
Sejak ilmu sihir yang dipelajarinya berhasil diterapkan, Alatariel semakin gencar untuk mempelajari ilmu sihir yang diwariskan oleh kakek moyangnya itu.
Setiap hari kemampuannya mempergunakan ilmu sihir semakin meningkat, membuat rasa percaya diri lelaki tersebut semakin tinggi.
Ambisinya untuk bisa menjadi orang nomor satu di dunia seperti apa yang pernah Belatrix katakan membuatnya semakin bersemangat dalam belajar.
Belatrix yang mngetahui jika kemampuan Alatariel sudah cukup untuk dipergunakannya sebagai bekal menuju lembah kematian untuk mencari keberadaan Death Sword tersenyum puas di rumahnya.
Langkah selanjutnya yang harus dilakukannya adalah berusaha untuk membantu keturunan Gullveig tersebut agar bisa keluar dari kota Dark Land tanpa menimbulkan kecurigaan siapapun, terutama anggota keluarganya.
Karena jika sampai ada yang tahu mengenai rencana Alatariel yang ingin meninggalkan Dark Land, bukan tidak mungkin bangsa Dokkalfar akan menahannya sekuat tenaga.
Belatrix tak mau usaha dan kerja kerasnya selama ini gagal hanya karena kesalahan kecil seperti itu. Untung saja Alatariel masih bisa dikendalikan oleh Belatrix sepenuhnya.
Mereka berduapun mulai menyusun rencana karena kepergian Alatariel kali ini bisa memakan waktu yang tidak sebentar.
Mengingat jika keberadaan lembah kematian juga sama persis dengan posisi Dark Land yang misterius keberadaannya.
Untuk itu, semua hal perlu mereka siapkan dengan matang dan penuh dengan pertimbangan dari berbagai sisi sebelum berangkat.
Dalam percakapan yang mereka lakukan, Belatrix menyarankan kepada Alatariel untuk mempelajari aneka macam ramuan dan racun yang nantinya bisa dimanfaatkan dalam kondisi mendesak sewaktu sihirnya tak mempan dipergunakan.
Karena Belatrix takut didalam lebah kematian ada waktunya Alatariel tidak bisa mempergunakan kemampuan sihirnya untuk mengambil Death Sword.
Untuk itu dia memerlukan ramuan sihir agar tidak benar - benar menggunakan tangan kosong dalam mencapai tujuannya itu.
Alatariel yang sudah meminum ramuan penajam daya ingat segera membaca semua halaman buku yang diperlihatkan oleh Belatrix melalui air tersebut.
__ADS_1
Setelah selesai, dia berencana untuk mempraktekkan ilmu barunya tersebut dengan lebih dahulu mencari semua bahan yang dibutuhkannya.
Bangsa Dokkalfar merupakan elf kegelapan yang memiliki kebiasaan tak lazim jika dibandingkan dengan bangsa elf yang lainnya.
Jadi begitu Alatariel mencari berbagai macam hewan yang tak lazim dan cukup aneh mereka tidak terlalu curiga dan menganggap hal tersebut biasa saja.
Sementara Alatariel sibuk mempersiapkan perbekalannya sebelum pergi menuju lembah kematian, Isabella sibuk mencari keberadaan God Light Sword yang diperkirakan ada di Schneewald.
Sweetie yang sempat mendengar tentang keberadaan pedang cahaya yang legendaris tersebut dari ibunya sebelum meninggal segera menceritakan semua hal yang dia tahu kepada Isabella.
Isabella pun terlihat mendengarkan setiap kata yang diucapkan oleh Sweetie dengan seksama dan mencatat dalam kepalanya setiap ada perkataan kelinci putih tersebut yang dianggapnya penting.
Dia terus berupaya memancing Sweetie untuk terus bercerita sambil meraba – raba dimana kira - kira pedang cahaya tersebut berada berdasarkan gambaran dari cerita sahabatnya itu.
Melihat Isabella terus menggorek informasi mengenai pedang cahaya dengan antusias, lama - lama Sweetie merasa curiga kepada sahabatnya tersebut.
“ Kenapa kamu bertanya tentang hal itu ?....”, tanya Sweetie mulai curiga melihat Isabella begitu antusias dengan cerita mengenai pedang cahaya tersebut.
