
Setelah beberapa hari dalam perawatan Isabella dan dokter Lupe, akhirnya Scoth bisa sembuh seperti sedia kala.
Bukan hanya sembuh dan selamat dari maut saja yang membuat Scoth bahagia, akan tetapi jawaban Isabella yang bersedia menikah dengannya lah yang paling membuatnya sangat bahagia.
Untuk itu diapun mulai membenahi beberapa sisi pack yang rusak akibat pertempuran selama dua hari melawan kakaknya, Hendry.
Bukan hanya membenahi pack, para warga juga mulai mendekorasi pack dengan berbagai macam hiasan untuk merayakan pesta pernikahan Alpha mereka.
Bahkan undangan juga sudah disebarkan keseluruh wilayah. Mereka menyiapkan semuanya dengan sangat hati – hati dan penuh pertimbangan mengingat tamu yang hadir bukan dari kaum warewolf saja.
Semua orang sangat tahu jika Isabella adalah cucu dari Ratu penyihir putih Marrie Lavecio dan Raja Vampir Anggelo de Labharte, maka secara otomatis tamu dari kerajaan Equestria dan Skyge adalah tamu prioritasa mereka.
Maka dari itu ruang tempat pesta dikondisikan dengan sebaik mungkin agar tidak menimbulkan gesekan yang akan menimbulkan keributan selama pesta pernikahan berlangsung.
Hari yang ditunggu – tunggu pun telah tiba, semua orang tampak terlihat bahagia menyambut pernikahan antara Scoth Wilson denagn Isabella Glusksburg.
Janji pernikahan yang dilangsungkan dihadapan semua orang membuat banyak orang meneteskan air mata karena terharu, terutama warga Red Moon Pack yang pada akhirnya bisa menyaksikan Alpha mereka menikah setelah menunggu sang mate lebih dari seratus tahun lamanya.
Pesta berlangsung sangat meriah, semua orang terlihat sangat menikmati suasana dan hidangan yang telah disediakan.
Bahkan ada bar mini untuk kaum vampire yang menyajikan berbagai macam darah berkualitas, sehingga mereka juga bisa menikmati pesta yang tengah berlangsung.
Pada saat pesta tengah berlangsung, didalam hiruk pikuk yang ada Scoth tiba - tiba saja menarik tangan Isabella yang beberapa jam tadi sudah resmo menjadi istrinya kesudut ruangan dan langsung menggendongnya.
“ Scoth….”
“ Apa yang kamu lakukan ?....”, ucap Isabella melotot tajam.
__ADS_1
Scoth sama sekali tak menghiraukan ucapan serta rontahan istrinya tersebut yang ingin melepaskan diri dari dekpannya dan tetap melangkahkan kakinya menuju kedalam kamar.
“ Scothhhh…..”, Isabella memekik keras waktu tubuhnya dilempar keatas ranjang dan langsung ditindih oleh Scoth.
“ eummmm….”
“ Scoth, ini masih sore….”, ucap Isabella terbata – bata.
Scoth yang sudah tak sabar segera membungkam bibir munggil Isabella dengan bibirnya waktu istrinya itu ingin kembali protes.
Isabella yang awalnya masih menolak pada akhirnya hanya bisa pasrah dan mulai mengikuti permainan Scoth.
Entah sejak kapan tubuh keduanya telah polos tanpa sehelai benangpun yang melekat ditubuh keduanya.
Scoth begitu terampil memainkan lidah dan jemarinya hingga membuat Isabella merasa melayang karena bahagia.
Sebelum mereka melakukan penyatuan, Scoth menancapkan gigi taringnya keleher isabella untuk menandainya.
Setelah selesai menandai, Scoth pun mulai melakukan penyatuan yang lagi – lagi membuat Isabella berteriak keras dan kembali mencakar punggung serta mengingit bahu Scoth untuk menyalurkan rasa sakit yang dia rasa.
Keduanya melakukan pergumulan panas berkali – kali hingga pada akhirnya terkulai lemas diatas ranjang dan terlelap.
Satu bulan kemudian,
Isabella dan Scoth mulai membenahi struktur pertahanan didalam pack dan melakukan pelatihan khusus untuk para warrior.
Bukan hanya para warrior yang dibuat lebih kuat, persenjataan yang mereka miliki pun sudah mulai diupgrade.
__ADS_1
Isabella yang berasal dari dunia modern yang canggih mulai merakit berbagai macam senjata dengan bahan yang ada agar bisa menunjang keamanan pack.
Selain senjata, Isabella juga membantu dokter Lupe untuk menemukan beberapa vaksin dan obat – obatan untuk mengatasi berbagai macam penyakit yang kemungkinan timbul disana.
Selain obat – obatan, Isabella juga membantu dokter Lupe untuk merakit beberapa alat yang bisa menunjang pengobatan yang ada di klinik.
Semua itu Isabella lakukan untuk mensejahterakan rakyatnya, sebagai wujud tanggung jawabnya sebagai seorang Luna Red Moon Pack.
Bukan hanya sisi militer dan kesehatan saja yang Isabella sentuh, namun dia juga menyentuh sisi perekonomian dan pangan.
Untuk perekonomian, Isabella mengajari para gadis dan wanita muda yang belum menikah untuk membuat aneka macam kerajinan dari limbah barang bekas yang nantinya bisa mereka jual untuk mendapatkan uang.
Dan untuk bahan makanan, dia membatyu bagaimana membuat bahan pangan awet serta enak dimakan guna disimpan dalam jangka waktu lama, dengan system pendinginan, pengasapan dan pengeringan.
Semua ilmu dan dedikasinya ternyata disambut baik oleh seluruh rakyat Red Moon Pack serta membuatnya sangat dihormati dan disayangi oleh warganya.
Kehidupan rumah tangga pasangan pengantin baru ini juga bisa dibilang sangat mesra dan harmonis.
Scoth sangat memanjakan Isabella dan memberikan perhatian penuh serta mendukung setiap hal yang dilakukan oleh lunanya itu.
Seiring berjalannya waktu, Isabella sebagai holy blood girl menjadikan Red Moon Pack sebagai poros agar keseimbangan di dunia immortal bisa tertata dengan baik.
Berbekal ilmu dan pengetahuannya didunia modern yang dulu dilaluinya, Isabelle pun membangun kesepakatan dengan seluruh kerajaan yang ada di dunia Immortal dan membuta peraturan yang mengikat dan menguntungkan masing – masing pihak agar ketertiban dan keamanan bisa terus berjalan dengan baik.
Sesuai dengan waktu hidup yang dimiliki seorang holy blood girl hanya mampu bertahan hingga sampai usia seratus lima puluh tahun.
Dan selama Isabella hidup, tidak ada satupun keturunannya yang memiliki darah murni seperti dirinya sehingga pada saat waktunya telah habis maka dunia hanya perlu menunggu kebangkitannya kembali.
__ADS_1
Yang jelas, dibawah kepemimpinan anak cucunya di Red Moon Pack, Isabella sangat berharap keamanan dan kenyamanan serta ketenangan yang selama ini sudah terbangun dengan apik bisa diterus di pertahankan selamanya.
..............................…………………………………...TAMAT…………………………............................................……..