
Arqian memeluk istri nya, padahal hanya ingin pergi semalam tampa istri nya sudah merasa berat
mas, buruan berangkat, temani kenan pasti dia saat ini sedang sedih, bujuk maudy
iya, tapi sebentar dulu dong, sela arqian
ada apa lagi, tanya maudy
aku sebenar nya tidak akan bisa tidur tampa kamu, sela arqian
cuma semalam saja kok, seperti tidak akan bertemu selama nya, sindir màudy
ya uda, kalau gitu malam ini kita bertemu dalam mimpi ya, assalamuallahikum
ahh lebay deh, mas, waallaikumsalam
arqian segera menuju ke rumah kenan, tetapi malah di kunci dan dari luar lampu mati semua
tetapi lampu bagian kamar masih hidup
arqian sangat cemas, dia khawatir jika sahabat nya sampai nekat bunuh diri karena frustasi
dallam keadaan seperti ini andai kan menggedor pintu atau berteriak juga tidak akan di buka oleh kenan
arqian nekat memanjat dan masuk melalui jendela yang ter buka
tetapi betapa kaget nya jika dia melihat ada nabila yang meringkuk di ranjang kenan, kemudian baju yang berserakan di lantai
arqian, ucap kenan kaget
kenan baru keluar dari kamar mandy dengan tatapan sendu
apa apaan ini, tanya arqian
aku... aku hanya tidak ingin kehilangan nabila, jadi aku terpaksa...
buak... buak..
arqian mengahntam wajah kenan,
apa pun alasan nya jika tampa ikatan pernikahan tidak di boleh kan melakukan hal itu, sama saja meleceh kan gadis di bawah umur
kamu parah, ken, senakal nakal nya kita juga tidak akan seberani ini, bentak arqian
kamu jangan ikut campur urusan ku, sergah kenan
buak..
arqiaan menghantam perut kenan sampai rubuh, tidak memberi ampun terus menghajar
kamu bilang tidak ada urusan dengan ku, kamu anggap apa aku ini, heh, bentak arqian
arqian menghajar kenan sampai babak belur, padahal malam ini dia berniat untuk menginap di rumah sahabat nya agar kenan tidak merasa kan kesepian, tetapi yang dia dapat kan adalah kekecewaann yang ter dalam
bangsat kamu, aku tidak punya temen seperti kamu lagi, bentak arqian
kamu tidak tahu bagaimana perasaan aku, ar, hidup mu terlalu sempurna, kamu tidak akan pernah tahu, jawab kenan pasrah saat diri nya di hajar habis habisan oleh arqian
tidak tahu bagai mana, sejak awal aku sudah bilang kamu mencintai nabila tapi kamu lah yang tidak mau mengakui, dan cara mu ini salah, dosa mu ini begitu besar, aku memang pakai cara seperti itu untuk menjerat maudy, tapi aku sudah menikah dengan nya
__ADS_1
kamu tidak mengerti aku, ar, kamu tidak tahu bagai mana rasa nya kehilangan, jawab kenan pilu
arqian langsung menarik selimut dari kamar, dia menggendong tubuh lemah nabila sekaligus dengan selimut nya karena memang tidak memakai baju
arqian sampai menangis,meratapi kesedihan sahabat nya sendiri
jangan ar, jangan bawah nabila jauh dari ku, teriak kenan tak berdaya
terus mau kamu siksa seperti ini terus, aku sudah bilang aku tahu apa yang kamu pikir kan, kamu jadi kan nabila sebagai pelampiasan kemarahan mu kan, sadar, ken, kamu sudah menyiksa dia, bentak arqian
dalam perjalanan, arqian sudah memberitahu kepada istri nya mengenai kondisi nabila duluan, maka nya begitu sampai rumah, maudy telah menyiap kan kamar tamu dan juga dokter
astagfirullah, kenapa kenan bisa sampai setega ini, gumam maudy menangis
aku juga tidak tahu, maka nya kita tunggu kabar dari dokter, jawab arqian
butuh waktu lama untuk memeriksa nabila yang pingsan, dia teringat bagaimana dulu suami nya memaksa dia dalam keadaan lembut saja masih sakit, apa lagi kenan dalam keadaan brutal dan sampai berkali kali
setelah dokter keluar, maudy langsung beranjak mendekat
bagi mana kondisi nabila dok, tanya maudy
kondisi nya sangat memprihatinkan,
