Kesabaran Hati Seorang Istri

Kesabaran Hati Seorang Istri
BAB 72 MELAMAR NABILA


__ADS_3

Arqian dan maudy menjadi resah karena nenek nabila sudah menolak duluan sebelum keluarga kenan datang, dengan sikap ayah kenan yang menjunjung harga diri, arqian takut jika nanti terjadi masalah


akan tetapi untung saja paman nabila, atau ayah nya yunita juga datang membujuk nenek


ibu, kalau memang nabila mau jangan di larang lagi, apa ibu tidak trauma dengan kejadian nina, nama nya juga anak muda jaman sekarang, andai kan di larang mereka nanti malah kabur


nenek seketika menangis, teringat akan nina yang dulu malah di usir nya dan tidak pernah kembali sampai ajal nya menjemput


nenek, lagian nanti kalau rindu kita bisa main ke kota, asal nabila bahagia tidak peduli dapat orang mana, jarak sudah bukan penghalang lagi nek, jaman sekarang banyak kendaraan, jangan sama kan sama nenek dulu yang jalan kaki, bujuk yunita


nenek merenung sebentar, menatap wajah sayu nabila


nabila, maaf atas ke egoisan nenek, Hanya saja nenek masih rindu pada mu, baru berapa saat kamu sudah mau pergi lagi dari nenek, ucap jamilah menangis


bener kata yunita, nek, kalau nenek kangen bisa main ke kota, atau aku yang ke sini menjenguk nenek, jawab nabila yang sebenar nya baru saja merasa bahagia memiliki ke luarga


jamilah tidak berkata apa apa lagi, langsung memeluk nabila dengan erat, menangis, antara bahagia dan juga akan kehilangan


tidak lama kemudian rombongan dua mobil datang, keluarga arman tidak main main, baru acara lamaran tapi sudah bawah banyak barang yang terlihat sangat mahal pasti nya


nabila merasa deg degan ketika satu persatu keluaraga àrman masuk ke dalam rumah, begitu juga dengan kenan


kenan sangat tegang dan cemas jika nanti nabila berubah pikiran dan menolak nya, sudah fatah diri nya menyakin kan ayah nya agar mau melamar kan nya


sekilas ke dua mata mereka bertemu, mereka kemudian sama sama menunduk malu


ada getar cinta, tetapi juga ada benci yang tidak muda di lupa kan, nabila tidak tahu dengan hati nya sendiri, antara bahagia atau trauma, antara rindu tetapi kesal yang tak kesudahan


kemudian semua terdiam saat arman


menyampai kan niat nya,


kemudian paman nabila sebagai mewakili keluarga nenek jamilah untuk menjawab

__ADS_1


kami ini hanya orang biasa dari kampung, sungguh sangat merasa terhormat mendapat anugrah dari keluarga bapak arman, kami sebagai orang tua , hanya mengharap kan ke bahagian untuk nabila, apa lagi dia sudah menjadi yatim piatu, jika memang kelurga bapak arman bisa menerima apa ada nya, kami juga tentu akan rela melepas nak nabila,


terima kasih banyak, saya pribadi tidak memandang dari segi apa pun yang penting putra saya mmencintai nya, dan saya pastikan jika saya kelak akan mengangap nabila sebagai putri saya sendiri, karena sudah mendapat kan persetujuan, bagai mana jika pernikahan kita ada kan satu minggu lagi, karena jika menunda nunda ku rasa tidak baik, jawab arman sepenuh hati, sebab saat pertama kali melihat nabila langsung merasa cocok


satu minggu lagi, pekik jamilah merasa keberatan


kenapa, nek, apa kah terlalu cepat, tanya arman


maaf, saya hanya masih belum siap untuk kehilangan cucu saya, jawab jamilah apa ada nya


ah nenek ini, jangan bilang kehilangan, kami tidak akan mengambil nabila dari anda, setiap saat kalau ingin bertemu pasti boleh, canda arman di susul tawa keluarga yang lain nya


kenan saat itu terharu, sebab selama ini ayah nya bukan tipe orang yang suka berchanda dan malah jarang tersenyum, selalu kaku dan kolot


