
Naomi menatap dirinya dicermin ruang pengantin, ia terlihat begitu cantik dengan gaun pengantin ekor panjang, dan mahkota berlian yang begitu mahal ala Ratu Elizabeth.
Gadis kecil yang memasuki usia dua puluh satu tahun pada tahun ini, Naomi merasa tidak percaya, kalau dirinya sekarang menjadi istri Jacob.
Seorang pria dewasa yang masih terlihat tampan, dan pria idaman setiap wanita dikota mereka.
Momen sakral yang baru saja selesai mereka jalankan sebagai suami-istri, masih terasa bagaikan mimpi dalam pikiran Naomi.
Ucapan kata setia, dan komitmen untuk saling setia dan saling melengkapi di depan Pendeta dan para undangan yang hadir tadi, ikut terharu menyaksikan Pemberkatan pernikahan mereka.
Naomi menatap cincin pernikahan yang disematkan Jacob dijemari manisnya, cincin berlian putih yang sangat mahal.
Suaminya memang seorang Crazy Rich, semua yang dia kenakan di pernikahannya ini, barang yang sangat mahal, dengan harga yang fantastis.
Sudut bibir Naomi menyunggingkan senyuman mengingat betapa gugupnya Jacob tadi, padahal pria tampan yang sangat dicintainya itu sudah pernah menikah, tapi pria itu merasa seperti baru pertama kali menikah.
Perlahan jemari kiri Naomi mengelus cincin berlian tersebut dengan lembut, dan setelah mereka dinyatakan sah sebagai suami-istri, Jacob dengan lembut mengecup bibir Naomi.
Tanpa sadar Naomi menyentuh bibirnya, dan perlahan mengelusnya, senyumannya semakin merekah, perasaannya begitu bahagia sekali.
Ini adalah pernikahan impian banyak wanita yang ingin mendapatkan cinta Jacob, dan Naomi telah mendapatkannya, cinta, kasih sayang, perhatian, dan diri Jacob.
"Sayang!" suara bariton yang lembut terdengar dibelakangnya, pintu ruangan pengantin terbuka.
__ADS_1
Jacob masuk kedalam ruangan, berjalan ke arah Naomi yang berdiri didepan cermin.
Tampak Jacob tersenyum bahagia, melihat gadis kecil yang terlihat cantik dengan balutan gaun pengantin tersebut.
Naomi terlihat bagaikan peri yang sangat luar biasa cantik, Jacob merasakan hatinya begitu membuncah bahagia sekali.
Gadis itu, sekarang telah sah menjadi istrinya.
Perlahan Jacob berdiri dibelakang Naomi, menatap Naomi dengan tatapan terpesona didalam cermin.
Tangan Jacob menyentuh pipi Naomi dengan lembut, menggesekkan jemarinya dikulit pipi Naomi.
"Sayang kau sangat cantik, aku jatuh cinta lagi padamu!" bisik Jacob tersenyum bahagia.
"Sayang" perasaan Jacob semakin membuncah, dengan perlahan Jacob membalikkan tubuh Naomi menghadap ke arahnya.
Satu kecupan mendarat dibibir Naomi.
"Terimakasih sayang sudah menikahi pria tua ini!" gumam Jacob setelah melepaskan kecupannya.
"Kak, kau tidak terlihat tua, umurmu yang sebenarnya tidak memperlihatkan kalau dirimu sudah hampir memasuki umur empat puluh, kakak masih terlihat muda, buktinya banyak wanita yang masih mengejarmu!" gumam Naomi semabari menyentuh pipi Jacob, mengelus rahang tegas Jacob yang ditumbuhi brewok.
Jacob memegang tangan Naomi yang mengelus pipinya, menekan tangan kecil itu disana dengan lembut.
__ADS_1
Dia begitu suka merasakan tangan Naomi mengelus pipinya, rasanya ingin mencium dan mengulum bibir padat dan mungil Naomi.
"Baiklah sayang, terima kasih sudah memujiku, ayo kita bersiap untuk pergi ke acara resepsi kita!" Jacob menggenggam tangan Naomi.
"Iya, semua orang sudah menunggu kita!" kata Naomi tersenyum, dia lupa kalau mereka akan mengadakan satu acara lagi.
Resepsi pernikahan mereka.
Nuansa outdoor yang begitu mewah, di halaman luas terbuka dengan dekorasi pesta yang memukau.
Jacob dan Naomi menaiki mobil pengantin anti peluru Mercedes-Maybach Pullman Guard, mobil mewah andalan Jacob yang nyaris belum pernah dipakainya semenjak mobil itu dibelinya.
Don perlahan membawa mobil itu meninggalkan pelataran halaman parkir Gereja, menuju tempat resepsi di adakan.
Beberapa mobil anti peluru lainnya mengikuti mobil pengantin dari belakang, mengatur jarak untuk memantau agar tidak terlalu mencolok.
Jacob bukan seseorang yang biasa, dia pria yang di inginkan beberapa rekan bisnisnya untuk dijadikan menantunya setelah istrinya meninggal.
Semua tahu Jacob adalah pria yang dingin dan kejam, tapi ada beberapa wanita yang tidak tahu malu masih menginginkan Jacob, walau telah ditolak Jacob dengan terang-terangan.
Sekarang perhatian Jacob lebih extra pada istrinya, mengutamakan keselamatan istrinya.
Yang pastinya telah menjadi musuh beberapa wanita yang patah hati karena cintanya ditolak oleh Jacob.
__ADS_1
Bersambung.....