
Diani langsung mengambil piring kemudian menyendokkan nasi serta lauk, dan meletakkannya didepan Rian. Mereka makan tanpa ada pembicaraan dan fokus dengan makaman masing-masing.
Selesai makan malam Rian mengajak Diani untuk naik keatas, Sesampainya di kamar Rian segera berbaring dikasur dan memainkan hp nya, sedangkan Riani masuk ke kamar mandi untuk bersih-bersih.
Diani kemudian ikut rebahan di sisi suaminya" Mas bagaimana kerjaan di kantor" Tanya Diani basa-basi.
"Nggak ada masalah yang berarti kok dek, semuanya baik-baik saja" jawab Rian tanpa menoleh ke Diani.
"Oh, syukur deh kalau gitu,emmm mas bagaimana kalau kita ke rumah ibu kalau kamu ada waktu"ucap Diani
"ia dek besok kalau kerjaan kantor lagi nggak padat ya" jawab Rian sambil tersenyum menatap istrinya."Kamu tambah cantik dek "Puji Rian kepada Diani dan berhasil membuat Diani salting.
"Ihh mas kamu terlalu memuji deh, aku kan jadi malu"Ucap Diani sambil menutup wajahnya dengan selimut.
"Beneran dek,mas nggak gombal kok, Kamu sekarang tambah cantik dan langsing, mas jadi tambah sayang deh" kata Rian sambil mencium pipi Diani.
"Udah ah mas,aku tidur dulu,lama-lama aku kena Diabetes nanti karena ucapanmu itu" balas Diani sambil memejamkan mata.
" Ya udah dek, kamu tidur duluan ya, aku masih mau cek pekerjaan dulu" Kata Rian sambil kembali fokus ke layar handphone nya.
"Ia mas"Ucap Riani singkat sambil memejamkan matanya." Sifat kamu kok berubah-ubah ya mas, Aku jadi bingung harus bagiamana menyikapinya, kadang kamu bersikap manis, kadang juga kasar" kata Diani dalam hati.
Tidak lama kemudian Diani sudah berada di alam mimpi, Rian yang melihat Diani sudah terlelap membelai rambut Diani dan berkata" Aku sangat mencintaimu dek, maaf kalau aku sering melampiaskan kekesalanku padamu"
__ADS_1
Rian ikut berbaring sambil memeluk Diani dan tidak lama kemudian Rian pun terlelap.
Suara Adzan subuh bergema dan membangunkan Diani,Diani yang masih melihat suaminya tertidur pun membangunkannya.
" Mas, ayo bangun sholat subuh dulu" Ujar Diani sambil menggiyangkan pelan tubuh Rian.
"Emmm, ia dek"kata Rian sambil membuka mata dan segera bangkit kemudian masuk ke kamar mandi, Diani melanjutkan tidurnya karena lagi berhalangan tapi sebelum tidur lagi menyetel alarm di hpnya pukul 06.00.
Rian menunaikan sholat subuh setelah selesai sholat dan berdzikir ia membuka alqur'annya dan melanjutkan bacaan alqur'annya.
###
Alarm di hp Diani berbunyi membuatnya terbangun dan segera tyrun ke bawah setelah ia membersihkan wajahnya.
"Mas susunya diminum ya nanti keburu dingin" Kata Diani sedikit berteriak , Rian mengangguk dan duduk di teras sambil menikmati susu dan membaca koran.
Diani berlalu ke dapur untuk membuat sarapan, karena belum berbelanja jadi stok dikulkas tinggal ayam saja, Diani kemudian membuat nasi goreng suwir ayam kesukaan Rian.
Setelah dirasa cukup Diani menata nasi goreng di piring dan menyajikannya di meja makan, dan kebetulan Rian juga sudah selesai mandi dan sedang menuruni tangga.
"hhmmm, baunya enak banget dek" kata Rian sambil berjalan ke meja makan dan menyerahkan dasi ke Diani. Diani hanya tersenyum dan memasangkan dasi ke suaminya.
__ADS_1
Setalah dirasa rapi Diani mengajak suaminya untuk sarapan, dan Rian menikmati nasi goreng buatan Diani bahkan Rian minta nambah, dua piring ludes di makan oleh Rian.
" Mas aku mau ketemu teman aku ya nanti, Apa kamu izinkan" Tanya Diani setelah Rian selesai.
"Ia dek kamu pergi saja, biar kamu nggak bosan dirumah" jawab Rian sambil berjalan keluar."Oh ia dek jadwal kontrol kamu ke dokter kapan?" tanya Rian saat akan memasuki mobilnya yang sudah di siapkan oleh pak ahmad supirnya.
"Hari Rabu mas lusa" Jawab Diani dan diangguki oleh Rian.
" Ya sudah nanti kalau kamu pergi kasi tau aku ya jam nya, biar aku bisa mengosongkan jadwalku"Kata Rian sambil mengulurkan tangannya dan disambut oleh Diani.
Diani menggangguk sambil tersenyum.
Rian mencium kening Diani dan langsung masuk kemobilnya,"Assalamualaikum" ucap Rian
" Waalaikum salam mas, Hati-hati ya pak bawa mobilnya" Kata Diani dan angguki oleh pak ahmad.
Setelah mobil Rian menjauh Diani pun memasuki rumah dan bersiap untu pergi bertemu dengan Lena.
TBC
terima kasih sudah mampir di novelku,maaf kan author kalau ceritanya kurang bagus karena maklum masih pemula oleh sebab itu, dukungan dan komentar sangat author harapkan.
sekali lagi terima kasih.
__ADS_1