
Di perusahaan RMD. Dila yang sibuk dengan membaca beberapa dokumen. Tiba-tiba dikejutkan dengan suara nada dering handphonenya. Dila pun mengangkat handphone.
"Ayah, tumben menelpon. Ada apa Ayah?" tanya Dila.
"Besok Abangmu sudah pulang dari pendidikannya diluar negeri. Jadi sekarangmu siapkan acara penyambutan. Abangmu akan mengganti direktur yang sekarang. Beritakan ke wartawan..!!" perintah ayah Dila.
"Baik Ayah. Dila akan melaksanakannya," Dila berkata dengan hati-hati ke ayahnya.
"Bagus. Ayah tidak mau jika ada kesalahan sedikitpun.!!" kata ayahnya sambil menutup handphonenya.
Ayah Dila tidak suka jika anak-anaknya sembarang berbicara. Dari dulu ayahnya mengajari Dila serta abangnya Dila berbicara layaknya orang yang terhormat dan tidak sembarang berbicara. Ayah Dila adalah presiden perusahaan RMD.
Saat selesai berbicara. Dila langsung mengabari setiap direksi masing-masing bidang untuk mengadakan rapat penyambutan abangnya besok.
__ADS_1
Hari pun berganti. Di suasana perusahaan RMD terlihat banyak wartawan yang menunggu di luar dan juga semua anggota staff perusahaan berkumpul satu tempat.
Tidak berapa lama berlangsung. Sebuah mobil mewah memakirkan mobil di depan pintu masuk perusahaan.
Setelah berhenti. Supir pun membuka pintu mobil belakang. Keluar 2 orang dari dalam mobil. Sepasang pria yang satu adalah ayah Dila selaku presiden RMD yang sudah mulai tua tapi masih aktif. Sedangkan pria satu lagi adalah abangnya Dila yang terlihat tampan dan gagah.
Wartawan pun mulai mengerumi dua orang tersebut dan mengikuti mereka masuk ke dalam.
Acara penyambutan pun dimulai. Presiden RMD pun naik ke atas mimbar.
Avian yang melihat ayahnya Hardianto duduk, Avian berdiri dan segera menuju ke mimbar.
"Selamat pagi semuanya. Saya sangat mengucapkan terima kasih ke presiden RMD dan seluruh orang yang ada di sini yang telah mendukung saya dan mempercayai saya sebagai manajer umum baru. Saya harap kerja sama dari kalian semua. Sebagai tugas pertama saya adalah melanjutkan proyek pembuatan album terbaru sesi empat yaitu seberkas cahaya mungkin ada pertanyaan yang bisa kalian lontarkan ke saya," ucap Vian.
__ADS_1
Tiba-tiba saja wartawan mendesak bertanya.
"Pak. Mengigat beberapa bulan dulu. Bahwa perusahaan RMD mengalami kerugian besar sehingga dana tidak mencukupi lagi. Apakah album seberkas cahaya bisa diselesaikan, Pak?" tanya wartawan sehingga pertanyaan tersebut mencuri perhatian presiden perushaan RMD dan membuat muka presiden RMD dahinya berkerut.
"Untuk dana pembuatan album pihak perusahaan sudah menyiapkan. Jadi tidak ada yang dikhawatirkan," Kata Vian yang menjawab dengan penuh percaya diri.
"Jadi untuk artis yang akan mengisi suara album seberkas cahaya. Apakah pihak perusahaan sudah menentukan siapa orangnya, Pak?" tanya wartawan tersebut.
"Untuk pengisi suara. Kami dari perusahaan masih merundingkan dalam rapat yang akan datang," jawab Vian.
"Dua tahun berturut-turut perusahaan RMD menang dalam piala perilisan album terbaik di asia..apakah tahun ini perusahaan RMD bisa menjadi yang terbaik dan memenangkan piala perilisan album terbaik?" tanya wartawan yang lain.
"Tentu saja. Kami mencoba yang terbaik untuk merilis album terbaru perusahaan RMD tahun ini," jawab Vian dengan tenang.
__ADS_1
Setelah Vian banyak menjawab pertanyaan wartawan. Akhirnya acara penyambutan selesai dan Vian beserta presiden RMD dan Dila menuju ke ruang VIP perusahaan.
Saat mereka pergi, wartawan masih berdesakan mengikuti langkah para pejabat RMD, namun di hadang oleh sekuriti perusahaan RMD.