
Adiba terpaksa memberikan surat pengunduran dirinya ke staff GS group,karna
ruangan Malik belom di buka,setelah memberikan surat Adiba kembali pulang,
sesampainya di kamar ternyata Adiba tidak menemui suaminya di kamar,karna memeang Malik sedang mengajar, dia menunggu saja
di kamar sambil melihat lihat kitab yang tertata rapi di rak sebelah lemari,kemudian dia ambil salah satu kitab yang ukurannya agak tebal,Dzurrotu Nasihin ,tepatnya judul kitab itu,dia membuka dan mencoba membacanya.
ternyata aku masih bisa kayak ginian
dulu jenengan yang memegang kitab ini Gus,aku sangat suka jika kau yang memberi
penjelasan tentang isi kitab ini,tapi takdir itu
memang aneh,siapa yang akan menyangka bahwa sekarang jenengan sudah jadi suamiku
Adiba memeluk kitab itu,dan senyum senyum sendiri
" neng ,kenapa ad disini?"
suara Gus hafid mengagetkan Adiba
seketika Adiba menghampirinya dan mencium punggung tangan Gus hafid,hati Gus hafid bergetar dengan sikap Adiba pagi itu,tak terasa netranya mengembun,dia mengelus kepala Adiba yang cukup lama mencium punggung tangannya,itu pertama kalinya Adiba mencium tangan Gus hafid,setelah Adiba mengangkat kepalanya
Gus hafid buru buru menghapus air matanya
" kenapa pulang pagi neng"
"saya sudah mengundurkan diri gus"
" apa?"
"iya Gus,saya ingin membantu pesantren ini semampu saya,doakan saya ya Gus,muda mudahan saya di beri kekuatan"
Gus hafid tercengang mendengar kata kata istrinya,sepertinya dia tidak percaya dengan apa yang didengarnya,karna bahagianya Gus hafid tanpa sadar telah memeluk tubuh Adiba yang masih tetap dengan seragam kantornya,seperti menikmati pelukan itu,Adiba diam saja,
__ADS_1
ya Allah terima kasih ya Allah terima kasih
" kenapa menangis Gus"
" saya hanya bersyukur,neng Allah telah menjawab doa doa ku"
kembali dia merekatkan tubuhny di tubuh Adiba,setelah sadar barulah dia melepaskan pelukannya
"maafkan saya neng,saya tidak sengaja,saya terbawa suasana saja"
"maaf untuk apa Gus?"
"karna tanpa sengaja saya memelukmu"
kenapa minta maaf Gus,lupakan keputusanku yang konyol itu,aku istrimu,kapan saja kau boleh menyentuhku
" baiklah neng,sekarang duduklah dan ceritakan apa tanggapan Malik tentang pengunduran diri ini"
mereka berdua duduk dan mulailah Adiba menjawab pertanyaan Gus hafid
" dia memang orang bijaksana,beruntunglah
pak irawan memiliki dia,pantas saja dia menjodohkan nya dengan putrinya,karna Malik memang orang yang baik"
kenapa dada ini masih terasa sakit mendengar jenengan memuji kebaikan Malik
apa rasa itu masih ada,ah sudahlah ,biarkan rasa ini menyakitiku,kenyataannya adalah aku istri orang lain dan Malik suami orang lain
"kenapa bengong?gantilah bajumu sekarang"
" apa di santri putri ada mata pelajaran yang tidak ada gurunya"
" banyak ,karna memang masih mencari guru wanita untuk mengajar di santri putri, untuk saat ini,masih sering para asatidz yang mbantu mengisi jadwal di santri putri"
" baikalh Gus,muda mudahan saya mampu ya
__ADS_1
membantu menyalurkan ilmu saya"
"amin....."
" baiklah saya kembali ke kantor ya sekarang,kau istirahatlah dulu"
******
setibanya di kantor semua karyawan dan staff staff sudah sibuk dengan pekerjaannya,
kini ruangan skretaris lebih sering koson,karna Malik lebih sering meminta abil untuk bekerja di ruangannya,tak lama mereka berada di dalam ruangan,ada suara ketokan pintu dari luar,Malik memerintah abil membukakan pintu,abil membukakan pintu dan meyuruh staff wanita itu masuk
staff itu menuju meja Malik,
" tuan nona Adiba menitip ini "
menyodorkan amplop coklat
" taruhlah di meja"
wanita itu meletakkan amplop itu ,kemudian mohon diri
Malik memriksa isi amplop yang berisi pengunduran diri Adiba,kemudian dia rebahkan kepalanya di sandaran kursi kerjanya,hingga matanya menatap langit langit ruangan,sebentar bangkit,sebentar direbahkan di lakukannya berkali kali,
abil hanya melirik tingkah laku tuannya itu
" bekerjalah lebih semangat lagi abil,karna dia
benar benar telah mengundurkan diri,setelah satu bulan aku akan mempromosikanmu kepada papa,aku harap dalam satu bulan ini,hasil kerjamu bisa diterima oleh papa,karna aku tidak mau,staff wanita di bawah Adiba itu yang menggantikan Adiba"
kau baik sekali tuan,terima kasih sudah percaya pada saya (abil)
"saya usahakan tuan,sepertinya malam pertama tuan berjalan lancar?"
sambil menggerakkan mouse abil menggoda tuannya,Malik seperti tersendat mendengar godaan abil
__ADS_1
" fokuslah pada pekerjaanmu!"