
Naomi tidak menyangka ternyata bulan madu mereka ke sebuah pulau yang begitu indah, sebuah pulau kecil yang telah disulap menjadi sebuah resort.
Mobil perlahan berhenti didepan disebuah villa mewah.
"Ayo sayang!" Jacob mengulurkan tangannya.
Naomi menaruh tangannya kedalam telapak tangan Jacob, dan dengan lembut Jacob menggenggam tangan kecil istrinya.
Jacob membawa Naomi masuk kedalam villa.
"Wahh, indah dan mewah sekali villanya kak!" seru Naomi begitu mereka masuk ke dalam villa.
"Kau suka?" tanya Jacob tersenyum melihat betapa senangnya Naomi.
"Iya, aku suka!" angguk Naomi dengan cepat.
"Mari kita lihat-lihat bagian lainnya!" Jacob meraih kembali tangan Naomi.
"Ayo!" Naomi membalas genggaman tangan Jacob ditangannya.
Mereka melihat setiap bagian villa, dan sampai ke lantai dua.
"Ini kamar kita!" tunjuk Jacob pada sebuah kamar utama.
Naomi membuka kamar tersebut, dan terlihatlah kamar mewah dengan dinding tembus pandang ke arah laut lepas.
"Astagaaa..!" jerit Naomi tertahan menutup mulutnya ternganga melihat kamar yang begitu mewah.
Pemandangan laut dan alam sekitar terlihat jelas dari dalam kamar tersebut.
"Indahnyaaa..!" seru Naomi berlari menuju balkon kamar villa.
Jacob tersenyum senang melihat tingkah istrinya yang begitu takjub dengan keindahan alam yang terlihat dari kamar.
Naomi kemudian masuk lagi ke dalam kamar, dan berlari menuju Jacob.
Sekali lompat Naomi menghamburkan dirinya kedalam dekapan Jacob, menempel ke tubuh suaminya seperti koala.
Memeluk tubuh Jacob dengan erat.
"Kak..makasih sudah membawaku ketempat indah ini, aku suka sekali!" ucap Naomi memeluk leher Jacob dengan erat.
__ADS_1
Jacob tertawa melihat istrinya begitu bahagia sekali, dan tangannya memeluk pinggang Naomi yang menghambur memeluk dirinya.
"Iya sayang, aku ingin membuat bulan madu kita menjadi kenangan yang tidak terlupakan, aku ingin kau bisa menikmati momen yang indah!" kata Jacob membawa Naomi yang masih menempel pada tubuhnya menuju tempat tidur.
Jacob menghenyakkan bokongnya ketempat tidur, tubuh istrinya masih tetap dipeluknya dalam dekapannya.
Naomi menatap wajah Jacob yang terlihat semakin tampan dengan senyumannya memperlihatkan giginya yang putih berbaris rapi.
Satu kecupan didaratkan Naomi ke bibir Jacob, dan senyum Jacob semakin merekah mendapatkan kecupan dari istrinya.
"Lagi sayang..!" pinta Jacob mendekatkan wajahnya pada Naomi.
Naomi terkikik geli melihat suaminya ingin dicium lagi.
Kembali Naomi memberikan kecupan dibibir Jacob, reflek tangan Jacob menahan tengkuk Naomi.
Jacob membuka mulutnya, dan kemudian mengulum bibir Naomi, memperdalam ciuman Naomi.
Naomi membalas ciuman suaminya, mengimbangi setiap ciuman Jacob, mencoba untuk belajar agar suaminya merasa terhanyut dengan ciumannya.
Tangan Naomi meremas rambut di tengkuk Jacob, memasukkan jari jemarinya ke antara rambut suaminya.
Memberikan remasan lembut pada kulit kepala Jacob, dan tindakan Naomi itu membuat Jacob semakin memperdalam ciumannya.
Meremas dengan lembut kulit tubuh istrinya yang terasa lembut di jemarinya.
Jacob memilin lidah Naomi dan kemudian menyesapnya dengan lembut, dan semakin menekan tengkuk Naomi untuk menikmati setiap inci bibir Naomi.