takut nya selain luka tubuh nanti juga akan terkena luka mental, apakah tidak akan di laporkan ke polisi, tanya dokter
sebentar dulu, dok, takut nya nanti malah semakin panjang dan mempermalukan korban, kita tunggu sampai sadar dan apa ke putusan nabila, yang ingin nabila ambil, sela arqian
jangan lupa makan dan minum obat nya, semoga nabila segera sembuh
iya, dok, terima kasih banyak, jawab arqian
nabila masih tertidur, lebih tepat nya memang tidak mau bangun, maudy saja samapi ikutan menangis membayangbkan nasib nabila yang malang
iya, dia seperti nya sudah kehilangan akal sehat, kamu harus hati hati pada nya, seperti nya dia memang terkena gangguan mental, aku sudah menelpon meminta bantuan untuk memeriksa kondisi kenan
*****
DIQAH dan yunita, langsung menemui nabila di rumah arqian
mereka berdua sangat menyesal karena waktu itu meninggal kan nabila sendirian
nabila merasa srluruh tubuh nya remuk, dan kepala nya pusing, saat membuka mata dia kebingungan sebab sudah berada di tempat asing
aku di mana, dan kenapa aku sudah memakai pakaian, batin nabila kebingungan
kamu ada di rumah mas arqian, jawab DIQAH
akan aku pesan kan makanan dulu untuk kalian ya, sela arqian keluar dari kamar
maudy juga beranjak membuat kan minuman karena semua panik sampai lupa minum dan makan
nabila merintih dalam diam, yang paling jelas adalah rasa perih di bagian tubuh yang paling sensitif nya itu, ķini nabila sadar jika diri nya sudah tetnoda, dia memejam kan mata nya dan mencoba mengigat lagi tentang kejadian semalam, yah, samar samar nabila ingat jika dia kemarin di leceh kan oleh kenan, kemudian dia di selamat kan oleh seseorang yang wajah nya sudah tidak ingat lagi sebab
pandangan nya saat itu kabur, hanya saja nabila ingat dengan jealas jika kenan berulang kali mengatakan cinta
kak ken, ini kah cinta yang kamu maksud, cinta buta yang sudah membuat aku binasa, aku dulu memang mengangumi mu, tetapi sekarang aku membenci mu... batin nabila mengalami trauma parah
nabila menangis, dia sedih karena tidak bisa menjaga tubuh nya sendiri, dia takut jika sampai keluarga nya tahu pasti akan kecewa, nenek nya sudah sering kali menasihati jiak seseorang tidak apa apa miskin, yang penting harus bisa menjaga nama baik dan kehormatan nya
__ADS_1
namu, kini nabila bukan gadis suci lagi, dia sendiri tidak tahu harus bagai mana lagi menjalani hidup ini
tiba tiba pintu kamar mandi terbuka, yunita mebawah handuk untuk mengompres kening nya, dia langsung terkejut melihat nabila yang tengah duduk dan menangis
ada DIQAH juga merasa teriris hati nya menyaksikan air mata yang membasahi pipi gadis itu
DIQAH langsung mendekat dan duduk di depan nabila, ke dua tangan nya memegang dan menyentuh selimut untuk menyelimuti nya
kamu tidak apa apa, mengenai kejadian kemarin aku akan bertangung jawab, kamu tidak perlu khawatir, bujuk DIQAH
"
tidak, kamu tidak melakukan kesalahan atas dasar apa harus bertangung jawab, dan kini aku hanya lah sampah hina yang terbuang, jawab nabila pedih
aku tahu kemarin aku lah yang bodoh meninggalkan mu, jika saat itu aku terus mendapingimu hal ini tidak akan terjadi, pokok nya aku akan bertangung jawab pada mu, jadi kamu jangan cemas lagi oke, bujuk DIQAH
kamu adalah cucu kyai, mana mungkin keluarga mu akan setuju menikah dengan ku, dan aku tahu jika neng naswa menyukai mu, aku tidak akan sebanding dengan nya, sergah nabila dalam kondisi mental terburuk
andai aku memiliki seribu kekasih sekali pun, itu tidak masalah karena aku belum menikah, lagi pula bagai mana jika kamu nanti nya hamil, ucap DIQAH tidak tega membiar kan orang yang di sukai menderita
