Jangan Mendekat Gadis Kecil

Jangan Mendekat Gadis Kecil
96. Sentuh aku...


__ADS_3

Sudah hampir dua jam Jacob membersihkan tubuhnya di kamar mandi, berkali-kali dia membersihkan dirinya.


Menyabuni tubuh dan lengannya sudah ke sekian kali, masih saja dia merasa belum bersih.


Berdiri di bawah shower, membiarkan air terus mengalir membasahi tubuh kekarnya.


Dan tubuh gemetarnya tidak perduli yang sudah mulai dingin, serta perutnya yang mual ingin muntah.


Trauma di masa kecil di lecehkan oleh selingkuhan Ayahnya, membuat tubuh Jacob menjadi sensitif, tidak bisa di sentuh sedikitpun oleh wanita yang menurutnya seperti selingkuhan Ayahnya.


Wanita genit dan tebar pesona.


Kenangan masa kecil di usia dua belas tahun, masih terus menghantui Jacob, dan menjadi phobia pada dirinya.


Selingkuhan Ayahnya menggodanya karena wajahnya yang mirip dengan Ayahnya, membuat wanita itu menyukai Jacob


Menyentuh tubuhnya, dan melakukan rangsangan pada tubuh sensitifnya.


Membuat Jacob yang mulai beranjak remaja, dan masih polos diam saja, tidak mengerti apa yang di lakukan wanita itu.


Jacob kecil menjadi anak lelaki pendiam, dan menutup diri.


Dia tahu wanita itu salah satu yang membuat rumah tangga orang tuanya jadi berantakan.


Ibunya mengalami depresi berat, yang akhirnya bunuh diri, karena tidak sanggup menghadapi Ayahnya yang suka membawa berganti-ganti wanita pulang ke rumah mereka.


Naomi sedari tadi menunggu Jacob mandi, merasa heran dengan suaminya itu, sudah mau dua jam lewat belum juga keluar dari dalam kamar mandi.


Gadis itu jadi khawatir pada suaminya itu.


Naomi perlahan turun dari tempat tidur, dia harus memeriksa suaminya itu, kenapa begitu lama sekali mandi.


Naomi membuka kamar mandi, ternyata tidak di kunci.


"Kak!" panggil Naomi, lalu masuk ke dalam kamar mandi.


Naomi melihat Jacob dengan keadaan polos sambil menyabuni tubuhnya berkali-kali di bawah air yang mengalir dari shower.


"Kak!" panggil Naomi terkejut dengan apa yang terjadi dengan suaminya itu.


Naomi mendekati Jacob yang tidak mendengar panggilannya.

__ADS_1


"Kak!" panggil Naomi lagi.


Barulah Jacob merespon Naomi, dan menatap Naomi dengan lekat.


Jacob menghentikan tangannya yang menyabuni lengan dan tubuhnya dengan gerakan yang berulang-ulang itu.


"Kak Jacob kenapa?" tanya Naomi menatap suaminya itu dengan heran.


"Sayang" akhirnya Jacob bersuara.


"Ada apa kak?" tanya Naomi lagi, dia merasa ada yang aneh dengan suaminya itu, sepertinya Jacob mengalami sesuatu yang membuat pria kekar itu menjadi bukan dirinya seperti biasanya.


"Sentuh aku" pinta Jacob merentangkan tangannya menghadap Naomi.


Naomi bingung dengan permintaan suaminya itu, tapi dia tetap menuruti apa yang di inginkan Jacob.


Naomi membuka pakaiannya, dan hanya memakai pakaian tipis membalut daerah sensitifnya.


Dan bergabung dengan Jacob di bawah shower.


"Sayang" bisik Jacob memeluk tubuh Naomi dengan erat, "Sentuh aku sayang, aku ingin menghilangkan bau wanita itu dari tubuhku, aku hanya menginginkan bau mu yang menempel pada tubuhku!"


Naomi akhirnya mengerti kenapa Jacob berlama-lama di bawah shower.


Naomi melepaskan pelukannya pada tubuh Jacob, lalu meraih lengan suaminya itu.


Naomi mengecup lengan Jacob dengan lembut, lalu bibirnya perlahan semakin naik mengecup lengan kekar itu.


