
Naomi dan Linda berjalan keluar Mall, menunggu sopir sekaligus Bodyguard Naomi mengambil mobil di lobby pintu utama Mall.
Naomi tidak menyangka akan bertemu lagi dengan wanita yang tadi di usir oleh Bodyguard nya.
"Memang kita berjodoh ya, bertemu lagi di sini, gadis ingusan yang baru gede, perebut lelakiku, kau dasar gadis penggoda!" sahut wanita itu dengan suara perlahan, lalu kemudian berteriak dengan tatapan marah pada Naomi.
Naomi sangat terkejut melihat wanita itu, datang menghampiri nya, lalu menyerangnya dengan berteriak.
Dan seorang wanita lainnya yang menemani wanita itu, mencoba menahan tangan wanita itu agar bisa mengontrol emosinya.
"Kau siapa lancang sekali berteriak padaku!" sahut Naomi dengan nada yang datar, dia tidak takut dengan teriakan wanita itu.
"Wah! wah! anak ini perlu dikasih pelajaran, kau dasar anak kecil! kau sudah merebut Jacob dariku!" teriaknya kalap.
Linda dengan cepat menangkap tangan wanita itu, yang hampir saja menampar Naomi.
"Siapa kau tidak tahu malu mengatakan suami orang sebagai lelakimu! sungguh menjijikkan kau menyebut nama suamiku seolah kau pernah dekat dengannya!" sahut Naomi marah.
Plakk!
Satu tamparan di berikan Naomi dengan kencang melayang ke pipi wanita itu.
"Aaaa..!"
Wanita itu terkejut mendapat tamparan dari Naomi, dia menjerit memegang pipinya yang terasa panas.
__ADS_1
"Kau yang memulai cari masalah denganku! kau ingin memprovokasi ku, aku tidak pernah membuat masalah dengan siapapun! jangan salahkan aku gadis ingusan ini jadi bersikap kasar padamu!" sahut Naomi dengan suara keras dengan nada yang tajam.
"Dasar kau anak kecil, siapa kau berani menamparku!" teriak wanita itu memegang pipinya yang terasa panas.
"Siapa aku? aku istri Jacob, kau siapa lancang ingin melakukan kekerasan padaku! apakah kau ingin Jacob membuat perhitungan dengan keluargamu karena sudah memprovokasi ku?" kata Naomi dengan wajah galak menatap wanita itu dengan berani.
"Ka..kau! kau gadis yang tidak memiliki apa pun yang dibanggakan pada dirimu! bagaimana aku bisa kalah darimu! Nora saja bisa ku singkirkan, apa lagi kau gadis kecil yang tidak memiliki apa-apa, tunggu saja aku juga akan menyingkirkan mu!" teriak wanita itu sembari menunjuk Naomi dengan jari telunjuknya.
"Apa katamu?" mata Naomi terbelalak tidak percaya dengan apa yang barusan dikatakan wanita itu, sepertinya telinganya bermasalah, apakah dia salah dengar?
Menyingkirkan Nora? apa maksudnya? pikir Naomi menatap tajam wanita depresi yang berdiri didepannya itu.
Wanita itu sepertinya sudah mulai tidak bisa mengontrol dirinya, emosi dan rasa cemburunya mulai mengendalikan dirinya.
Dia berusaha menarik tangannya dari pegangan temannya.
Berarti kematian kakak angkatnya tidak wajar, ada seseorang yang melakukan hal keji pada kakak angkatnya.
Para pengunjung Mall mulai berkerumun melihat pertengkaran mereka, tatapan heran dan ingin tahu apa yang terjadi, tampak terlihat dari wajah mereka.
Linda masih tetap memasang badan melindungi Naomi dari wanita yang sepertinya belum puas ingin melampiaskan amarahnya pada Naomi.
"Kau anak kecil yang tidak menarik sedikitpun, kau pikir aku bisa kalah dari mu, aku akan menyingkirkan mu!" teriak wanita itu.
Wajah wanita itu terlihat begitu marah dengan tatapan tajam memandang Naomi, dia mencoba menarik tangan Naomi.
__ADS_1
Tapi tangannya yang satu lagi ditahan oleh temannya agar jangan bertindak lebih jauh, dan sementara Linda masih berdiri melindungi Naomi dibelakang nya.
Mobil Naomi akhirnya datang, dan perlahan mendekati kerumunan para pengunjung di lobby Mall, dengan cepat Bodyguard Naomi bergegas turun dari dalam mobil.
Dan menerobos kerumunan pengunjung Mall, tampaklah Nyonya mudanya dalam bahaya.
Dengan langkah cepat wanita kekar itu melangkah menuju ke arah wanita yang ingin melakukan kekerasan pada Naomi.
Menarik tangan wanita itu, lalu memiting nya kebelakang punggung wanita itu.
Menekan tangan itu dipunggung wanita itu dengan tekanan yang kuat, sampai wanita itu menjerit kesakitan.
"Aaa...tolong!" jeritnya kesakitan.
"Anda sudah saya peringatkan tadi Nona, jangan salah kan saya bertindak kasar pada anda!" Bodyguard Naomi menekan punggung wanita itu sampai membungkuk kebawah, dan membuat dia semakin menjerit histeris.
"Lepaskan dia!" teriak teman wanita itu panik.
Dengan kasar Bodyguard Naomi melepaskan wanita itu, hingga terhuyung dan terjatuh ke lantai lobby, dan dengan cepat temannya menolong wanita depresi tersebut.
"Apakah anda terluka Nona?" Bodyguard Naomi dengan cepat menghampiri Naomi, dan memeriksa apakah Naomi ada terluka.
"Aku baik-baik saja, ayo kita pulang, aku ingin bertemu dengan kak Jacob!" kata Naomi dengan perasaan sudah tidak tenang setelah wanita tadi mengatakan kalau kakak angkatnya Nora, disingkirkan wanita depresi itu.
Bodyguard Naomi membawa Naomi ke dalam mobil, dan tidak menghiraukan teriakan wanita yang histeris berteriak memanggil Naomi.
__ADS_1
Bersambung......