
Didalam mobil Naomi menjaga jarak dengan Jacob, perasaan kesalnya tidak tahu masih mengganjal dihatinya.
Jelas-jelas tadi wanita itu yang membuat rumor palsu, tapi hati Naomi tidak terima karena wanita itu bercerita tentang fantasinya bersama Jacob diatas tempat tidur.
Naomi merasa jijik dekat dengan Jacob, dia jadi membayangkan tangan Jacob menyentuh wanita lain.
Tangan yang beberapa waktu ini sudah menyentuh tubuhnya, membayangkan itu pikiran Naomi jadi serba salah.
"Sayang, kau kenapa?" tanya Jacob heran melihat Naomi yang cemberut, tangan Jacob meraih tangan Naomi.
"Jangan sentuh aku!" pekik Naomi tiba-tiba, dia merasa kesal, dan cemburu.
"Ada apa denganmu?" tanya Jacob heran.
Naomi membuang wajahnya melihat keluar mobil, wajahnya dia tekuk, hatinya terasa masih panas.
"Sayang, katakan apa salahku?" tanya Jacob dengan lembut.
"Kau menjijikkan kak, wanita itu mengatakan kalau kalian sudah melakukannya, dan kau begitu menggairahkan diatas tempat tidur!" kata Naomi dengan ketus.
Wajah Jacob langsung berubah mendengar apa yang dikatakan Naomi, sekarang dia sudah tahu apa yang ada didalam pikiran wanita-wanita yang ditolaknya.
Mereka berfantasi dengan dirinya, ini membuat Jacob merasa kesal juga.
Tangan Jacob dengan cepat menarik tubuh Naomi untuk duduk keatas pangkuannya, dia tidak ingin hubungan mereka dikacaukan oleh orang lain.
__ADS_1
"Dengar sayang, semenjak Nora meninggal, aku tidak pernah menyentuh wanita mana pun, melihat mereka tidak memakai apa pun, aku tidak tertarik, tapi setelah kau datang kerumahku, rasa ingin menyentuh begitu kuat di diriku, dan itu hanya padamu saja..aku ingin menciummu, menyentuh seluruh tubuhmu, tidak pada wanita lain..aku tidak ada selera pada mereka!" kata Jacob menjelaskan.
Naomi memandang Jacob dengan lekat, menelusuri wajah tampan Jacob.
"Benarkah?" bisik Naomi tidak percaya.
"Iya sayang!" ucap Jacob berbisik juga.
"Kata-kata wanita itu sangat menjengkelkan, aku sampai terpengaruh dengan apa yang dikatakannya!" kata Naomi memijit pelipisnya.
"Bagaimana kalau pada malam pertama kita, mari kita melakukan apa yang menjadi beban pikiranmu sayang, kita melakukannya lebih menggairahkan lagi, untuk menghilangkan didalam pikiranmu apa yang mereka katakan, bagaimana sayang?" tanya Jacob dengan lembut, jari jempolnya mengelus pipi Naomi.
Jacob juga ingin membuat malam pertama mereka terasa begitu indah, momen yang ingin diberikan Jacob kepada Naomi menjadi satu kenangan yang tidak terlupakan bagi Naomi.
Mendengar perkataan Jacob itu, wajah Naomi menjadi memerah, dia jadi merasa malu dengan apa yang dikatakan Jacob.
Jacob tersenyum melihat wajah Naomi yang memerah, tangan Naomi yang mencoba menyingkirkan tangannya, diraih Jacob dan memegang tangan itu untuk dikalungkan ke lehernya.
"Kak!" pekik Naomi kaget, itu membuat tubuh Naomi semakin merapat pada Jacob.
Don yang mendengar suara pekikan Naomi, tanpa perintah dari Tuannya langsung mengerti apa yang dilakukan Tuannya pada istrinya itu.
Dengan inisiatif sendiri, Don menaikkan pembatas untuk privasi Tuan dan Nyonya nya.
Jacob tersenyum melihat wajah merona istrinya yang semakin memerah, satu kecupan mendarat di pipi Naomi yang merona.
__ADS_1
"Kau membayangkan apa yang kukatakan tadi sayang, wajahmu sampai memerah begini, kau pasti tidak sabar ingin menantikannya kan?" tanya Jacob sembari tersenyum mesum.
"Ti..tidak, mana ada..aku hanya merasa kepanasan saja!" ucap Naomi gugup, dia berusaha untuk menarik tangannya dari leher Jacob.
Senyuman Jacob semakin merekah melihat wajah dan tingkah Naomi yang gugup, itu terlihat semakin imut dan menggemaskan.
"Benarkah?" tanya Jacob memalingkan kembali wajah Naomi kearahnya.
Jacob menatap mata Naomi dengan lekat, mata bening yang indah itu terlihat malu-malu.
Jacob menarik pinggang Naomi semakin merapat padanya, dan kemudian mencium bibir Naomi dengan lembut.
"Sayang, kau tidak bisa berbohong, aku tahu kau membayangkan apa yang kukatakan tadi, aku tidak sabaran untuk mempraktekkan apa yang ada dalam imajinasimu dan imajinasi dalam pikiranku juga..aku ingin membuat dirimu melayang dan mendesah memanggil namaku, aku benar-benar sudah tidak sabar untuk melakukannya sayang!" bisik Jacob sembari mencium bibir Naomi.
Wajah Naomi semakin merona mendengar apa yang dikatakan Jacob tersebut, tubuhnya terasa meremang membayangkan apa yang akan dilakukan Jacob pada malam pertama mereka.
Tanpa sadar ciuman Jacob dibalas Naomi dengan penuh semangat, tangannya semakin erat merangkul leher Jacob.
Merasakan reaksi Naomi, senyuman Jacob semakin melebar di sela-sela ciuman Naomi yang mengulum bibirnya.
Jacob menjulurkan lidahnya untuk masuk ke antara gigi Naomi, mencari lidah Naomi, dan Jacob merasakan Naomi juga melakukan hal yang sama.
Mereka saling mengulum dan saling memilin dengan lembut, ciuman mereka begitu perlahan menikmati apa yang mereka rasakan.
Tangan Jacob mengelus paha Naomi dengan ritme yang lembut, dan perlahan jemarinya masuk ke sela-sela rok Naomi.
__ADS_1
Suara mendesah Naomi semakin membuat Jacob melayang, ingin merasakan Naomi lebih lagi, dan ingin menyentuh setiap inci seluruh tubuh Naomi.
Bersambung.....