Istri Kecil Tuan Bara

Istri Kecil Tuan Bara
Traveling


__ADS_3

Bara membenarkan baju mandi nya,lalu membuka pintu.


Ceklek !


"Haii!"


Sapa Ricko,Bara tersenyum tipis.


"Masuk!"


"Hallo jagoan..!"


Sapa Bara,kali ini ia lebih lembut dari sebelum nya.


Ricko bersama dengan Anak nya segera masuk ke dalam.


"Aku titip Arrayan ya,Aku akan mengambil nya besok,Dia nginap disini,gak pa-pa kan?"


"Gak kok,sesuai janji Kita!"


Sahut Bara.


Ricko meletakan koper kecil milik Arrayan.


"Dimana Dinda?"


"Masih lagi mandi,sebentar lagi siap!"


"Nih,Aku sudah simpan semua nya di flashdisk!"


Ricko memberikan barang buktinya kepada Bara,Pria ini segera menerima nya.


"Oke terimakasih !"


"Aku pergi dulu,Ku titip Anak Ku!Aku akan menjemputnya besok !"


"Ricko"


Saat Ricko hendak pergi,Bara memanggil nya.


"Ya?"


Ricko menoleh,padahal ia telah sampai di depan pintu.


"Maaf sikap Ku sebelum nya!"


Ujar Bara.


"Tidak masalah,Aku titip Arrayan ya!"


Bara mengangguk nya,Ricko telah pergi.


"Om,dimana Mana Dinda?"


Tanya bocah yang baru berusia 6 tahun,tapi ngomong nya begitu pintar dan lancar.


"Sayang,Kamu sudah datang!"


Dinda menghampiri Arrayan yang duduk di depan televisi bersama dengan Bara.


"Kenapa Gak di keringkan dulu rambut nya,nanti sakit!"


Bara melihat Dinda yang masih memakai handuk di kepala.


"Nanti saja mas,Mas mandi lah,biar sholat dulu Kita,setelah itu kita jalan -jalan!"


Pungkas Dinda.


"Aku mandi dulu!"


Dinda mengangguk nya.


"Sayang lapar Gak?"


Tanya Dinda yang berjongkok di depan Arrayan.


"Aku udah makan Mama Dinda,Aku mau makan cemilan boyeh ?"


Dinda tersenyum melihat wajah imut Arrayan.


"Boleh dong sayang,Kamu tunggu disini,Mama Dinda mau sholat dulu,setelah siap baru kita pergi oke!"


Arrayan mengangguk nya.


"Oke!"Mengacungkan jempol nya ke arah Dinda.


"Anak pintar!"


Dinda segera masuk kamar kembali dan sholat bersama dengan Bara.


[Ini nomer nya 08536728xxxx,Aku sudah mengirim semua bukti nya ke email di periksa saja !]


Sebuah pesan masuk ke Wa Dinda,itu pesan dari Alan.


Namun,Dinda belum membuka nya karena ia sedang sholat bersama dengan Bara.

__ADS_1


Di Tempat lain...


Marvel dan juga Nadia,telah bersiap-siap untuk menemui Dinda dan Bara,Mereka telah sampai tepat nya di depan kamar Mereka.


Tok..tok..tok...


Nadia menunggu sekitaran 15 menit di luar,karena Dinda sedang sholat,sementara Arrayan tidak berani membuka pintu.


"Sayang,kenapa tidak di buka?"Tanya Dinda yang sudah siap berpakaian.


"Takut orang jahat Mama Dinda!"


Dinda segera memegang handle pintu.


Ceklek !


"Kalian udah datang,bentar ya,Arrayan juga disini!"


"Oke!"


Nadia dan Marvel segera masuk.


"Om kok disini?"


Tanya Arrayan saat melihat Marvel.


"Ia ini teman Om,Mama Dinda!"


Sahut Marvel.


"Sudah siap Mas?"


Tanya Dinda saat melihat Bara keluar dari kamar.


"Sudah Sayang,ayo Kita pergi!"


Mereka berempat segera keluar dari kamar,begitu juga dengan Arrayan.


"Nih pakai mobil ini aja,Paman Gue besok baru kembali,ia pulang ke Jakart* untuk berziarah ke makam istri nya,besok memperingati li-ma tahun kepergian istrinya !"


Pungkas Marvel.


"Kamu aja yang nyetir!"


Bara menolak untuk menyetir,terpaksa Marvel yang menyetir.


"Oke!"


Semua nya segera masuk ke dalam mobil,seperti biasa Bara dan Dinda di belakang,kali ini di tambah dengan Arrayan satu orang lagi,sangat so sweet bagaikan satu keluarga.


Goda Bara.


"Ia kalau cowok tampan seperti Mas!"