aku madih terlalu muda, aku belum siap menjadi seorang ibu karena aku masih ingin melanjut akn kuliah dan menjadi orang sukses demi keluarga ku, jika memang aku hamil terpaksa aku akan menggugur kan nya, jawab nabila putus asa
tidak, jika kamu nanti hamil bagai mana mungkin kamu tega menggugur kan janin yang tidak bersalah, aku akn bilang jika itu anank ku, jadi mau tidak mau kamu harus menikah dengan ku, Teriak DIQAH marah
menikah, apa... menikah, bagai mana dengan nasib ku nanti, kita bahkan masih terlalu muda, sela nabila kelabakan dan merasa masa depan nya suram
DIQAH ingin memeluk nabila, tapi dia tahan karena menang mereka tidak boleh saling bersentuhan, hati nya tak reka jika andaikan gadis yang semalam di renggut keperawanan nya oleh orang lain itu sampai stress dan putus asa
aku akan bertangung jawab, kamu tidak perluh memikir kan apa pun, walau pun kita bahkan belum saling mengenal lebih dalam, tapi kita bisa belajar untuk saling mencintai, walau di mata mu aku masih terlalu kecil tapi aku yakin bisa menghidupi mu, jika kamu takut akan keluarga ku, aku bisa membawa mu pergi, bujuk DIQAH merasa yakin dengan pilihan nya
tapi bagai mana dengan neng naswa,dan aku juga masih terlalu muda, untuk memikir kan hal ini, pekik nabila marah pada diri nya sendiri dan takdir hidup nya
kamu tidak perlu memikir kan apa pun, semua serah kan pada ku biar aku yang nengambil jalan nya, mulai sekarang kamu tidak perlu pusung lagi, kamu hanya cukup hidup tenang dan menugguh hasil apa kah kamu hamil atau tidak, bujuk DIQAH
kalau aku memang ternyata tidak hamil, bisah kah kita setelah ini menjadi orang asing lagi yang tidak saling mengenal sedia kala, karena kamu memang tidak ada hubungan nya dengan hal ini, tanya nabila dengan nada memohon
DIQAH terkejut, dia merasa tidak rela tapi untuk saat ini juga tidak bisa memaksa
terserah kamu, tapi inti nya jika kamu hamil atau tidak hamil aku akan bertnaggung jawab, karena kau tahu kamu hanya lah korban, dan kamu juga harus tahu, jika naswa yang kemarin memang tunangan aku, tapi hubungan kita sebatas perjodohan saja, jelas DIQAH yang tak ingin kedepan nya terjadi salah paham
walau pun hanya sebatas perjodohan tetap saja mereka terikat hubungan, batin nabila yang tidak ingin terlibat dalam hubungan mereka, apa lagi nabila sadar diri dia hanya lah anak dari keluarga miskin yang berpfopesi sebagai bunga pengias malam
sebaik nya kamu istirahat lah, nanti sepulang mengurus urusan aku akan mengantar kan kamu pulang, di dalam kartu ini ada sejumlah uang, kamu bisa mengunakan nya untuk keperluan apa pun, dan dalam kondisi seperti ini jangan pulang dulu, ucap DIQAH bangun dari duduk nya
nabila, sebaik nya kamu patuh pada DIQAH, dia lelaki baik, jangan sia sia kan lelaki setulus itu, bujuk yunita
tapi aku sudah tidak layak untuk nya, aku bahkan malu mengangkat wajah ku sendiri, jawab nabila
yunita memeluk nabila erat, sebagai saudara tentu saja ikut merasakan kepedihan yang dialami oleh nabila
tolong jangan bilang pada nenek, bujuk nabila
iya, nanti malah nenek sedihndan sakìt lagi, ucap yunita
terima kasih, yunita
nabila, kamu jangan membuat aku takut, kamu baik baik saja kan, kalau masih sakit baai mana jika ke rumah sakit, biar kamu mendapat kan perawatan nya yang lebih baik
jangan, jujur saaj aku malu jika semua orang tahu, rengek nabila pedih
__ADS_1
jangan takut ya, saat ini lebih fokus ke kesembuhan dulu, bujuk yunita ikut bersedih atas penderitaan sepupu nya
nabila, jangan pikir kan hal hal yang bisa membuat kamu bersedih, tenang saja ada aku untuk mu, aku akan selalu ada untuk mu dan bersama mu melewati semua nya, bujuk DIQAH tersenyum manis