Istri Ke Tiga Tuan

Istri Ke Tiga Tuan
Bab 24 - Lelaki yang mana?


__ADS_3

Sepulang kampus Azzah langsung naik ke mobil jemputan asisten Ronald. Agar langsung mengantarkannya ke Mall, di sana Charlotte sudah menunggu dengan Ronald.


"Dokter Badar?" tanya Charlotte


"Hai Nyonya Charlotte apa kabar?" balas Badar


Ronald ikut menyalami tangan Dr. Badar.


"Selamat Ronald kamu akan menjadi ayah," ucap Badar menyalami Ronald sambil sekilas melirik perut Charlotte yang membesar.


"Terimakasih Dokter, kenalkan ini Azzah," kata Ronald


Azzah yang baru bergabung langsung, di suguhi wajah yang pernah mengajaknya berkenalan tempo hari.


"Azzah," mengatupkan tangan di dada.


"Badar," tanda Dr. badar


Badar yang masih memandang intens wajah Azzah dibuyarkan oleh Ronald.


"Dr. Badar mari bergabung, kami akan lunch bersama," ajak Ronald.


"Benarkah tidak mengganggu?" tanya Dr.


"Tidak sama sekali, Dok," jawab Charlotte


"Esme tidak ikut?" tanya Dr. Badar


"Tidak dia di rumah," jawab Charlotte lagi


Tak lama menu pesanan datang. Azzah memakan steak dengan mengiris daging kagok, terkesan terlalu berhati - hati.


Dr. Badar hanya melihat Azzah dari ekor matanya. Sedangkan Ronald dan Charlotte makan dengan tenang.

__ADS_1


❤️🤍❤️🤍❤️🤍


Lidah Azzah yang tidak familiar dengan saus tersebut, tersedak. Reflek Ronald dan Badar menyodorkan gelas berbarengan.


Tak ingin menambah masalah Azzah lebih memilih gelas Ronald. Karena tengsin Dokter Badar lekas meneguk minumannya sendiri.


Charlotte mulai merasakan hawa saingan Ronald.


"Azzah," panggil Ronald sembari merengkuh pinggang Azzah


"Dia istri mudaku, Dok," ucap Ronald


Sebagai sesama lelaki Ronald melihat tatapan Dr. Badar pada Azzah tidak pada umumnya. Lebih tepat sebagai pandangan ketertarikan. Ronald sangar mewaspadainya


Dr. Badar menceritakan saat di mana pertemuan pertama kali dengan Azzah. Tapi di depan Ronald tidak mungkin Dr. Ronald terus terang. Badar mengambil inisiatif untuk berbohong untuk kebaikan lebih baik. Dari pada nanti memantik pertengkaran di rumah tangga Ronald dan Azzah


"Tiga minggu yang lalu, Aku bertemu seorang Gadis manis, dengan keluguan dan malu - malunya," jelas Badar.


"Azzah kamu terlihat muda, maaf berapa usiamu?" tanya Badar penasaran.


Ronald memberikan senyum penuh arti. Azzah memanggil 'Pak' tentu Azzah berbicara dengan Badar begitu formal, tidak sesantai jika keadaanya mereka saling dekat.


Tiga puluh menit berlalu, Mereka berempat memutuskan untuk pulang karena hari sudah beranjak petang.


Sore itu Azzah keluar kurang hati - hati sehingga hampir tersandung.


"Mas Azzah naik lift saja, Azzah takut Eskalator," ujar Azzah


"Zah, tapi bagaimana dengan Charlotte tidak mungkin aku meninggalkannya," ujar Ronald


"Mas nggak papa, Kok pake Eskalator aja, Azzah nyusul pake lift," ujar Azzah


"Biar Azzah sama Aku, tenang Bro," kata Badar.

__ADS_1


"Baiklah, Mas tunggu di bawah, titip Istriku Badar," ucap Ronald.


Di dalam lift terjadi kecanggungan antara Azzah dan Dokter Badar karena mereka hanya berdua di dalam lift. Dokter Badar membuka suara terlebih dulu.


"Azzah aku lihat kamu, bukan dari kota, yah?" tanya Badar


"Iyah, Dok Azzah dari kampung," jawab Azzah.


"Bagaimana kamu bis bertemu Ronald, kamu masih muda sekali," ujar Dokter Badar


"Azzah udah kuliah, kok Dok di kampus Y ambil Design," balas Azzah.


"Syukurlah, generasi seperti kamu meski dari desa sekalipun harus punya pikiran maju," ujar Badar.


"Makasih, Dok,"


Dokter Badar mengangguk sesekali tersenyum samar tanpa bisa Azzah lihat.


Melihat Azzah berjalan bersama Badar, rasanya Ronald tidak suka. Meski dia mengatakan tidak apa apa. Hati kecilnya cemburu dan tidak ingin melihat Azzah berdekatan dengan bentukan apapun Lelaki, terkecuali Dirinya.


"Kamu sepertinya kenal dengan Dokter Badar," ucap Ronald sambil menyetir di dalam mobil.


"Aku tidak sengaja bertemu Mas, saat jalan pagi kemarin,"


"Kalian kenalan?" tanya Ronald


"Dr. Badar yang lebih dulu tiba - tiba ngajak kenalan," jujur Azzah


"Trus kamu mau?"


"Azzah kurang suka orang asing, walaupun itu tetangga tanpa sepengetahuan Azzah. tapi setelah melihat cincin ini Dia sepertinya kecewa," sembur Azzah


"Di pertemuan pertama Dokter udah nanyain Azzah tinggal di mana, mungkin mau pendekatan," ujar Azzah sengaja memanasi Ronald.

__ADS_1


Azzah usil, Ia ingin melihat respon Ronald. Karena selama tinggal dengan Ronald Azzah yang banyak memendam sesak hati, baru ke sini saja Ronald mulai berubah sedikit menghargai Azzah. Bahkan dulu Azzah sering tersudut dengan kemesraan Ronald pada Charlotte dan Esme.


__ADS_2