Jangan Mendekat Gadis Kecil

Jangan Mendekat Gadis Kecil
36. Naomi terancam.


__ADS_3

Jacob melepaskan dasinya, lalu membuka kancing atas kemejanya.


Perlahan dia menggulung lengan kemejanya sampai siku lengannya, lalu kemudian membuka pintu mobil.


Jacob keluar dari mobil, dan menutup pintu dengan tekanan yang kuat agar terkunci dengan benar.


Naomi melihat Jacob berjalan mendekati sekumpulan pria yang terlihat sedang menunggu Jacob.


Jacob terlihat dengan tenang mendekati sekumpulan pria kekar tersebut.


Naomi melihat mereka saling bicara, dan pria yang berteriak memanggil Jacob tadi tampak marah sambil berteriak menunujuk-nunjuk Jacob.


Naomi melihat pria itu melangkah dengan cepat menuju Jacob, dan melayangkan tinjunya pada Jacob.


Sontak membuat Naomi terkejut bukan main, tanpa sadar dia menjerit sambil menutup mulutnya agar suaranya tidak terdengar.


Naomi melihat Jacob dengan cepat mengelak, lalu membalas pria itu dengan tendangannya.


Pria tersebut terjengkang beberapa langkah, dan sontak anak buahnya yang lain langsung waspada.


Jacob sepertinya tidak memberi ampun pada pria itu, dia dengan cepat menghampiri pria tersebut.


Menarik kerahnya dengan paksa untuk berdiri, lalu melayangkan tinjunya kerahang pria itu.


Dan, tubuh besar itu terlempar beberapa langkah.


Anak buahnya bergerak untuk membantu Bosnya, tapi dengan cepat dihajar oleh Jacob dan Don.


Mereka berdua membuat para Bodyguard tersebut tidak bisa berkutik.

__ADS_1


Naomi tidak percaya, Jacob dan Don bisa menghajar begitu banyak pria kekar tersebut.


Cklekk!


Tiba-tiba Naomi melihat pintu mobil ada yang membuka, dia tidak memperhatikan ada orang berada disamping mobil.


Mata Naomi dari tadi melihat kedepan, melihat Jacob dan Don menghajar para pria kekar yang menghadang jalan mereka.


Mata Naomi melotot tidak percaya melihat seorang pria kekar membuka pintu mobil, dan melongok kan wajahnya kedalam mobil.


"Halo Nona..oh ini ternyata kekasih baru Jacob, jangan berontak kalau tidak ingin terluka!" sahut pria tersebut mengulurkan tangannya untuk meraih Naomi.


Naomi sontak mundur dengan cepat, wajahnya pucat pasi melihat pria itu.


"Jangan bergerak, aku akan bersikap kasar padamu kalau kau coba-coba berteriak!" sahut pria itu dengan wajah marah.


Tangan Naomi meraba handle pintu mobil, dan bersiap akan keluar melalui pintu dibelakangnya.


Dan, Naomi dengan cepat membuka pintu mobil dibelakangnya.


Naomi kemudian menghambur keluar mobil, dan hampir terjatuh keatas aspal.


Jacob dan Don reflek menoleh ke arah mobil karena mendengar jeritan Naomi yang hampir terjatuh.


Wajah Jacob langsung menggelap melihat ada yang mencoba berbuat curang, dia melihat seorang anak buah musuhnya ternyata diam-diam bersembunyi dari tadi untuk memeriksa mobilnya.


Dengan cepat Jacob berlari menuju kearah Naomi yang tengah berusaha menghindari kejaran pria kekar yang tidak dikenalnya untuk menangkapnya.


Dia akan mematahkan tangan siapapun yang berani menyentuh Naomi walau sedikitpun, dan akan dia bunuh siapapun kalau sudah bicara kasar kepada Naomi.

__ADS_1


Sekali tendang tubuh pria yang berusaha menangkap Naomi terpental dengan deras ke aspal.


Dengan wajah yang sudah menggelap dengan mata yang penuh amarah, Jacob meninju wajah pria yang tergeletak diaspal tersebut.


Merasa tidak puas melihat wajah pria tersebut baik-baik saja, Jacob melayangkan kembali tinjunya bertubi-tubi.


"Apakah kau telah menyentuh kulitnya?!" teriak Jacob marah.


Pria tersebut diam saja, dia meringis menahan sakit, darah terlihat keluar dari sudut bibirnya.


Naomi yang berdiri tidak jauh dari Jacob menghajar pria itu, menggigil ketakutan.


Lutut Naomi gemetar sampai tidak bisa lagi untuk menopang tubuhnya, dia begitu takut melihat Jacob dengan kejam menghajar Pria itu.


"Kalian kurang ajar, mau mencoba menculik calon istriku, brengsekk!!" teriak Jacob dengan penuh amarah.


Sekali tinju, pria tersebut langsung terkapar jatuh ke aspal, dan jatuh pingsan.


"Kau tidak layak untuk berbahagia..kau telah membuat adikku menderita karena kau abaikan, kau malah menyukai seorang anak ingusan yang tidak tahu asal-usulnya..adikku seorang Nona terhormat dan terpandang, seorang Nona muda keluarga Reynold yang berkelas..begitu dinginnya kau tinggalkan sehingga dia depresi!!" teriak pria yang dikenal Jacob tersebut.


"Aku tidak pernah menjalin hubungan dengan adikmu..dia yang mengejarku, sedikitpun aku tidak ada perasaan padanya!" sahut Jacob masih dengan wajahnya yang menggelap, amarahnya masih diatas maksimal.


"Dia mengatakan kalian pernah jalan bersama!" teriak pria itu lagi.


"Dalam mimpinya!" kata Jacob dengan nada tajam.


Jacob dengan cepat berjalan menghampiri pria tersebut, lalu kembali melayangkan tinjunya kewajah pria itu.


Pria itu tersungkur kembali ke aspal dan mengeluarkan darah yang banyak.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2