Janda Kembang Season 2 ( Ternoda )

Janda Kembang Season 2 ( Ternoda )
Aku mengalah untukmu, Bang!


__ADS_3

''Jika kamu ingin kami berdua memaafkan mu. Pergi dari kehidupan ku untuk selamanya! Jangan pernah kembali kesini! Menghilang lah agar Zahra tidak terluka saat melihatmu kembali. Dan... cukup sudah sampai disini! hubungan kita, antara kamu dan aku bukanlah lagi saudara. Kita berdua orang asing! Pergi dan enyahlah dari muka bumi ini! Kamu sanggup??'' ujar Rayyan begitu menusuk relung hati nya.


''Bang!!'' serunya dengan suara naik satu oktaf.


''Itu hukuman yang pantas untuk seorang pengkhianat dan perusak seperti mu!''


Ddduuaaarrrrrr...


''A-abang...'' lirihnya begitu menyayat hati.


Lidahnya tercekat saat ingin mengatakan sesuatu tapi tidak jadi karena melihat wajah Rayyan yang begitu sendu.


''Aku menyayangi mu Bro sama seperti aku menyayangi adikku. Umur kita hanya terpaut bulan saja. Andai... kamu bisa jujur padaku, aku rela untuk mengalah demi dirimu. Bukan seperti ini Bro! Kau menyayangiku tapi kau juga menusukku dari belakang Bro! Sakit dikhianati oleh lain tidak sebanding sakitnya di khianati oleh saudara sendiri. Sakit Bro! Orang yang selama ini ku anggap saudara malah menusukku dari belakang! Aku tau. Kamu pun menyukai nya. Tapi tidak dengan cara seperti ini Bro! Kamu terlalu dalam melukai ku dan Zahra. Entah Zahra bisa memaafkan mu, cuma dia yang tau. Tapi aku.... hah. Aku memaafkan adikku. Aku tau kamu bukan tanpa sengaja melakukan hal ini. Tapi kamu tetap bersalah Bro!'' lirih Rayyan semkin membuat pemuda itu menangis tersedu.


Grep!


Ia memeluk Rayyan dengan erat. ''Hiks.. terimakasih Bang. Terimakasih .. hiks.. aku menyayangimu Bang.. sangat menyayangimu.. hiks.. maafkan aku... hiks.. maaf...'' isaknya masih dalam pelukan Rayyan.


Rayyan pun ikut menangis. ''Ya, aku juga menyayangi mu adikku. Aku memaafkan mu. Ingat tadi kataku. Aku memaafkan mu dengan bersyarat!''


Pemuda itu mengangguk, ''Ya, aku tau Bang. Aku akan pergi dari sini dan kehidupan mu dengan Zahra. Aku rela mengalah untukmu Bang. Maaf.. Zahra me jadi cacat karena ulahku.. hiks . maaf Bang..'' isaknya semakin tersedu di dalam pelukan Rayyan


Tiada putus lidahnya untuk mengucapkan kata maaf pada Rayyan dan Zahra. Ia sangat tau diri, kalau perbuatan nya itu salah. Maka dari itu ia memilih mengalah demi Rayyan.

__ADS_1


Di maafkan saja sudah cukup untuknya daripada di benci seumur hidup oleh sahabat rasa saudaranya ini. Ia sadar diri. Ia memang tidak pantas bersanding dengan Zahra, karena pemuda itu sudah di vonis mandul.


Penyebab dirinya begitu nekad ingin menodai Zahra karena ini. Belum lagi harga dirinya di injak-injak oleh Zahra saat itu. Lidah tak bertulang Zahra telah mengungkit kekurangan yang selama ini di tutupinya.


Hanya mereka bertiga yang tau. Zahra menolak nyakarena ia mandul. Tapi karena memang Zahra tidak mencintai nya. Ia lebih mencintai Rayyan sedari ia kecil dulu.


''Maafkan aku Bang.. aku janji. Hari ini juga aku akan pergi dari kehidupan kalian berdua. Selamat berbahagia. Semoga aku mendapatkan seorang istri yang lebih dan mampu menerima kekurangan yang ada pada diriku ini. Hiks.. maafkan aku Bang.. maaf...'' ucapnya masih memeluk tubuh Rayyan begitu erat.


''Sudah. Jangan menangis lagi. Satu pesanku. Jika suatu saat kamu menemukan gadis yang bisa menerima kekurangan mu, maka kabari aku! Aku akan datang untuk mengantar mu ke rumah istrimu nanti. Jangan ulangi kesalahan yang sama lagi. Cukup sudah sampai disini. Hanya saja .. aku tidak yakin, jika Zahra tidak akan hamil! Mengingat.. kalau pada waktu kamu menyentuhnya saat ia dalam masa subur.. tidak menutup kemungkinan bukan??''


Deg!


Pemuda itu mengurai pelukannya dari tubuh Rayyan. Ia menatap Rayyan yang kini tengah menatapnya. ''Maksudmu Zahra akan hamil begitu?''


''Mustahil bagi kita manusia tapi sangat bisa untuk Allah, Bro! Jangan lupakan itu! kamu ingat tentang kisah nabi Ibrahim?''


Deg!


''Beliau pun tidak memiliki keturunan hingga tua. Tapi karena Allah berkehendak, istri beliau bisa mengandung.''


Pemuda itu terkekeh. ''Itu nabi Allah Bro! lah aku?''


''Jangan salah Bro! Terkadang... yang menikah secara sah bisa Lama mendapatkan keturunan tapi tidak bagi orang yang melakukan Zina!''

__ADS_1


Deg!


Deg!


Jantung pemuda itu hampir copot rasanya ketika mendengar ucapan Rayyan. ''Kamu tau, Allah itu malah sengaja memberikan hal itu di dunia ini bagi orang yang melakukan Zina sebelum menikah!''


Ddduuaaarrr...


Pemuda itu tersentak. ''Aku tidak yakin Zahra tidak mengandung, karena menurut Mami dan Papi bilang. Tidak menutup kemungkinan Zahra akan mengandung benih yang sudah kamui semai di dalam rahimnya!''


Ddduuaaarrr...


Lagi, rasanya seperti tersambar petir saat itu juga. Tubuhnya mendadak beku. Rasanya aliran darah itu begitu sulit untuk mengalir.


''Orang yang melakukan perzinahan tidak ada yang tidak hamil bagi wanitanya jika pemuda itu menyiram ladang itu walau cuma sekali! Kamu bukan sekali melakukan nya Bro! Tapi berulang kali! Tidak menutup kemungkinan bukan, kalau Zahra akan hamil anakmu? Benihmu? Darah daging mu??? Terkecuali ketika kamu menggauli dirinya, benihmu itu kamu buang. Tapi ini?? Kamu menabur nya di dalam kan Bro???''


Deg, deg, deg...


''Apa?!?''


''Papa!!!''


💕💕💕💕💕

__ADS_1


Nah loh.. othor sedikit memberikan pelajaran disini ya. Semoga bermanfaat untuk kalian yang membacanya!


__ADS_2