar yang tinggal di Dark Land membawa angin segar bagi Ratu Evanora.


Meski sangat riskan dengan mengambil keputusan untuk mencari keberadaan keluarga Gullveig disana, namun para penyihir hitam juga tak mempunyai pilihan yang lain karena tak mungkin bagi mereka untuk naik keatas langit dan mencari di menara langit.


“ Aku punya feeling buruk akan perjalanan ini….”, ucap Emerlda pesimis.


“ Meski begitu, hanya inilah cara yang bisa kita tempuh saat ini….”, ucap Hilda menimpali.


“ Kalian jangan jadi pengecut dan mempermalukan klan Morotus. Ayo cepat bergerak !!!....”, ucap Belatrix ketus.


Diapun segera melesat pergi dengan sapu terbangnya meninggalkan dua temannya yang masih sibuk adu argumen dibelakang.


Melihat Belatrix sudah semakin jauih meninggalkan mereka, keduanya pun segera menyusul pergerakan Belatrix agar tidak membuang waktu secara sia – sia dengan obrolan tak penting tersebut.


Kali ini Ratu Evanora mengirimkan tiga orang penyihir hitam dari klan Morotus karena klan ini dianggap memiliki sihir yang paling kuat diantara dua klan yang lainnya.


Sementara itu untuk dua klan lainnya disebar keberbagai wilayah di seluruh dunia immortal untuk mencari informasi keberadaan keluarga Gullveig.


Karena hanya ini lah satu – satunya harapan yang tersisa untuk bisa mempertahankan eksistensi para penyihir hitam.


Jika sampai bangsa Epes menggunakan bunga Gloxinia untuk menghancurkan mereka, maka bisa dipastikan eksistensi penyihir hitam tak akan lagi ada di dunia immortal.


Sementara itu banyak pihak masih diam – diam berusaha untuk menembus pelindung yang dibuat oleh kerajaan Epes.


Semua orang yang mencoba ini merasa tertantang untuk bisa masuk kedalam wilayah Elf cahaya yang dianggap lemah oleh bangsa Immortal.


Selain sebagai ajang pembuktian diri, mereka juga berkeingginan untuk mendapatkan bunga Gloxinia agar bisa mereka kembang biakkan.


Bukan hanya sekedar menangkal sihir hitam saja, ada rumor yang mengatakan jika bunga Gloxinia juga bisa meningkatkan kekuatan berkali - kali lipat tanpa latihan serta memperpanjang umur bagi siapappun yang memakannya.

__ADS_1


Rumor inilah yang membuat semua orang berbondong - bondong ingin mencoba memasuki kerajaan Epes meski usaha mereka semuanya berakhir sia - sia.


__ADS_2