Jacob kemudian melepaskan ciumannya saat Naomi mulai kehabisan nafas, dan mereka saling menatap dengan wajah yang merona.
Bibir Naomi terasa membengkak dan basah.
Dada Jacob berdegup menatap bibir Naomi yang menggairahkan, belum juga nafas mereka normal kembali, Jacob kembali mencium bibir Naomi yang merekah membengkak.
Membalikkan tubuhnya, dan membaringkan tubuh istrinya itu ke atas tempat tidur.
Jacob menarik resleting celana jeans Naomi, sembari mengulum bibir Naomi, tangan Jacob perlahan menanggalkan celana tersebut.
Celana Naomi teronggok di lantai kamar, dan kemudian tangan Jacob masuk kebalik baju Naomi.
Tangannya meremas dengan lembut benda lunak di dada Naomi yang telah menjadi miliknya, mengelus dan memainkan tangannya disana dengan belaian yang membuat Naomi melayang.
__ADS_1
Tangan Naomi melingkari leher Jacob, menarik Jacob memperdalam ciuman mereka.
"Aku mencintaimu sayang" bisik Jacob di antara ciumannya, lalu menarik baju Naomi lolos dari tubuh istrinya tersebut.
Dan dengan cepat Jacob menanggalkan pakaiannya juga.
"Kak.." panggil Naomi tercekat merasakan jemari Jacob membelai daerah sensitifnya yang sudah tidak memakai apapun lagi.
"Ya sayang.." bisik Jacob sembari bibirnya menyesap dan memilin ujung dada Naomi yang lembut.
Tubuh Naomi meremang merasakan tindakan Jacob tersebut, sesuatu dibawah sana membuat Naomi tanpa sadar membuka kakinya, memberi akses pada jemari Jacob mengelus daerah sensitifnya.
"Sayang.." desah Jacob merasakan ereksinya mengeras ingin pelampiasan.
Dengan cepat Jacob menanggalkan sisa pakaian yang melekat ditubuhnya, dan mulai memasuki istrinya yang terlihat begitu menggodanya.
Mereka sama-sama mendesah saat Jacob memasuki tubuh istrinya, rasanya begitu menyenangkan, membuat tubuh mereka bergetar sesaat merasakan sensasinya.
Perlahan Jacob memeluk tubuh istrinya, memperdalam ereksinya memasuki istrinya, dan kembali mereka sama-sama mendesah merasakan sensasi dibawah sana.
Naomi mengalungkan tangannya ke leher Jacob dengan erat, membenamkan wajahnya keceruk leher Jacob.
Mereka melakukannya tidak lama, karena mereka begitu menikmati apa yang mereka lakukan dengan perasaan cinta dan kasih sayang yang dalam, tubuh mereka mulai terasa bergetar ingin meledak.
Naomi begitu menyukai lembutnya Jacob memuaskan dirinya, dan gerakan yang perlahan itu membuat mereka akhirnya sampai ke puncaknya.
Lenguhan panjang mereka terdengar memenuhi kamar tersebut, mereka mempererat pelukan mereka dengan tubuh yang bergetar.
Sesaat mereka saling berpelukan merasakan sisa getaran yang masih ada, dan setelah itu Jacob perlahan menarik dirinya dari atas tubuh istrinya.
Dengan pelan Jacob membaringkan tubuhnya disamping Naomi, dan kemudian menarik tubuh istrinya merapat padanya.
Nafas mereka memburu karena aktivitas mereka, tapi karena Jacob melakukannya dengan perlahan dan lembut, mereka tidak mengeluarkan peluh.
"Sayang, kau begitu lembut..aku mencintaimu sayangku!" ucap Jacob mengecup puncak kepala Naomi.
"Aku juga mencintaimu kak, kau melakukannya dengan lembut, aku menyukainya" gumam Naomi memeluk tubuh Jacob.
Jacob tersenyum senang mendengar apa yang dikatakan istrinya itu, dia akan mempertahankan apa yang disukai istrinya itu saat mereka akan melakukannya lagi.
Mereka pun memejamkan mata untuk beristirahat sebentar karena aktivitas mereka yang menguras tenaga.
__ADS_1
Bersambung.....