Kesabaran Hati Seorang Istri

Kesabaran Hati Seorang Istri
BAB 78 AYAH KENAN INGIN CUCU


__ADS_3

Tiada bosan sepanjang malam kenan menatap nabila yang tengah tertidur nyeyak, bahkan sampai dia duduk di lantai dan kepala nya bersandar pada ranjang


pukul sepertiga malam kenan langsung terbangun, dia segera mencoba membangunkan istri nya untuk di ajak shalat malam, sayang nya baru menyentuh lengan nya saja nabila sudah terbangun dan tampak ke takutan


jangan, teriak nabila


nabila.. aku tidak bermaksud buruk, aku hanya ingin mengajak kamu untuk shalat malam, ucap kenan menjelas kan


iya.. jawab nabila paruh tetapi dengan wajah yang sangat ketakutan


kenan bersedih, dia tahu pasti istri nya masih begitu trauma, dia ingin meminta maaf lagi tentang masalah itu tetapi takut jika justru membuka luka lama dan merusak suasaana baru, kenan memutuskan untuk mempersilah kan istri nya berwudhu duluan


nabila bergegas ke kamar mandi duluan, sedangkan kenan diam diam meneteskan air mata nya


ya allah, betapa besar dosa hamba yang telah melukai gadis kecil tak berdaya itu, gumam kenan


diaa masih tetingat saat pertama kali bertemu denan nabila, ketika di bully hanya diam dan menyorot kan ke dua mata yang tertekan tapi penuh dendam, sama seperti tadi saat menatap diri nya


tiba tiba saja ada pesan dari arqian, sahabat nya itu memberikan saran agar berani mendekati nabila dengan cara yang baik


tidak lama ke mudian nabila keluar, wajah nya tampak segar setelah selesai wudhu


maaf nabila, apa kah kamu keberatan tadi aku bangun kan, tanya kenan lembut


tidak kak kenan, aku malah senang jika di ingat kan untuk shalàt malam, jawab nabila jujur


ehm, karena kamu sekarang adalah istri ku jangan panggil kak lagi, pinta kenan


lalu panggil apa, tanya nabila nabila sedikit memerah wajah nya


panggil mas kenan saja, balas kenan segera masuk ke kamar mandi untuk menenangkan diri nya yang sangat gugup nya


nabila kemudian segera memaki mukenan, dalam hati nya bergetar juga di perlakukan begitu manis oleh kenan yang pada dasar nya dulu pernah dia kagumi sebelum petaka itu terjadi


selesai mereka shaalat tahajjud, mereka sama sama diam dan fokus berzikir hingga azan shubuh berkumandang


nabila, walau aku tidak sepandai DIQAH apakah kqmu mau menjadu makmum ku, tanya kenan agak takut


iya, jawab nabila yañg masih bisa berpikir rasioanal, tetapi juga merasa agak tersentil ketika suami nya itu membahas soal DIQAH


nabila terkejut, ternyata kenan juga memiliki suara yang indah saat membacakan surat pendek, dalam hati mulai merasa tenang karena memiliki imam yang baik

__ADS_1


sesuai arahan arqian, setelah shalat kenan mengajak nabila salaman tangan duluan dan menyentuh kan punggung jari pada kening istri nya, bertujuan agar sedikit demi sedikit nabila tidak takut pada nya, awal nya nabila kaku, tetapi lama kelamaan kenan yakin jika nabila tidak akan reflek menghindari nya


kamu mau minum apa, biar aku ambil kan, tawar kenan


tidak, kak, jawab nabila


kok kak lagi, mulai sekarang aku ini bukan kakak kamu, aku suami mu, tegur kenan


maaf, sudah terbiasa panggil kak, jawab nabila


tidak apa apa, lama ke lama an kamu pasti terbiasa, balas kenan tersenyum manis


untuk seketika nabila ter panah, dulu kenan tergolong cuek dan jarang tersenyum, saat bicara dengan nya juga tidak melihat ke mata nya, tetapi kali ini berbeda, kenan tampak lembut dan memiliki sikap yang hangat


kenan segera keluar kamar, dia mengetuk pintuh kamar ayah nya


ada apa, tanya arman yang masih mengantuk


kita jalan jalan pagi yuk, yah, tidak baik setelah subuh tidur, ajak kenan


tumben, sergah arman kaget pada sikap putra nya tiba tiba perhatian


tumben apa nya, tanya kenan balik


selama bertahu tahun hubungan mereka tidak pernah akrab, karena watak arman yang sangat keras dan juga kenan yang suka memberontak


kenan kembali ke kamar nya, terlihat nabila yang sedang duduk di sofa sambil membaca buku


nabila, ayah meminta kita untuk menemani jalan jalan pagi, tapi kalau kamu tidak mau biar aku kata kan jika kamu tidak enak badan, ucap kenan dengan nada memohon