Sweetiepun hanya mengangguk percaya dengan kebohongan Isabella dan keduanyapun kembali melanjutkan perjalanan mereka.
Karena jujur saja Sweetie juga merasa jika fenomena dilangit yang aneh tersebut kemungkinan besar berkaitan dengan munculnya pedang cahaya yang keberadaannya masih menjadi misteri tersebut.
Tanpa sadar, Sweetie mengikuti arah tujuan yang dibuat oleh Isabella untuk mencari keberadaan pedang cahaya.
Beberapa kali Isabella terlihat mendongak, berusaha untuk mengikuti dimana ujung cahaya tersebut berada.
Hal tersebut sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh Tiffany kepadanya. Dimana dia harus mengikuti kemana arah sinar terang berada.
__ADS_1
Perubahan iklim yang cukup drasstis di Schneewald ternyata tak selamanya baik. Banyak hewan dan tumbuhan mengalami perubahan yang signifikan akan hal tersebut.
Terutama beberapa hewan yang sudah terbiasa dengan suhu dingin yang ektrim. Pada saat suhu udara sudah mulai menghangat mereka mulai berlaku lebih liar daripada biasanya.
Dianggapnya suhu yang hangat tersebut akan mempengaruhi populasi bangsa mereka sehingga mereka akan bertingkah laku agresif terhadap siapa saja yang masuk kedalam kawasannya.
Hewan – hewan inilah yang Isabella dan Sweetie perlu hindari dan berikan kewaspadaan yang lebih selama berada dalam perjalanan.
Sementara itu, dii Dark Land sikap Alatariel yang sering mengurung diri didalam kamar tak lagi membuat keluarganya curiga setelah mereka mengamati jika pemuda tersebut tak bertingkah macam – macam lagi.
Hal tersebut tentunya membuat Alatariel senang karena tak ada lagi yang akan mengusiknya selama dirinya berdiam diri didalam kamar.
Saat ini, beberapa ramuan dan racun yang telah dibuatnya sudah mendekati kesempurnaan. Hingga sebentar lagi diapun akan siap untuk melakukan perjalanan jauh dan berbahaya tersebut.
Alatariel yang tak pernah pergi kemanapun selain ke dunia manusia merasa perlu untuk mempersiapkan diri dengan baik.
Apalagi dirinya yang merupakan keturunan bangsa Dokkalfar yang terkenal sebagai kaum titisan iblis dari neraka tentunya tak akan bisa dengan mudah untuk melaksanakan perjalanan tersebut karena banyak musuh yang akan mengincarnya.
“ Aku hampir lupa jika aku harus membuat ramuan agar bisa berubah wujud jika ingin menempuh perjalanan ke lembah kematian dengan lancar….”, guman Alatariel sambil mengingat bahan apa saja yang diperlukannya untuk membuat ramuan perubah wujud tersebut.
Alatariel cukup senang karena dia ingat jika besok dia ada misi didunia manusia. Dan kesempatan tersebut akan dia pergunakan sebaik – baiknya untuk mengumpulkan bahan – bahan pembuat ramuan yang tidak bisa didapatkannya di Dark Land.
“ Benar, aku harus mengumpulkan bahan pembuat ramuan perubah wujud sebanyak – banyaknya agar bisa kujadikan stock selama perjalanan….”, batin Alatariel penuh semangat.
Alatarielpun segera mencatat semua hal yang diperlukannya untuk membuat ramuan disebuah kertas agar tidak sampai lupa.
Tak lupa juga di membawa beberapa ramuan dan racun yang sudah berhasil dibuatnya. Rencananya dia akan menguji cobakan langsung hal tersebut selama menempuh perjalanan kedunia manusia.
__ADS_1
Alatariel ingin menguji seberapa efektif ramuan dan racun yang telah dibuatnya tersebut sehingga dia bisa memperbaikinya lagi jika dianggap hasilnya kurang maksimal.
Setelah memasukkan semua bahan dan perlengkapan yang akan dibawanya besok kedunia manusia, Alatariel pun segera beristirahat karena esok hari akan menjadi hari terpadat dalam hidupnya.