Kau Mengatur Takdirku Sangat Indah

Kau Mengatur Takdirku Sangat Indah
mas kawin di cicil


__ADS_3

 


beberapa mobil mewah berjejer di area parkir masjid darul muttaqin,di dalamnya sudah ada beberapa orang orang besar dan ternama sudah nampak bersila mengitari pengantin pria yang tengah di pegang tangannya oleh penghulu


 


" wahai saudara Malik saya nikahkan dan saya kawinkan anda dengan saudari Aliya dengan mas kawin,,,"


penghulu berhenti di kalimat itu,karna memang belum sempat menanyakan kepada mempelai wanita maskawin apa yang di inginkan ya,cuma ada seperangkat alat salat di depannya,penghulu meminta seseorang bertanya pada mempelai wanita mau minta mas kawin apa,seseorang itu menuju mempelai wanita yang ada di belakang satir bersama rombongannya,artis yang tidak pernah berjilbab,melaksanakan pernikahannya di dalam masjid,dengan gaun tetutup,bisa kebayang enggak,,gimana keadaan Aliya waktu itu,


" neng penghulu menanyakan,mint mas kawin. apa katanya?"


Aliya tidak menjawab,dan sama sekali tidak memperhatikan orang itu,


" nak,,,jawablah orang ini bertanya padamu" bujuk Irawan lembut,sepertinya Aliya tersebtuh hatinya,melihat papanya yang


memohon di telinganya


" kalau saya minta mas kawin perusahaan apa akan di beri"


" kalau perusahaan kenapa harus meminta,,kan memang perusahaan itu atas namamu dan Malik"....


Aliya terdiam mendengar kata papanya


dia hany tidak habis fikir saja ,kenapa papanya sudah sejauh itu memikirkan kehidupannya dan Malik


" kenapa ayah,kenapa harus ada Malik,kenapa bukan namaku saja?"


" sudahlah nak,ini bukan saat yang tepat untuk berdebat,kasian penghulu menunggu,suatu saat nanti kamu pasti akan menyesal kenapa kamu meragukan Malik"


"tidak akan ayah".


"baiklah ,katakan apa mas kawin apa yang kau inginkan?"


", aku ingin seperangkat alat salat dan,dia menghantam Alquran sebanyak 3, kali".

__ADS_1


Aliya berfikir,dengan begitu,akan menunda malik menjadi suami se utuhnya,sebelum dia menyelesaikan hatamannya,dan dia akan mencari cara tetap bercerai


", apa?"seseorang itu terkejut dengan maskawin yang Aliya minta.


" pergilah dan katakan pada penghulu ,yang kukatan tadi"


kemudian orang itu menhadap penghulu dan menyampaijan kata kata Adiba,penghulu itu sedikit terkejut,dan krnudian tersenyum


"bersyukurlah anda tuan Malik,sebelum menjalani rumah tangga dengan istri tuan,beliau sedang berusaha mendekatkan rmtuan Malik dengan sang pencipta,muda 2han setelah menikah, dia akan menjadi istri yang senantiasa medekatkanmu pada sang pencipta"


" Amin," sahut Malik


" saya terima nikah dan kawinnya Aliya binti Irawan dengan mas kawin seperangkat alat alat shalat dan hatam Alquran 30 Junus 3 kali dengan di cicil"


dengan tegas dan lancar Malik mengucapkan kalimat itu


" Alhamdulillah"


serentak isi ruangan itu mengucap syukur


selesai akad nikah,Syariful Anam di lantunkan,Malik menuju pak Irawan dan Hesti ,dia mencium tangan Irawan dan irawan memeluknya,air mata Malik sudah tidak bisa di bendung lagi,sampai sesenggukan ,di pelukan pak irawan,pak Irawan hanya mengelus elus punggungnya,entah kenapa Aliya juga turut meneteskan air mata,apalagi Hesti,,


" amin,amin" ucap Malik sesenggukan


setelah selesai dari pelukannya Malik menatap Aliya sebentar yang berada di


tengah tengah Irawan dan Hesti,kemudian mencium tangan hesti dan memeluknya


", muda mudahan kalian selalu bahagia"(Hesti)


"amin amin"


tanpa memeluk Aliya Malik kembali ke tempatnya tadi tepat di samping kanan abil


usai sudah acara akad nikah,rombongan orang orang besar itu ,satu persatu meninggalkan masjid setelah memberi selamat kepada Malik,Malik berdiri melihat kepergian orang orang itu,dan Irawan menyerahkan tangan Aliyah ke tangan Malik

__ADS_1


" ayo abil,kita kembali sekarang''


"' mari tuan"(abil)


Malik berjalan menggandeng tangan Aliya ke mobil ,sesuai permintaan ayah mertuanya,tapi entahlah ada apa dengan Aliya ,dia menurut saja ,,,


*****.,


Rumah Irawan ramai denga orang orang yang mempersiapkan acara resepsi besok Irawan menyuruh Aliya dan Malik masuk dan beristirahat,biar besok segar kembali,


Aliya dan Malik menuju kamar masing masing


tapi Aliya terkejut melihat kamarnya yang sudah penuh dengan hiasan dan aroma melati


,tanpa pedulikan hal itu ,dia lepas satu persatu aksesorisnya didepan kaca riasnya


seharusnya bukan kamu yang saat ini bersanding denganku Malik


di dalam kamar di segera ganti baju,dan berwudluk ingin segera melunasi hutangnya


karna dia tidak ingin main main dengan janjinya kepada Allah dan di hadapan orang banyak


di sela sela bacaannya,tiba tiba ada yang mengetuk pintu


Malik menyuruhnya masuk,


" tuan ,tuan besar meminta tuan untuk pindah ke kamar non Aliya"


" tapi saya belom melunasi mas kawin saya".


", tapi ini perintah"


" biar saya yang akan bicara nanti dengan tuan besar"


" baiklah tuan,dan apa tuan butuh sesuatU?'"

__ADS_1


", tidak terima kasih"


pak Mus keluar setelah mendengar penjelasan Malik,Malik meneruskan bacaannya,entah kapan dia akan menyelesaikan cicilannya


__ADS_2