Kesabaran Hati Seorang Istri

Kesabaran Hati Seorang Istri
BAB 64 PENAWAR LUKA


__ADS_3

Arqian memeluk istri nya, padahal hanya ingin pergi semalam tampa istri nya sudah merasa berat


mas, buruan berangkat, temani kenan pasti dia saat ini sedang sedih, bujuk maudy


iya, tapi sebentar dulu dong, sela arqian


ada apa lagi, tanya maudy


aku sebenar nya tidak akan bisa tidur tampa kamu, sela arqian


cuma semalam saja kok, seperti tidak akan bertemu selama nya, sindir màudy


ya uda, kalau gitu malam ini kita bertemu dalam mimpi ya, assalamuallahikum


ahh lebay deh, mas, waallaikumsalam


arqian segera menuju ke rumah kenan, tetapi malah di kunci dan dari luar lampu mati semua


tetapi lampu bagian kamar masih hidup


arqian sangat cemas, dia khawatir jika sahabat nya sampai nekat bunuh diri karena frustasi


dallam keadaan seperti ini andai kan menggedor pintu atau berteriak juga tidak akan di buka oleh kenan


arqian nekat memanjat dan masuk melalui jendela yang ter buka


tetapi betapa kaget nya jika dia melihat ada nabila yang meringkuk di ranjang kenan, kemudian baju yang berserakan di lantai


arqian, ucap kenan kaget


kenan baru keluar dari kamar mandy dengan tatapan sendu


apa apaan ini, tanya arqian


aku... aku hanya tidak ingin kehilangan nabila, jadi aku terpaksa...


buak... buak..


arqian mengahntam wajah kenan,


apa pun alasan nya jika tampa ikatan pernikahan tidak di boleh kan melakukan hal itu, sama saja meleceh kan gadis di bawah umur


kamu parah, ken, senakal nakal nya kita juga tidak akan seberani ini, bentak arqian


kamu jangan ikut campur urusan ku, sergah kenan


buak..


arqiaan menghantam perut kenan sampai rubuh, tidak memberi ampun terus menghajar


kamu bilang tidak ada urusan dengan ku, kamu anggap apa aku ini, heh, bentak arqian


arqian menghajar kenan sampai babak belur, padahal malam ini dia berniat untuk menginap di rumah sahabat nya agar kenan tidak merasa kan kesepian, tetapi yang dia dapat kan adalah kekecewaann yang ter dalam


bangsat kamu, aku tidak punya temen seperti kamu lagi, bentak arqian


kamu tidak tahu bagaimana perasaan aku, ar, hidup mu terlalu sempurna, kamu tidak akan pernah tahu, jawab kenan pasrah saat diri nya di hajar habis habisan oleh arqian


tidak tahu bagai mana, sejak awal aku sudah bilang kamu mencintai nabila tapi kamu lah yang tidak mau mengakui, dan cara mu ini salah, dosa mu ini begitu besar, aku memang pakai cara seperti itu untuk menjerat maudy, tapi aku sudah menikah dengan nya

__ADS_1


kamu tidak mengerti aku, ar, kamu tidak tahu bagai mana rasa nya kehilangan, jawab kenan pilu


arqian langsung menarik selimut dari kamar, dia menggendong tubuh lemah nabila sekaligus dengan selimut nya karena memang tidak memakai baju


arqian sampai menangis,meratapi kesedihan sahabat nya sendiri


jangan ar, jangan bawah nabila jauh dari ku, teriak kenan tak berdaya


terus mau kamu siksa seperti ini terus, aku sudah bilang aku tahu apa yang kamu pikir kan, kamu jadi kan nabila sebagai pelampiasan kemarahan mu kan, sadar, ken, kamu sudah menyiksa dia, bentak arqian


dalam perjalanan, arqian sudah memberitahu kepada istri nya mengenai kondisi nabila duluan, maka nya begitu sampai rumah, maudy telah menyiap kan kamar tamu dan juga dokter


astagfirullah, kenapa kenan bisa sampai setega ini, gumam maudy menangis


aku juga tidak tahu, maka nya kita tunggu kabar dari dokter, jawab arqian


butuh waktu lama untuk memeriksa nabila yang pingsan, dia teringat bagaimana dulu suami nya memaksa dia dalam keadaan lembut saja masih sakit, apa lagi kenan dalam keadaan brutal dan sampai berkali kali


