
Karena sudah larut malam ketika sampai di Kota Makassar kota dengan julukan angin mamiri itu dan melajukan mobilnya ke Hotel Clarion yang ada di jalan Andi Pangerang Pettarani Makassar. Dia setelah cek in buru-buru berjalan ke arah Lift dan bergegas menuju kamarnya.
Bayu sudah sangat lelah dan ingin segera mengistirahatkan tubuhnya karena seharian full berada di balik kemudi mobilnya. Bayu secepatnya membersihkan seluruh tubuhnya yang terasa lengket dan hanya handuk saja yang sebatas lutut yang melindungi dan menutup sebagian tubuhnya terutama aset berharganya itu.
Selama beberapa jam Bayu melakukan perjalanan mulai dari Jakarta ke Makassar hingga ke kabupaten Gowa dan sekarang berada di daerah Takalar.
Hanya untuk mencari keberadaan perempuan yang sempat mendampinginya melewati malam yang sangat panas. Awalnya Bayu menduga dan mengira kalau perempuan itu adalah mantan istrinya Miranda.
Batu awalnya berniat ingin memberikan pelajaran yang setimpal kepada Mirna dalam keadaan mabuk pengaruh dari minuman alkohol yang sempat dibeli di salah satu toko yang ada di sekitar Highland Malino.
Tapi ternyata, salah sasaran dan berakhir dengan cewek remaja yang baru saja lulus dari sekolah menengah atas. Bayu bertekad untuk mencari perempuan itu hingga ketemu
Bayu karena ingin menebus segala kesalahannya dan dosanya. Nathaniel ingin bertanggung jawab kepada perempuan itu jika kelak Allah mempertemukan dia dengan cewek itu.
"Aku harus segera berangkat ke Jakarta, aku tidak ingin terlambat lagi dan semoga pencarian ku di Jakarta tidak sesulit yang terjadi di Sulawesi Selatan," gumamnya Bayu.
Bayu sudah bersiap untuk berangkat kembali ke Ibu kota Jakarta. Ia terlebih dahulu mengembalikan mobil rental yang sempat dia sewa selama dua hari, padahal rencana awalnya untuk tiga hari.
Bayu mengemudikan mobilnya ke arah jalan Andi Pangeran Pettarani Makassar, karena ingin mengembalikan mobil rental tersebut.
"Pagi Pak" ucap Nathan saat membuka pintu kantor pak Aldiansyah selaku pemilik sorum rental mobil tersebut.
"Pagi, silahkan duduk Pak!" ucap Pak Aldiansyah yang langsung berdiri dari duduknya setelah melihat orang yang sudah merental mobilnya.
Bayu langsung duduk di hadapan Pak Aldiansyah lalu menyodorkan kunci yang dia ambil dari dalam kantong celananya.
"Makasih banyak Pak!" Tuturnya Bayu setelah berhasil menyerahkan kunci mobilnya ke tangan sang pemilik.
__ADS_1
"Saya kira Anda menyewa mobil ini untuk tiga hari kok dikembalikan Padahal ini baru dua hari loh, apa yang terjadi apa ada masalah dengan mobilnya Pak?" tanya beruntung bapak Aldiansyah selaku pemilik sorum penyedia jasa mobil rental mobil yang ada di daerah Makassar kota.
"Alhamdulillah pekerjaan saya di Makassar sudah beres Pak jadi rencananya ini hari Saya akan balik ke Jakarta," jawab Bayu dengan senyuman khasnya.
"Saya kira ada apa dengan mobilnya pak atau bapak tidak puas dengan kinerja dari kami, tapi Alhamdulillah bukanji hal seperti itu" tutur Pak Aldiansyah.
"Iya, malahan saya berterima kasih karena mobil bapak bisa mengantar saya hingga ke tempat yang saya inginkan dengan selamat tanpa ada kendala dan halangan yang berarti Pak!' pungkasnya Bayu.
"Alhamdulillah kalau bapak puas dan suka dengan mobil kami" timpal Pak Aldiansyah.
Setelah merasa cukup berbasa-basi dengan pak Aldiansyah. Bayu pun berpamitan kepada Pak Aldiansyah kebetulan karena, pesawatnya akan segera berangkat ke Jakarta dan Nathan takut jika terlambat berangkat ke Jakarta.
"Kalau gitu saya pamit dulu pak, kebetulan pesawat Saya akan segera berangkat" ucap Nathan sambil menjabat tangan Pak Aldiansyah.
"Sama-sama Pak dan hati-hati di jalan, Ki ingat saja sempat datang lagi di Makasar terus butuh mobil sewa ke sini saja!" Jelas Pak Aldiansyah saat mengantar Bayu hingga ke depan jalan raya.
Bayu masuk ke dalam mobil yang berhasil dia pesan dari aplikasi yang ada di hpnya. Ojek online tersebut mengantar Nathan hingga ke depan Bandara internasional Sultan Hasanuddin Makassar yang ada di Kabupaten Maros.
"Makasih banyak Mas," ucap syukur Supir tersebut.
"Sama-sama," jawab singkat Nathan.
"Maaf Mas uangnya lebih loh!" teriak driver ojol tersebut.
Baru ingin membuka pintu mobilnya, Nathan berjalan ke arahnya dan langsung membalas teriakan supir tersebut.
"Itu untuk bapak saja," ujarnya Bayu dengan seulas senyumannya lalu berjalan kembali ke dalam Bandara.
__ADS_1
...----------------...
Jangan Lupa untuk mampir juga ke novel Aku yg lainnya dengan judul di bawah ini yang ceritanya juga bagus dibanding dengan Kau Hanya Milikku dijamin seru juga loh..
Dilema Diantara Dua Pilihan
Cinta dan Dendam
Pelakor Pilihan
Hanya Sekedar Pengasuh
Cinta ceo Pesakitan
Ketika Kesetiaan Dipertanyakan
Menggenggam Asa
Cinta Kedua CEO
Pesona Perawan
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
__ADS_1
Mohon maaf jika ada penulisan yang salah atau terdapat typo..
Tetap Setia Dukung Kau Hanya Milikku dengan cara: like setiap babnya, komentar, gift seikhlasnya, Rate Bintang 5 dan Favoritkan juga yah..