Janda Kembang Season 2 ( Ternoda )

Janda Kembang Season 2 ( Ternoda )
Siapa pemuda itu?


__ADS_3

Sementara diluar sana, dua orang paruh baya itu sedang berbicara serius. ''Minggu depan Zahra harus diperiksa ke dokter obigyn. Ini hanya praduga saya, kalau Zahra saat ini sedang mengandung!''


Deg!


Deg!


Papa Reza dan Papi Gilang saling pandang. ''Maksud dokter anak saya hamil??'' tanya Papa Reza pura-pura terkejut.


Dokter Ridwan ada sesuatu pada dua paruh baya beda usia itu. ''Kenapa Tuan? Saya merasakan keanehan saat melihat Zahra dan gelagat kalian berdua. Apakah sudah terjadi sesuatu dengan Zahra?? Kenapa Zahra smaaoi bisa hamil? Apakah ia korban pelecehan?? Siapa pemuda yang melakukan nya?'' cecar Dokter Ridwan dengan banyak pertanyaan.


Papa Reza menghela nafasnya. Sedang Papi Gilang terkekeh kecil. Dokter Ridwan mengernyitkan dahinya. ''Kenap anda tertawa tuan Gilang? Apakah tebakan saya ini benar??''


Papi Gilang semakin terkekeh. ''Kamu yang jawab atau aku Bang??'' tanya Papi Gilang pada Papa Reza.


Papa Reza lagi dan lagi menghela napasnya. Sangat sulit bisa berbohong dengan pria paruh baya di depan nya ini. Pria paruh baya yang sudah sekian tahun mengikuti dirinya.


Dokter Ridwan menghela nafasnya. ''Aku sudah menduganya. Semua ini pasti akan terjadi. Hah. Sudah menjadi ketetapan nya dan sudah menjadi takdir nya!'' kata Papa Reza pada Dokter Ridwan.

__ADS_1


Dokter paruh baya itu semakin menduga-duga. ''Siapa?? Apakah Zahra korban pelecehan??''


Papi Gilang menatap dokter Ridwan, ''Ya, Zahra korban pelecehan! Dan pelakunya pun kakak kelasnya sendiri!''


Deg!


Deg!


''Astaghfirullah!! Kok bisa?!'' seru dokter Ridwan begitu terkejut


Papi Gilang tertawa melihat wajah pias dokter Ridwan. ''Ya... semua ini sudah menjadi takdir Zahra. Harus ternoda disaat umurnya baru menginjak tujuh belas tahun. Aku bisa apa Paman??'' lirih Papa Reza begitu sendu kepada dokter Ridwan.


Papa Reza menggeleng. ''Zahra dan Rayyan menutup kepada kami siapa pelakunya. Hanya Rayyan dan Zahra yang mengetahui siapa pemuda itu. Mereka berdua begitu menutupi identitas pemuda itu. Aku harus apa jika Zahra dan Rayyan menutupinya??''


''Apa mungkin pemuda ini berkaitan begitu erat hubungannya dengan Zahra dan Rayyan? Aku begitu mengenal Zahra, Reza. Anak mu itu tidak akan menutupi identitas lelaki itu jika tidak berhubungan dengan kalian berdua! Aku jamin itu!''


''Entahlah. Aku pun tak tau. Yang jelas, pemuda ini sangat sengaja di tutupi identitas oleh kedua anak kami. Makanya aku bingung, tidak tau harus berbuat apa. Belum lagi, demi menutupi aibnya Zahra. Rayyan putra Gilang rela menikahi putriku. Sungguh, aku begitu beruntung memilki menantu seperti Rayyan putra mu Gi.. Terimakasih karena sudah melahirkan pemuda baik seperti Rayyan! Absng beruntung bisa mengenalmu, Gi. Sangat beruntung!'' kata Papa Reza pada Papi Gilang.

__ADS_1


Papi Gilang terkekeh kecil. ''Kita sudah bersama sedari aku SMA Bang. Jadi tidak ada rahasia atau apapun itu. Bukankah pertemuan kita ini memang sudah ditakdirkan??''


''Ya, kamu benar. Terpenting sekarang, kita harus selalu mengawasi perkembangan Zahra. Jika dugaan ku ini benar. Maka kita harus lebih ekstra lagi dalam mengurus Zahra. Dua insan saling mencintai tapi tidak bisa bersatu lantaran benih yang ada di rahim Zahra. Abang pun sudah menebaknya. Siap tidak siap, kita harus menerima konsekuensi nya.''


''Setiap wanita yang ternoda tidak pernah sejarah nya tidak mengandung. Pastilah mereka mengandung. Berbeda kasusnya jika si pemuda itu tau untuk tidak membuang benihnya di dalam rahim wanita yang ia nodai. Tapi ini? Bahkan mereka melakukan nya hingga berkali-kali. Tidak menutup kemungkinan bukan jika Zahra akan hamil? Aku tidak yakin, jika wanita yang terpaksa di nodai itu tidak hamil. Pastinya akan hamil. Itu sudah menjadi ketetapan dari Allah SWT. Berbeda jika itu pernikahan halal. Bahkan ada yang sampai kian tahun menikah, tapi belum juga di hadiahi seorang anak.''


''Kadang Aku berfikir, kenapa perbuatan hina itu selalu lebih cepat terjadi sedangkan yang halal butuh waktu hingga bertahun-tahun??'' tanya Papa Reza pada Dokter Ridwan.


''Semua itu rahasia Allah Bang. Cuma Allah yang tau. Kita sebagai manusia biasa hanya bisa pasrah akan ketetapan nya. Jika Zahra mendapatkan ujian seperti itu, berarti memang itulah goresan takdirnya. Adakah kira-kira di dunia ada wanita yang rela dinodai sebelum mereka menikah??'' tanya Papi Gilang pada Papa Reza.


''Ada. Jika mereka saling mencintai. Akan tetapi.. itu tetap lah salah. Di dunia sudah salah dan Allah apalagi. Berbeda dengan Zahra. Putri kita itu ternoda dan dinodai oleh orang yang kita tidak tau apa dasar dari lelaki itu menodainya. Atas dasar cinta kah? Atau ada hal lain? Sehingga ia nekad menodai Zahra yang notabene nya begitu dekat dengannya selama ini!''


Deg!


''Siapa Gi? Abang merasa.. jika kamu tau sesuatu? Apa itu benar??''


Deg!

__ADS_1


Deg!


__ADS_2