setelah dokter keluar, maudy langsung beranjak mendekat


bagi mana kondisi nabila dok, tanya maudy


kondisi nya sangat memprihatinkan,


takut nya selain luka tubuh nanti juga akan terkena luka mental, apakah tidak akan di laporkan ke polisi, tanya dokter


sebentar dulu, dok, takut nya nanti malah semakin panjang dan mempermalukan korban, kita tunggu sampai sadar dan apa ke putusan nabila, yang ingin nabila ambil, sela arqian


jangan lupa makan dan minum obat nya, semoga nabila segera sembuh


iya, dok, terima kasih banyak, jawab arqian


nabila masih tertidur, lebih tepat nya memang tidak mau bangun, maudy saja samapi ikutan menangis membayangbkan nasib nabila yang malang


iya, dia seperti nya sudah kehilangan akal sehat, kamu harus hati hati pada nya, seperti nya dia memang terkena gangguan mental, aku sudah menelpon meminta bantuan untuk memeriksa kondisi kenan


*****


DIQAH dan yunita, langsung menemui nabila di rumah arqian


mereka berdua sangat menyesal karena waktu itu meninggal kan nabila sendirian


nabila merasa srluruh tubuh nya remuk, dan kepala nya pusing, saat membuka mata dia kebingungan sebab sudah berada di tempat asing


aku di mana, dan kenapa aku sudah memakai pakaian, batin nabila kebingungan


kamu ada di rumah mas arqian, jawab DIQAH


akan aku pesan kan makanan dulu untuk kalian ya, sela arqian keluar dari kamar


maudy juga beranjak membuat kan minuman karena semua panik sampai lupa minum dan makan


nabila merintih dalam diam, yang paling jelas adalah rasa perih di bagian tubuh yang paling sensitif nya itu, ķini nabila sadar jika diri nya sudah tetnoda, dia memejam kan mata nya dan mencoba mengigat lagi tentang kejadian semalam, yah, samar samar nabila ingat jika dia kemarin di leceh kan oleh kenan, kemudian dia di selamat kan oleh seseorang yang wajah nya sudah tidak ingat lagi sebab


pandangan nya saat itu kabur, hanya saja nabila ingat dengan jealas jika kenan berulang kali mengatakan cinta


kak ken, ini kah cinta yang kamu maksud, cinta buta yang sudah membuat aku binasa, aku dulu memang mengangumi mu, tetapi sekarang aku membenci mu... batin nabila mengalami trauma parah


nabila menangis, dia sedih karena tidak bisa menjaga tubuh nya sendiri, dia takut jika sampai keluarga nya tahu pasti akan kecewa, nenek nya sudah sering kali menasihati jiak seseorang tidak apa apa miskin, yang penting harus bisa menjaga nama baik dan kehormatan nya

__ADS_1


namu, kini nabila bukan gadis suci lagi, dia sendiri tidak tahu harus bagai mana lagi menjalani hidup ini


tiba tiba pintu kamar mandi terbuka, yunita mebawah handuk untuk mengompres kening nya, dia langsung terkejut melihat nabila yang tengah duduk dan menangis


ada DIQAH juga merasa teriris hati nya menyaksikan air mata yang membasahi pipi gadis itu


DIQAH langsung mendekat dan duduk di depan nabila, ke dua tangan nya memegang dan menyentuh selimut untuk menyelimuti nya


kamu tidak apa apa, mengenai kejadian kemarin aku akan bertangung jawab, kamu tidak perlu khawatir, bujuk DIQAH


"


tidak, kamu tidak melakukan kesalahan atas dasar apa harus bertangung jawab, dan kini aku hanya lah sampah hina yang terbuang, jawab nabila pedih


aku tahu kemarin aku lah yang bodoh meninggalkan mu, jika saat itu aku terus mendapingimu hal ini tidak akan terjadi, pokok nya aku akan bertangung jawab pada mu, jadi kamu jangan cemas lagi oke, bujuk DIQAH


kamu adalah cucu kyai, mana mungkin keluarga mu akan setuju menikah dengan ku, dan aku tahu jika neng naswa menyukai mu, aku tidak akan sebanding dengan nya, sergah nabila dalam kondisi mental terburuk


andai aku memiliki seribu kekasih sekali pun, itu tidak masalah karena aku belum menikah, lagi pula bagai mana jika kamu nanti nya hamil, ucap DIQAH tidak tega membiar kan orang yang di sukai menderita


aku madih terlalu muda, aku belum siap menjadi seorang ibu karena aku masih ingin melanjut akn kuliah dan menjadi orang sukses demi keluarga ku, jika memang aku hamil terpaksa aku akan menggugur kan nya, jawab nabila putus asa


tidak, jika kamu nanti hamil bagai mana mungkin kamu tega menggugur kan janin yang tidak bersalah, aku akn bilang jika itu anank ku, jadi mau tidak mau kamu harus menikah dengan ku, Teriak DIQAH marah


menikah, apa... menikah, bagai mana dengan nasib ku nanti, kita bahkan masih terlalu muda, sela nabila kelabakan dan merasa masa depan nya suram


