Kau Hanya Milikku

Kau Hanya Milikku
Bab. 63. Keraguan


__ADS_3

Bayu segera meraih kunci itu dari tangan Pak Anwar dan tidak ingin terlalu berlama-lama di tempat itu.


"Makasih banyak Pak, dan senang bekerja sama dengan bapak," timpal Pak Anwar lagi dengan seulas senyumannya.


"Kayaknya bukan asli orang sini, dari cara bicaranya yang menunjukkan hal itu dan penampilannya juga sepertinya orang kaya," lirihnya Bapak pemilik mobil sewa tersebut.


"Iye Pak, apa kita bilang itu benar sekaliki, tapi baguski tauwa Pak karena tidak menawarki seandainya dikasihki harga tinggi tadi pasti untung banyakki Bos," timpal anak buahnya Pak Anwar.


"Itu saja bersyukurki karena tidak menawarji dan lumayan besarji kidapatka jadi syukuri saja apa yang ki dapat ini hari dan semoga lama napake mobilka" ucap pak Anwar lagi.


"Amin ya rabbal alamin" ucap Nawir yang mengaminkan ucapan atasannya itu sang pemilik mobil rental.


Bayu melajukan mobilnya dan mencoba untuk mengingat jalan ke tempat di mana dia membeli minuman serta mabuk-mabukan.


"Kalau itu bukan Mirna, gimana kalau perempuan itu hamil atau perempuan itu Istri orang gimana jadinya,"


Bayu mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang saja dan menikmati keindahan di sisi jalan yang dia lewati. Ia berharap apa yang dilakukannya ini semua menghasilkan sesuatu yang sangat baik dan melancarkan semua yang diinginkannya.


"Ya Allah… lancarkanlah semuanya semoga aku bisa menemukan keberadaan bukti yang akurat tentang kejadian malam itu," batinnya Bayu dengan tangannya masih setia di kemudi setir mobilnya.


"Ya Allah bantulah Aku untuk memecahkan misteri ini dan kalau emang malam itu bukanlah Mirna Aku akan mencarinya dan akan siap bertanggung jawab apa pun yang terjadi ke depannya, aku siap kalaupun aku dipenjarakan," cicitnya Bayu.


Sedangkan di Ibu Kota Jakarta, Selia tidak tahu harus gimana karena mendapatkan tugas dari atasannya untuk memberikan langsung ke tangan Galang berkas yang sudah dia kerjakan bersama rekan kerjanya.


"Apa boleh bapak saja yang langsung bawa semua berkas ini di tangan Presiden Direktur Pak Nathan," tanyanya Selia yang berharap permohonannya dikabulkan oleh Pak Nathan.


"Maaf!! Selia ini sudah diputuskan oleh Pak Galang presiden direktur kita dan tidak boleh diwakilkan oleh orang lain," jelasnya Pak Nathan yang masih melihat ke arah Selia.


"Maaf sepertinya Bapak perhatikan kamu akhir-akhir ini selama Pak Presdir mulai bekerja mengantikan ayahnya kamu sepertinya menghindar jika bapak perintahkan kamu untuk bertemu dengan Pak Presiden direktur kita itu, apa ada yang membuat kamu tidak nyaman atau ada Masalah yang kamu dapatkan jika bertemu dengan Pak Galang?" tanya Pak Nathan selaku atasannya yang menelisik dan menyelidik apa yang sebenarnya terjadi pada Selia.

__ADS_1


Pak Nathan tidak ingin Selia tidak nyaman bekerja sehingga memutuskan untuk pergi dari perusahaan tersebut dan membuat perusahaan kehilangan karyawan yang sangat berpotensial itu.


Selia sedikit memikirkan semuanya yang akhirnya sedang melamun dan tidak mendengar perkataan dari atasannya itu. Pak Nathan seakan-akan tubuhnya berada di dalam ruangan tersebut tapi pikirannya melanglang buana hingga ke ruangan Presdirnya.


"Selia kamu baik-baik saja kan?" tanyanya Nathan dengan raut wajahnya yang bingung.


Pak Nathan sekaligus khawatir dengan keadaan Selia. Pak Nathan berfikiran jika Selia kesambet sesuatu yang berbau makhluk astral karena, sedari tadi sudah berusaha untuk menyadarkan tapi tidak berhasil.


Pak Nathan kembali memukul dan menggebrak mejanya tetapi dengan kekuatan yang lebih kuat dari sebelumnya. Selia langsung terjinkak dan tersentak terkejut dari duduknya karena terkejut dengan tepukan meja tersebut.


"Eehhh maaf Pak!, tadi bapak bilang apa, kalau boleh tahu?" tanya Faika yang berusaha menetralkan perasaannya karena masih terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Pak Nathan.


"Maafkan bapak tidak bisa mengabulkan permohonan kamu dan ini sudah menjadi perintah dari Pak Galang sendiri dan mutlak kamu yang harus turun tangan langsung," tuturnya Pak Nathan.


"Ohh kalau gitu, saya pamit dulu Pak sekalian mau antar berkas ini, aku tidak ingin mendapatkan omelannya Pak Presdir galak itu!" Canda Selia yang berjalan ke arah luar lalu meninggalkan Nathan yang masih nampak kebingungan dan keheranan.


"Kalau dugaannku benar sepertinya mereka ada hubungan yang spesial dari keduanya, karena tidak mungkin Pak Galang bela-belain membelikan sepatu yang banyak untuk gadis dari kampung itu tapi cantik, apa lagi dengan harga yang cukup Mahal," Pak Natan membatin.


Sekertaris tersebut pun menatap ke arah Selia yang tampangnya nampak banyak beban pikiran seakan-akan Selia punya banyak hutang saja dengan rentenir.


"Tumben banget Selia datang tapi, enggak menyapa dan sepertinya dia sedang mengkhayalkan sesuatu, tapi aku kok kepo yah," cicitnya April yang kebingungan melihat tingkah lakunya Selia yang tidak seperti biasa.


Selia terus berjalan dan melangkah kakinya ke arah pintu ruangan tersebut tanpa harus mengetuk terlebih dahulu saking seriusnya dengan lamunannya itu.


Tapi tangannya belum memutar kenop pintu itu, Pintu tersebut terbuka lebar dari arah dalam ruangan tersebut. Dia langsung terdiam dan berdiri mematung menatap kosong wajah orang yang ada di depannya.


Untung jalan yang dilaluiny hanya lurus saja dan tidak perlu naik tangga atau pun naik lift lama. Kalau tidak kemungkinan besarnya Seliaa akan terjatuh atau pun menabrak sesuatu.


Menunggumu dalam kesabaran lebih indah bagiku daripada mengungkapkannya. Menantimu dalam doa lebih bermakna daripada menjelaskannya.

__ADS_1


...****************...


Jangan Lupa untuk mampir juga ke novel Aku yg lainnya dengan judul di bawah ini yang ceritanya juga bagus dibanding dengan Kau Hanya Milikku dijamin seru juga loh..



Dilema Diantara Dua Pilihan


Cinta dan Dendam


Pelakor Pilihan


Hanya Sekedar Pengasuh


Cinta ceo Pesakitan


Ketika Kesetiaan Dipertanyakan


Menggenggam Asa


Cinta Kedua CEO


Pesona Perawan



Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...


Mohon maaf jika ada penulisan yang salah atau terdapat typo..

__ADS_1


Tetap Setia Dukung Kau Hanya Milikku dengan cara: like setiap babnya, komentar, gift seikhlasnya, Rate Bintang 5 dan Favoritkan juga yah..


__ADS_2