
Dinda sudah sampai di dalam restoran menyusul Nadia dan Marvel.
Di luar restoran.
"Awww!"
"Maaf,Saya tidak sengaja!"
Ucap Bara,memohon maaf sembari membantu Wanita itu yang hampir terjatuh.
"Bara!"
Cetus Amel,orang yang barusan tabrakan dengan Amel adalah Bara.
Dari dalam restoran Dinda melihat itu,Dinda cemburu dengan sikap Bara yang dekat dengan Amel.
"Nona Amel!"
Bara sedikit terkejut saat melihat Amel.
"Sedang apa Kamu disini,apakah datang untuk makan?"
Tanya Amel,yang melihat kiri kanan.
"Tidak Saya kemari datang bersama dengan rekan bisnis,Saya permisi dulu!"
Ujar Bara yang ingin pergi meninggalkan Amel.
"Tunggu!"
Amel menahan Bara untuk pergi.
"Boleh kah Saya ikut bergabung?"
Tanya Amel,Bara menoleh.
'Aku punya ide,Aku akan buat Dinda cemburu'
"Boleh,Ayo ikut bersama !"
Jawab Bara,Amel dengan senang nya mengikuti Bara masuk ke dalam restoran.
Dinda yang mengetahui itu,jadi membuat nya hilang selera makan,namun tidak dengan Nadia yang sudah memesan makanan.
Brak!
"Uhuukk!"kaget Marvel.
Dinda mengebrak meja membuat Nadia ikut terkejut,lalu menatap nya,yang sedang menyuapi Marvel nasi goreng.
"Minum dulu!"
Ujar Nadia memberikan Marvel minuman.
"Lo napa sih,bikin Gue kaget aja!"
Ketus Nadia dengan kesal menatap Dinda.
"Noh Lo liat,ulat bulu ama buaya nempel banget!"
Cibir Dinda yang kesal,mengerucut kan bi bir nya.
"Hah?Amel?ngapain Dia ikut Bara kesini?"
Tanah Nadia yang ikut melihat Bara dan Amel,berjalan masuk ke dalam restoran.
"Udah Gue bilang Din,Lo harus pepet terus tuh lakik,kalau gak ilang di ambil ulat bulu!"
Cetus Marvel ikut ngomporin Dinda.
"Lo napa sih,malah ikut nyiramin minyak pulak,meledak baru tau!"
Ujar Nadia menyenggol siku Marvel yang berada diatas meja.
"Haaii semua nya!"
Sapa Amel,saat melihat Dinda dan yang lain,namun tidak ada yang menjawab sapaan Amel.
"Silahkan duduk mel !"
Ujar Bara,Dia sendiri duduk di dekat Dinda,namun Dinda segera berpindah tempat,dan duduk di sebelah Marvel.
'Cemburu nih'
Bara melihat Dinda,lalu tersenyum.Dia senang menggoda Istrinya itu.
"Kamu mau pesan makanan apa ?"
Tanya Bara,Amel hanya tersenyum,lalu menggenggam tangan Bara.
"Apa yang Kamu pesan Aku pasti makan!"
Jawab Amel,masih tersenyum.
"Pesan aja paku sama air comberan,ia pasti minum dan makan !"
__ADS_1
Cibir Dinda,
"Puuuffff..!Ha..ha.."
Marvel tertawa.
"Huuusss!"
Nadia menatap Marvel dengan tajam,pria ini segera diam.
Amel melirik ke arah Dinda yang sedang cemburu.
'Tahan Din,Lo gak boleh marah disini!'
Dinda mengelus da da nya lalu meneguk minuman dingin yang ada di depannya.
"Udah mulai dingin ?"
Tanya Bara yang menggoda Dinda.
Dinda membuang muka nya,ia melihat ke arah lain.
"Bara coba makan ini,ini belum Aku makan Lo!"
Ujar Amel menyuapi Bara,namun Pria ini menolak nya,saat melihat api cemburu yang meluap-luap di wajah Dinda,Bara segera memakan nya,yang Amel suapi barusan.
Bara segera minum setelah menelan nasi goreng milik Amel.
Amel tersenyum sinis melihat ke arah Dinda.
Dinda jadi tidak naf su makan,lalu ia mengurung niat untuk menghabiskan nasi nya.
Melihat Nadia dan Marvel telah selesai makan,lalu Dinda mengajak nya pergi.
"Ayo,pulang!"
Ujar Dinda yang langsung berdiri.
"Haah!"Nadia terkejut.
"Ayo!"
Dinda langsung pergi meninggalkan meja mereka.
"Din,tunggu!"