DIQAH ingin memeluk nabila, tapi dia tahan karena menang mereka tidak boleh saling bersentuhan, hati nya tak reka jika andaikan gadis yang semalam di renggut keperawanan nya oleh orang lain itu sampai stress dan putus asa


aku akan bertangung jawab, kamu tidak perluh memikir kan apa pun, walau pun kita bahkan belum saling mengenal lebih dalam, tapi kita bisa belajar untuk saling mencintai, walau di mata mu aku masih terlalu kecil tapi aku yakin bisa menghidupi mu, jika kamu takut akan keluarga ku, aku bisa membawa mu pergi, bujuk DIQAH merasa yakin dengan pilihan nya


tapi bagai mana dengan neng naswa,dan aku juga masih terlalu muda, untuk memikir kan hal ini, pekik nabila marah pada diri nya sendiri dan takdir hidup nya


kamu tidak perlu memikir kan apa pun, semua serah kan pada ku biar aku yang nengambil jalan nya, mulai sekarang kamu tidak perlu pusung lagi, kamu hanya cukup hidup tenang dan menugguh hasil apa kah kamu hamil atau tidak, bujuk DIQAH


kalau aku memang ternyata tidak hamil, bisah kah kita setelah ini menjadi orang asing lagi yang tidak saling mengenal sedia kala, karena kamu memang tidak ada hubungan nya dengan hal ini, tanya nabila dengan nada memohon


DIQAH terkejut, dia merasa tidak rela tapi untuk saat ini juga tidak bisa memaksa


terserah kamu, tapi inti nya jika kamu hamil atau tidak hamil aku akan bertnaggung jawab, karena kau tahu kamu hanya lah korban, dan kamu juga harus tahu, jika naswa yang kemarin memang tunangan aku, tapi hubungan kita sebatas perjodohan saja, jelas DIQAH yang tak ingin kedepan nya terjadi salah paham


walau pun hanya sebatas perjodohan tetap saja mereka terikat hubungan, batin nabila yang tidak ingin terlibat dalam hubungan mereka, apa lagi nabila sadar diri dia hanya lah anak dari keluarga miskin yang berpfopesi sebagai bunga pengias malam


sebaik nya kamu istirahat lah, nanti sepulang mengurus urusan aku akan mengantar kan kamu pulang, di dalam kartu ini ada sejumlah uang, kamu bisa mengunakan nya untuk keperluan apa pun, dan dalam kondisi seperti ini jangan pulang dulu, ucap DIQAH bangun dari duduk nya


nabila, sebaik nya kamu patuh pada DIQAH, dia lelaki baik, jangan sia sia kan lelaki setulus itu, bujuk yunita


tapi aku sudah tidak layak untuk nya, aku bahkan malu mengangkat wajah ku sendiri, jawab nabila


yunita memeluk nabila erat, sebagai saudara tentu saja ikut merasakan kepedihan yang dialami oleh nabila


tolong jangan bilang pada nenek, bujuk nabila


iya, nanti malah nenek sedihndan sakìt lagi, ucap yunita


terima kasih, yunita


nabila, kamu jangan membuat aku takut, kamu baik baik saja kan, kalau masih sakit baai mana jika ke rumah sakit, biar kamu mendapat kan perawatan nya yang lebih baik


jangan, jujur saaj aku malu jika semua orang tahu, rengek nabila pedih

__ADS_1


jangan takut ya, saat ini lebih fokus ke kesembuhan dulu, bujuk yunita ikut bersedih atas penderitaan sepupu nya


nabila, jangan pikir kan hal hal yang bisa membuat kamu bersedih, tenang saja ada aku untuk mu, aku akan selalu ada untuk mu dan bersama mu melewati semua nya, bujuk DIQAH tersenyum manis


__ADS_2