Kau Mengatur Takdirku Sangat Indah

Kau Mengatur Takdirku Sangat Indah
REKENINGNYA ZONK


__ADS_3

Dua bulan sudah Malik lewati masa


pernikahannya dengan Aliya,dia harus terbiasa dengan sikap Aliya yang selalu menentangnya,dia harus terbiasa dengan Aliya yang selalu keluar malam,dikala semua sudah terlelap tidur dan anehnya malam itu kenapa Aliya tidak keluar?


Dia hanya berbaring dan berkali kali menggeser geser layar handphonenya,sepertinya ada kemarahan yang di pendamnya


kenapa dia ?apa dia punya masalah dengan kekasih gelapnya?atau mungkin dia di putusin?


ah sudahlah ,bukan urusanku,yang penting aku sudah memenuhi tanggung jawabku,mengingatkannya,bahwa tindakannya adalah dosa besar,tapi apa dayaku,aku hanya takut,jika sampai aku adu lisan,dan kelewat batas,papa akan mendengarnya,dan apa yang akan terjadi padanya?muda mudahan Allah mengampuni ketidak berdayaanku


sesekali Malik memperhatikan Aliya dari balik selimut,Aliya juga semakin aneh tingkahnya,dia sering bolak balik kamar mandi,entahlah apa yang dia lakukan


kemana sih kok di hubungi tidak bisa,dikontrakkan nya juga gak ada,


gak tau apa kalau aku lagi memikirkannya


akhirnya Aliya menyerah dan meletakkan hapenya, tanpa ada tegur sapa mereka berdua sama sama hanyut dalam mimpi masing masing


*******


seakan tak pernah lelah ,matahari selalu setia menjalankan tugasnya,dia keluar perlahan dari persembunyiannya,dan menebarkan kehangatannya di seluruh penjuru bumi,tapi tak sehangat suasana hati Malik yang selama dua bulan ini,telah lupa bagaimana caranya dia untuk tersenyum


atau tertawa , dia hanya tau bahwa pagi dia harus bekerja sampai sore dan malam dia harus menghadapi istrinya yang bahkan perangainya lebih buruk dari pada monster


Malik yang tengah menggeser geser pangkal dasinya didepan cermin rias tampak terheran melihat Aliya yang tengah menggeledah seluruh lemari,laci,dan semua tasnya,Malik yang sudah lama tutup bahasa dengannya,mencoba mencari jawaban atas penasarannya


" ada yang bisa aku bantu?"


" aku tidak butuh bantuanmu"


tanpa ingin membahasnya Malik turun kebawa karna sepertinya abil sudah menunggunya


kemana sih kok pada hilang card ku


apa jangan jangan ketinggalan di kontrakan ***** ,oh iya terakhir kali aku jalan sama dia


dua hari yang lalu ,aku kan bawa dompet yang berisi card card ku, apa jangan jangan dia sudah membawanya kabur?tidak tidak,dia bukan orang seperti itu,ya ampun Kana sih?

__ADS_1


kenap sih dari kemaren di telfon gak di angkat angkat.


Aliya menggerutu dan terus saja dia mengeluarkan isi tas yang tersisa satu,sampai tangannya menemukan buku kecil,rekening tepatnya, semua hasil kerjanya telah di masukkan ke rekening itu,dia coba pergi kebank dan ingin memblokir ATMnya,isinya lumayan banyak karna sudah bertahun tahun dia mengumpulkannya,


lain dengan kartu kredit dan fasilitas lain yang


di berikan papanya,karna masih pagi antrian di bank tidak begitu banyak,setelah nomor antrian sampai pada dirinya,dia duduk di kursi


depan meja cs dan menyodorkan buku rekeningnya


" ATM saya hilang mas,saya blokir ,dan mau tarik tunai sebagian"


" apa sudah laporan kehilangan nona?"


"sudah" Aliya mengeluarkan berkas dari tasnya yang di beri polisi waktu melapor sebelum ke bank


" baiklah nona saya cek dulu"


tidak memakan waktu lama ,cs itu itu mengotak Atik mousenya


" mohon maaf nona ,saldo anda tinggal


"apa?????"


seketika tubuh Aliya terasa lemas


"apa nona baik baik saja"


"iya,iya, saya baik baik saja"


Aliya bangun dan tanpa menghiraukan rekeningnya lagi,dia keluar dari bank dengan tubuh lemas,


kurang ajar kau *****,kau benar benar bedebah,kau sudah memanfaatkan ku,


aku terlalu percaya padamu,hingga semua yang kau minta aku berikan,..sekarang sudah


hancur,hancur semuanya,kau uang benar benar bawa kabur semuanya,karna hanya kau yang tau semua pin rahasiaku

__ADS_1


bedebah ....


air mata Aliya bercucuran dengan derasnya,


dia memukul mukul setir mobilnya,dia bingung harus mulai dari mana menjelaskan


ke papanya,bahwa semua fasilitas yang di berikan ya sudah di bawa kabur,termasuk hasil kerjanya sendiri


Sesampainya di rumah Aliya mendapati papanya tengah berjalan mengamati tanaman yang tumbuh di samping rumahnya,Aliya berjalan perlahan menuju Irawan,dan berdiri tepat di sampingnya


entah bagaimana aku mengatakannya,bahwa dia harus memblokir semua card yang di berikannya padaku,jika di bilang hilang,pasti dia akan menyuruhku laporan,dan uang yang masuk ke ATM itu pasti ada, dan uangnya pasti sudah tidak ada,dan jika di tanya,kok bisa, padahal yang tau PINnynya cuma aku,


dan semuanya pasti akan terbongkar,jika tidak di beri tahu,dia pasti akan menggunakan


kartu kreditnya dengan seenaknya,kasian papa


" ada apa kok gak biasa biasanya,kamu mau nemanin saya"


" pa,ada yang ingin Aliya bicarakan sama papa"


"tentang apa,apa kamu sudah hamil?"


" bukan pa,bukan masalah hamil,tapi kartu kredit dan kartu Kartu yang lain yang papa fasilitasi ke aliya"


" kenapa apa isinya kurang?"


untung saja bilang isinya kurang,berarti dia mengira aku sudah menghabiskan semua nya


,berarti aku cukup meminta papa memblokir kartu kreditnya


"bukan ,bukan begitu,Aliya hanya ingin papa memblokir kartu kredit,dan menghentikan tf nya ke ATM"


" kenapa,apa ini Malik yang memintanya?"


aku iyakan saja,kalau atas nama Malik pasti tidak panjang urusannya


" iya"

__ADS_1


" Malik benar benar telah membuatmu berubah,baiklah kalau itu permintaannya,aku akan segera memblokirnya"


,maafkan aku pa......


__ADS_2