Sahut Dinda.


"Kalau cewek,nanti cerewet kayak Kamu sayang!"


Bara tertawa kecil.


Marvel segera memarkirkan mobil nya,di depan mall Kuta Beachwalk.Mereka memarkirkan mobilnya di lantai bawah tanah.


"Kamu sering kesini?"


Tanya Dinda,Marvel mengangguk nya.


"Paman tinggal di Bali,jadi keluarga sering kesini,untuk menengok Arrayan saat libur sekolah!"


Pungkas Marvel,mereka segera turun.


"Kalian duluan aja!Aku mau ke kamar mandi!"


"Aku antar sayang!"


Bara menawar diri.


"Tidak sayang,Kamu temani Arrayan bermain aja,nanti Aku telepon kalau udah siap!"


"Aku ikut deh Din,"Sambung Nadia.


"Ayo!"


Dinda dan Nadia segera ke toilet,semetara Marvel dan Bara,membawa Arrayan untuk bermain,dan berbelanja mainan kesukaan Anak itu.


"Din,sebenarnya Lo kenapa sih?"


Tanya Nadia yang penasaran.


"Gue mau nelpon seseorang !"


"Siapa?"


"Entar Gue cerita!tunggu bentar!"


Nadia mengangguk nya,Dinda segera mengeluarkan ponsel nya.

__ADS_1


Dinda segera menghubungi nomer yang di berikan Alan.


Tut......Suara tanda masuk,berarti panggilan nya telah terhubung.


"Hallo!"


Sahut seseorang di seberang sana,dengan suara keras nya.


"Juragan Bahron?"


Ucap Dinda,Nadia menaikan alis nya,ia cukup penasaran.


"Siapa?"


Tanya Pria itu lagi.


"Kamu gak perlu tau siapa Aku,Aku punya ....."


"Jangan ganggu Aku,Gak penting !"


"Tunggu!jangan di matikan dulu,ini soal Amel!"


Ujar Dinda,Juragan Bahron mengurungkan niat nya untuk mengakhiri panggilan Dinda.


"Ada apa katakan?apa Perempuan itu menyusahkan kalian?atau Dia berhutang kepada Kalian,lalu kalian meminta Saya untuk membayar nya?"


Juragan Bahron menerka-nerka semua maksud dan tujuan Dinda menghubunginya.


Dinda langsung menjelaskan semua nya tentang Amel,lalu Juragan Bahron setuju untuk bertemu dengan Amel.


"Baik,kebutuhan Saya ada di Bali,besok pagi Kita bertemu di penginapan Kalian!"


"Oke!besok kabari saya jika sudah sampai,ke resort Kami!"


"Oke!"


Tut...Tut...Tut...


Juragan Bahron segera mematikan panggilan nya.


"Siapa Juragan Bahron ?"


Tanya Nadia yang sejak tadi sudah penasaran.


"Besok Kamu akan tau!"


Dinda tersenyum.


Nadia menggelengkan kepalanya.


"Ayo,Kita menyusul mereka,nanti Bara marah lagi!"


Cetus Dinda,lalu menyimpan kembali ponsel di dalam tas nya.


Nadia dan Dinda segera pergi untuk mencari Marvel dan Bara.


Sampai di tempat pembelanjaan permainan anak-anak,dari jauh Dinda melihat Bara dan Marvel yang sedang menemani Arrayan.


"Nad,itu mereka Ayo?"


Dinda menarik tangan Nadia,


Dari jauh Bara sudah melihat Dinda dan Nadia,ia segera melambaikan tangan ke arah istri nya.


"Sayang kenapa lama sekali?"


Tanya Bara begitu Mereka tiba.


"Ngantri Sayang!Kalian belanja apaan ?udah belum?"


"Udah nih,dah banyak !"


Bara memperlihatkan keranjang di depan nya.


"Sayang,ini banyak sekali,Kalian mau belanja apa mau bawa pulang toko ke rumah!"


Dinda kaget melihat ke troli.


"Gak pa-pa sayang,Arrayan suka,lagian Marvel juga katanya mau beli buat ponakan nya,makanya banyak!"


"Ooo"


Dinda mangut-mangut.


Lalu Dinda melihat ke arah boneka berwarna pink,cantik dan imut.Bara mengikuti pandangan istri nya tertuju kepada boneka pink.


"Mau sayang?"Bisik Bara,


Dinda mengangguk nya.


"Ambil lah!"


Dinda langsung tersenyum,dan pergi mengambil boneka tersebut,dan memasukan ke dalam keranjang.


"Ayo kita bayar!"

__ADS_1


Mereka segera ke tempat kasir untuk membayar belanjaan nya.


__ADS_2