.jangan, aku sungkan kalau menolak, lagian aku juga suka jalan pagi dari pada tidak ada kegiatan, sela nabila yang memang bingung mau apa


kalau gitu ayo ganti pakaian olahraga, ajak keann senang


aku tidak punya pakaian olahraga, pakai ini saja, jawab nabila


kenan seketika baru sadar, jika pakaian nabila terlihat sederhana dan murah


ya sudah, nanti siang kita berbelanja pakaian dan kebutuhan kamu, ucap kenan


tidak perluh, aku...

__ADS_1


kenapa, kamu adalah istri ku, sudah kewajiban ky untuk memenuhi kebutuhan mu termasuk makàn dan pakain mu, sela kenan


nabila tidak bisa mengelak, dia sadar betul sebagai istri tidak boleh membantah suami, dia juga berke inginan menjadi istri yang baik tetapi belum siap untuk berhubungan badan


apa lagi kenan yang berganti pakaian memilih ke kamar mandi membuat nabila sedikit merasa di hormati, memang mereka suami istri, tetapi nabila akan malu sendiri jika kenan membuka pakaian di hadapan nya, lebih sangat takut tepat nya


setelah selesai, mereka berdua segera keluar, dan arman sudah menungguh dengan gaya seperti anak muda


loh, nabila kok tidak pakai pakaian olah raga, tanya arman


bèlum punya, nanti biar aku belikan yah, sela kenan bantu menjawab


nabila adalah menantu arman, jadi kamu nanti belikan dia baju yang lebih baik, dan tentu nya nyaman buat dia, bujuk arman


iya, ayah tenang saja, jawab kenan


setelah sampai di luar rumah, langit masih tampak gelap


ah... sudah lama tidak merasa kan cuaca yang sejuk seperti ini, gumam arman


ayah kalau pagi tidur sih, jawab kenan


kamu tidak tahu, bagai mana malam malam ayah berkerja keras , balas arman


kan sudah ada aku, kenapa ayah musti kerja lagi, seharus nya di usia ayah saat ini sudah pensiun dan duduk manis di rumah saja, bujuk kenan


bukan nya tidak mau, tetapi kalau berdiam diri di rumah rasa nya sepi, kecuali kalau anak kalian sudah lahir baru aku akan merasa terhibur, balas arman


sontak saja kenan dan nabila saling bertatapan, mereka berdua gugup dan bingung mau menjawab apq, karena kenan sudah terlanjur berbohong, tidak tega rasa nya merusak kebahagian ayah nya


di sisi lain, kenan juga takut jika pada kenyataan nya nabila tidak hamil, karena nanti ayah nya akan benar benar kecewa


nabila memberi pandangan penuh arti pada kenan, tetapi kenan malah berpura pura tidak melihat karena takut jika kena marah


nanti kalau anak kalian lahir, aku lah yanga akan memberikan nama, sela arman penuh harap


kenan semakin merasa bersalah, sebab ayah nya tidak pernah terlihat sebahagia ini


kalau memang nabila tidak hamil, berarti aku lah yang harus berusaha membuat dia hamil, batin kenan


di sisi lain nabila serbah salah, dia sangat pusing dan merasa terbebani denagn permintaan mertua nya, tetapi dia tidak menyalah kan, memang wajar, tetapi yang salah adalah kenan kenapa berbohong sejak awal, jika sudah begini lama ke lamàan dia akan ketahuan

__ADS_1


nabila bukan nya tidak mau hamil, tetapi dia masih takut untuk berhubungan badan, sungguh dia masih merasa kan bagai mana sakit nya ketika kenan memaksa nya seolah seperti dinding yang ter paksa sdi jebol...


__ADS_2