Kau Mengatur Takdirku Sangat Indah

Kau Mengatur Takdirku Sangat Indah
kepedihan malik


__ADS_3

Pesta sudah selesai ruangan itu sudah mulai sepi,tinggal beberapa pelayan yang masih membereskan ruangan ,


Malik duduk terpaku di teras samping rumah ,sepertinya matanya belum mengantuk


padahal malam sudah hampir pagi,dia menekan bagian belakang kepalanya


"tuan ini sudah hampir pagi,


apa tuan tidak ingin tidur?" pak Mus memecah keheningan,suara yang pelan tampak terdengar sangat nyaring di kesunyian malam


"eh pak Mus ,belum tidur?"


aduh tuan muda di tanya malah balik nanya


"saya masih belum rampung tuan,sebaiknya tuan muda masuklah kekamar,cuaca malam seperti ini tidak baik untuk tubuh"


"pak Mus duluan saja,saya masih belom mengantuk"


"apa tuan muda mau saya bawakan minuman?"


"tidak usah"


kenapa dengan tuan muda ,kok sepertinya ada kesedihan yang sangat dalam di matanya(pak Mus)


Malik kembali pada posisinya semula ,dia mencoba menahan rasa sakit yang kini mulai


mencabik cabik hati dan perasaannya.


"wah ustadz Ali wah!"


Aliya mengejutkannya,dia menolah noleh


takut ada yang mendengar karna suara Aliya begitu keras, tapi syukurlah penghuni rumah sudah larut dalam mimpinya semua


"Aliya kau,"

__ADS_1


" iya aku tuna Ngan mu"


"kau belum tidur?"


" ustadz Ali,atau tepatnya peresiden direktur


MALIK ALI ABROR,kau sangat lihai rupanya dalam memainkan sandiwara ini,lamanya kau di luar negri sudah membuatmu pintar mengambil kepercayaan orang,mengambil hati seseorang,tapi tidak denganku"


"Aliya apa maksudmu?"


" masih berpura pura juga kau rupanya?"


Aliya menumpahkan seluruh kemarahannya yang dari tadi Dian tahan


" kau masih ingat dengan semua tulisanmu di chat ku,kau bilang kau akan membantuku


untuk mengatakan tentang hubunganq dengan ****** ke papa, dari awal aku ngasih tau ke kamu bahwa aku punya seseorang ,tapi aku masih belom berani memperkenalkannya pada keluargaku,kau bilang kau akan memberi tahu papa secara pelan pelan,asal aku mau merubah sedikit dari pakaianku dengan yang lebih tertutup,


aku mengikuti semua syaratmu,tapi mana,dan kapan kau pernah membicarakan tentang aku dan ***** pada papa,dan sekarang kau memakaikan cincin di jariku,kau benar benar rakus tuan Ali, selain orang tuaku


kau juga menginginkanku,kamu jangan bermimpi dengan melingkarnya cincin ini


silahkan nikmati kemenangan tuan Ali,nikmati. harta orang tuaku,tapi jangan pernah mengharapkan cintaku"


Malik hanya tetap terdiam menerima semua lontaran kemarahan Aliya,perasaannya yang sudah dari tadi terasa tercabi cabik kini


semakin hancur dengan tuduhan Aliya yang sama sekali tidak benar


Aliya berlalu dari hadapan Malik,dia jatuhkan tubuhnya di tempat tidurnya, ad 17 panggilan dari ***** di hpnya,dia tidak berani


menelponnya balik


"pasti dia sudah tau,kan acara ini di liput


bagaimana aku menjelaskannya besok,"(Aliya)

__ADS_1


dia melihat beberapa pesan dari pacarnya itu


" selamat ya Aliya ,tuan Malik lebih pantas dari pada ku ,yang hany orang biasa,bukan bos dan bukan entertain juga,muda mudahan


kalian langgeng,"


Aliya menangis membaca pesan dari kekasihnya ,dia ingin malam cepat berlalu ,ingin segera menjelaskan apa yang


sebenarnya terjadi,dia tidak berani membalas


pesan kekasihnya,


*****


Adiba meluapkan semua air matanya di bantal tidurnya,yang dia tahan sedari tadi di pesta,


ternyata pesta yang kusiapkan adalah untukmu ,untuk pertunanganmu, ternyata benar semua jawaban yang selalu kau berikan di media "kita hany saling menyemangati dalam karir,tidak ada perasaan spesial" mungkin aku saja yang terlalu berharap,tapi apa maksud perkataanmu waktu itu pada abil, kau hanya menunggu untuk menghalalkannya, siapa yang akan kau halalkan aku atau Aliya,kenapa sih aku terlalu


serakah mengharapkan lebih padamu,padahal kau memang tidak pernah mengatakan apapun padaku,khayalan tingkat ini benar benar telah menjatuhkanku,dan membuat remuk seluruh jiwa dan ragaku


*****


Lantunan ayat suci melai terdengar dari speaker masjid,itu tandanya adzan subuh akan segera berkumandang,malik bangkit dari tempat duduknya dan berwudlu


dia ganti pakaian pestanya dengan sarung dan kopyah lengkap dengan sorbannya


Dia langkahkan kakinya di jalanan yang masih sepi karna memang masih belum subuh, dia dirikan salat dua rakaat dan


mengadukan semua kepiluannya pada sang pencipta


" Ya Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang,kau yang mengatur segala yang ada di langit dan di bumi,kau yang menentukan jodoh dan kematian,aku tak ingin


memberontak ataupun menentang dengan apa yang telah engkau gariskan untukku


aku hanya mohon pertolonganmu ya rob,,,,,

__ADS_1


(air matanya mulai deras bercucuran) kuatkanlah aku menghadapi semua rasa sakit ini,kuatkan aku dalam menerima tuduhan tuduhan Aliya,dan jika Aliya memanglah takdirku ,tolong hilangkan lah perasaanku pada Adiba ya Allah,ya Allah yang maha memberi pertolongan, kabulkanlah semua doaku!


Amin!,,,,!!!!


__ADS_2