Tangannya yang satu lagi menyentuh dada bidang Jacob, membelai dada yang terasa liat di telapak tangannya.


Jacob memejamkan matanya, menikmati belaian dan ciuman Naomi pada lengan dan tubuhnya.


Dia menginginkan hanya tangan Naomi yang boleh menyentuh tubuhnya, menginginkan tubuhnya, membuat dirinya melayang, dan juga hanya dirinya yang akan memuaskan Naomi.


"Sayang" gumam Jacob masih memejamkan matanya, membiarkan dirinya semakin terbuai oleh bibir Naomi menjalar di kulit tubuhnya.


Tangan Naomi yang membelai dada Jacob, perlahan turun ke bawah menyentuh dengan lembut perut sixpack Jacob.


Air terus mengalir membasahi tubuh mereka.


Naomi mengecup dada Jacob, memainkan ujung dada Jacob dengan lidahnya, lalu menyesapnya.

__ADS_1


Membuat tubuh Jacob meremang dan menginginkan lebih lagi dari Naomi, merasakan bibir Naomi di setiap inci tubuhnya.


Istrinya ternyata pandai menyenangkan dirinya, menghilangkan rasa jijik yang di rasakan oleh tubuh Jacob menjadi rasa yang mendamba.


Ya, inilah yang diinginkannya saat seorang wanita menyentuh tubuhnya, istrinya lah wanita yang bisa membuat dirinya menjadi lelaki normal.


Jemari Naomi semakin turun membelai tubuh Jacob, mengelus lembut daerah sensitif Jacob yang sudah bereaksi.


Benda itu terasa mengeras dan sangat menyukai elusan jemari Naomi, sampai Jacob mendongakkan wajahnya ke atas menikmati apa yang di lakukan jemari istrinya itu.


"Sayang" gumam Jacob membiarkan Naomi menyentuh terus tubuhnya.


Bibir Naomi semakin turun mengecup perut sixpack Jacob, membuat gigitan lembut pada kulitnya yang keras.


Suara mendesah senang terdengar keluar dari bibir Jacob, matanya semakin erat di pejamkannya untuk menikmati sensasi yang di lakukan Naomi.


Perasaan jijik itu sudah hilang, sekarang Jacob merasa tubuhnya sudah bersih.


Bibir Naomi telah menghilangkan rasa jijiknya, merasakan bibir istri tercintanya bermain-main pada perutnya yang sixpack.


Tubuh Jacob meremang mulai tidak tahan, dia merasakan lidah Naomi menjilat perutnya.


"Sayang" tubuh Jacob meremang, dan suaranya terdengar semakin serak.


Perlahan Naomi menurunkan tubuhnya, dan akan melakukan sesuatu pada benda milik suaminya yang sudah ereksi.


"Oh tidak!" Jacob semakin meremang, melihat istrinya perlahan ingin berjongkok membuat tubuhnya jadi gemetar mendamba.


Kepala Jacob sontak mendongak ke atas dengan kencang saat merasakan lidah Naomi menyentuh ujung ereksinya.


"Sayang" gumam Jacob lagi, dia semakin mencintai istrinya itu.


Tubuh Jacob rasanya ingin ambruk tersungkur ke lantai merasakan betapa panasnya bibir Naomi pada ereksinya.


Lututnya rasanya lemas merasakan sensasi yang di lakukan istrinya itu, membuat tubuh Jacob mengejang merasakan betapa menyenangkan rasa itu.


Naomi dengan lembut dan penuh perasaan membelai benda milik suaminya itu dalam bibirnya, membuat Jacob semakin melayang dan mendesah bergetar.


Tidak lama Naomi melakukan itu pada milik Jacob, sampai suaminya itu akhirnya mendesah dengan panjang, dan mengeluarkan sesuatu dengan tekanan kuat pada ereksinya.


"Sayang...sayangku" Jacob ambruk merosot ke lantai kamar mandi, lalu meraih tubuh istrinya itu ke dalam dekapannya.

__ADS_1


Naomi membalas pelukan Jacob dengan erat juga, mengelus punggung suaminya itu dengan lembut dan penuh kasih sayang.


Bersambung.....


__ADS_2