Kau Mengatur Takdirku Sangat Indah

Kau Mengatur Takdirku Sangat Indah
Adiba cantik natural


__ADS_3

Dengan perintah tuannya GS group sepi


skretaris cantik itu dengan bahagianya,karna dalam keadaan cuti pun dia masih di beri kesempatan bersama seseorang yang dia kagumi


mobil Adiba di parkir di deretan mobil mobil yang ada di halaman pak Irawan


pak Mus sudah siap di dekat pintu mobilnya dan membukakan pintu mobil Adiba


"mari nona "


pak Mus mempersilahkan Adiba masuk dan membuntutinya di belakang


"pak Mus sebentar lagi beberapa teman saya


akan datang untuk membantu saya menghias


rumah ini"


"iya nona"


Di dalam sudah tampak beberapa pelayan dan beberapa chef terkenal sedang mengerjakan tugas mereka masing masing ,ingin mempersiapkan keperluan pesta


sesuai permintaan pak Irawan rumah itu akan di hias dengan warna hiasan putih dan pink pucat.


Di sela sela kesibukan Adiba bersama teman temannya menghias, Malik muncul dengan beberapa orang dari luar dengan membawa beberapa barang perlengkapan pesta juga ,rasa rindunya sudah terobati


karna lemparan sunyum dari Malik


"abil dia tampak lebih cantik jika natural,dengan gamis santainya itu"


adiba mengenakan gamis kain kaos tebal berwarna kopi susu dan jilbabnya yang berwarna Milo


" iya tuan"


abil menjawab sambil terus berjalan di samping Malik


"setelah pesta ini selesai aku akan mengatakanny pada tuan ,bahwa aku akan melamarnya"


"semuga berhasil tuan"

__ADS_1


"hi,,,pesananku mana"


Aliya mengagetkan mereka berdua


"aduh,,,,aku lupa, habis kau pesannya di tengah tengah hiruk pikuknya kami mempersiapkan pesta"


seperti biasa kalau Malik lagi keluar selain pekerjaan pasti dia selalu pesan cilok bakar yang selalu nongkrong di dekat gang pertama rumahnya,


aneh ya artis terkenal yang bisa pilih menu makan sesuka hatinya ,masih menyukai makanan rumahan buatan orang menengah ke bawah


"alah alasan kamu saja,ya sudah lah aku ngilernya besok saja setelah pesta"


dia bergegas meninggalkan Malik dan menuju Adiba yang tengah menyusun hiasan hiasan pesta di tangannya ,


"saya bisa bergabung"


"nona ?"(Adiba)


" nona ada dibrumah?"


"kalau bukan saya trus siapa?"


"apa nona tidak ke lokasi??"


"nona diam saja,kan ini pesta nona,biar say yang siapkan dengan mereka,di jamin tidak akan kecewa"


" aku bosan ,,,setidaknya suruh aku sesuatu,memasang kek,menggunting atau apa gitu?"


"apa pacar nona tidak hadir besok?"


"aku tidak berani mengundangnya"


sambil tangan mereka tetap fokus dengan pekerjaannya


"sebenarnya Malik berjanji kemaren.


katanya mau bantu aku ,bilang ke papa kalau pacar aku akan datang melamar,tapi entahlah apa dia sudah bilang apa tidak"


"apa kalian sering ngobrol"

__ADS_1


" secara langsung si jarang,karna kami memang tidak pernah ada waktu,kami ngobrolnya lewat chat atau video call"


"owh,,,"


"orang tuamu hadirkan besok?"


"Alhamdulillah kami sekeluarga dapat undangannya"


"apa sih isi undangannya?"


" tidak ada acara khusus,cuma tertera


kejutan buat anda tulisannya"


"papa memang aneh aneh saja"


Di dalam kamar Malik ,abil sudah sibuk membingkis hadiah untuk Aliya,hadiah yang di beli Malik tadi di sebuah toko pakaian


"aku yakin dia tidak akan suka dengan hadiahku ini abil,tapibaku berharap suatu saat


dia akan memakainya,"


"muda mudahan saja dia suka tuan"


Malik tidak menjawab perkataan abil


Malik mengambil hpnya yang sedang menyala,barangkali ada pesan masuk


ternyata pesan dari Aliya


Aliya mengirim pesan gambar selfinya


bersam Adiba yang sibuk mempersiapkan hiasan pesta


" lihatlah abil ,dia begitu cantik"


"yang mana tuan?" abil menggoda


"mereka berdua"

__ADS_1


"dia apa mereka yang tuan puji"


"ah sudahlah kau ini"


__ADS_2