Teriak Nadia,yang di susuli oleh Marvel juga.
"Nona Amel,Saya harus pergi!"
Tapi Aku belum siap makan!"
"Kamu bisa lanjut makan,Kita bertemu di lain waktu,terimakasih !"
Sambung Bara,langsung pergi meninggalkan Amel.
Melihat mereka yang sudah pergi,lalu pelayan menghampiri meja Amel yang sedang makan.
"Nona ini bil nya !"
Ujar Pelayan.
"Sial!Mereka belum bayar ?"
Gumam Amel,lalu menatap ke arah luar,terlihat mereka yang sedang masuk mobil.
"Baik,Saya yang bayar!"
Pelayan mengangguk,Amel segera menghabiskan nasi nya.
"Eeeh tunggu!"
Ucap Marvel,mengagetkan yang lain.
"Ada apa ?"
Tanya Nadia.Bara menoleh ke belakang.
"Gue belum bayar makanan nya!"
Jawab Marvel yang tersenyum.
"Tuh dah di bayarin wanita itu!"
Sambung Nadia yang menatap ke arah restoran.
"Waaah!rejeki lagi!"
Marvel melirik ke arah restoran.
Bara segera menyalakan mobilnya.
"Din..".Panggil Bara,saat mobilnya sudah keluar dari tempat parkir.
Namun Dinda malah memasang headphone di telinga nya,ia segera memutar musik,lalu memejam mata nya.
__ADS_1
"Dinda..!"
Panggil Bara lagi,Dinda masih tidak mengabaikan nya.
Kruk..kruk..
Dinda memegang perut nya yang keroncongan,ia tadi belum makan apa-apa,sejak saat pergi,bahkan di restoran Dinda tdiak mencicipi makanan nya sedikit pun.
Bara melirik ,kearah Dinda.
"Apa perlu Kita membeli sesuatu?"
Tawar Bara.
Dinda masih belum menjawabnya.Nadia menggelengkan kepala nya saat melihat mereka berdua.
"Sayang,Dinda kenapa marah ?"
Bisik Marvel.
"Lo gak liat ya tadi,Dia cemburu waktu Amel nyuapi Bara!"
Jawab Nadia,setengah berbisik juga.
"Dinda kalau lapar ngomong aj...."
Cetus Marvel.Nadia segera menutup mulut Marvel,Bara menoleh,Nadia hanya bisa tersenyum bodoh ke arah Bara.
"Lo diam aja,Kita gak perlu ikut campur !ngerti Lo!"
Nadia melepaskan tangan nya,setelah Marvel mengangguk.
Bara berhenti tepat di depan rumah kos Nadia,Mereka segera turun,kecuali Bara,setelah semua nya turun,Bara segera memutar arah mobil dan pergi.
"Lo liat kan ?"
Ucap Dinda melihat mobil Bara yang langsung pergi.
"Lo sih tadi sok cuek,sekarang di tinggal Lo sedih!"
Cibir Marvel.
"Eeh Lo diam ya!"
Ketus Dinda,yang marah.
"Udah,udah ayo,masuk,Lo juga udah Gue bilang jangan ikut campur!diam aja!"
Nadia ikut memarahi Marvel,lalu mengajak Dinda masuk ke dalam.
"Cemburu tuh tanda cinta loh....!"
Cetus Marvel lagi,Nadia melirik ke arah Marvel sembari melotot,Marvel segera menutup mulut nya.
"Gue mau tidur!"
Ujar Dinda yang sedang lagu enggak mood.
"Yaudah Lo tidur duluan aja,Gue temani biang kerok ini dulu!"
Sahut Nadia.
Dinda tidak menjawab ia segera masuk ke dalam kamar.
Blam!
"Eehh bushet !"
Marvel terkejut Dinda membanting pintu kamar.
"Lo liat kan,itulah Dinda,makannya kalau Dia lagi marah,Lo gak perlu ganggu Dia!"
Ujar Nadia,menuangkan minum jeruk ke dalam gelas,lalu memberikan nya kepada Marvel.
"Iya..ya,Gue tau,kan Gue cuma bercanda aja!"
Jawab Marvel,mengambil gelas di tangan Nadia.
"Jadi apa rencana Lo?"
Sambung Marvel lagi.
"Belum tau!"
Sahut Nadia yang duduk di sebelah Marvel.
Ting..tong...ting..tong...
"Siapa yang datang malam-malam!tekan bel !"
Gumam Nadia,Marvel segera berdiri.
"Lo mau kemana?"
"Buka pintu"
__ADS_1
Marvel segera beranjak ke pintu depan untuk membuka pintu.