****


pukul sembilan malam keluarga kenan dan juga arqian berpamitan pulang


kenan menatap kedua bola mata nabila, merasa sangat sedih harus berpisah sementara


nabila hanya menganguk saja, ingin mengabaikan juga tidak mungkin karena ada orang banyak, srhinggah berpura pura semua baik baik saja


kenan sangat gemas sekali, ingin rasa nya sekedar memeluk atau mengecup kening nya saja tapi tidak berani, pada akhir nya kenan dengan berat hati melangkah masuk ke dalam mobil nya sendiri


ken, aku lelah, tidak bisa kah kamu yang menyetirkan untuk ku, pinta arqian


iya, jawab kenan tidak keberatan, sebab dua mobil ke luarga nya sudah ada sopir masing masing


arqian, maudy, terima kasih banyak atas bantuan kalian, ucap kenan


sama sama ken, jujur saja selama ini aku selalu bingung bagai mana cara nya untuk membalas ke baik kan kamu, jawab arqian


kenan tersenyum, karena memang pada kenyataannya berteman dengan arqian sangat merepot kan, selalu saja membuat masalah tetapi dia yang mbereskannya

__ADS_1


mobil mulai meluncur, dan kenan melirik sekejap ke arah nabila


ken, satu minggu lagi dia akan menjadi istri mu, sabar sebentar, ucpa arqian


kenan, walau nanti kamu sudah sah menjadi suami nya aku minta kamu harus sabar dan jangan memaksa nabila loh, sela maudy


iya, aku paham, aku juga sudah berjanji pada diri ku srndiri untuk tidak membuat dia tertekan, balas kenan


tapi, kalau seumur hidup dia tidak mau kamu sentuh bagai mana, canda arqian


tidak mungkin, aku sangat yakin jika sesungguh nya nabila juga mencintai ku, tadi saat mata kami saling bertatapan aku bisa merasakan nya, tetapi sungguh tatapan nabila yang bercampur dendam itu benar benar membuata ku tidak ber kutik, aku tidak menyangka seorang kenan bisa takluk oleh perempuan kecil, balas kenan serius


semangat, kenan, aku yakin kamu bisa meluluh kan hati nabila suatu saat nanti, hati perempuan sebenar nya mudah luluh jika mèndapat kan kelembutan dan perhatian, timpal maudy


iya, terima kasih banyak, jawab kenan tersenyum senang


di sisi lain nabila tidur dengan nenek nya, untuk seminggu ke depan nabila ingin menghabis kan waktu yang berharga, karena dia tahu, jika setelah menikah akan berubah


nabila, apa kamu sungguh mencintai kenan, tanya jamilah


iya, nek, jawab nabila menenang kan hati nenek nya


kenan memang terlihat pemuda yang baik dan sopan, nenek percaya dia bisa menjadi suami yang bertangung jawab nanti nya jawab jamilah


nabila semakin erat memeluk nenek nya, butiran air mata keluar secara perlahan, hanya dia tahu, bagai mana resah dan di lemanya perasaaan nya, tetapi dia juga tidak berani mengungkap kan apa yang sudah terjadi, sebab nanti malah membuat nenek nya merasa sedih sekaligus malu


secara perlahan nabila mulai tertidur, dan dia bermimpi lagi bertemu dengan kenan


nabila duduk meringkuk seolah diri nya sedang memakai seragam SMA, sekujur tubuh nya kesakitan karena di bully oleh teman nya, dia dalam ke adaan kelaparan memeluk perut nya sendiri sambil menangis , tetapi tiba tiba kenan yang memakai kemeja putih datang memberinya sepotong kue


ayo makan lah, aku tidak akan membiar kan kamu kelaparan atau bersedih lagi, aku tidak akan membiar kan kamu di lukai oleh orang lain lagi, nabila menerima keu tersebut, dan langsung memakan nya membuat perut nya terasa kenyang,


kemudian kenan memeluk nya erat, terasa begitu hangat dan nyaman

__ADS_1


kak kenan...


__ADS_2