
Tiada bosan sepanjang malam kenan menatap nabila yang tengah tertidur nyeyak, bahkan sampai dia duduk di lantai dan kepala nya bersandar pada ranjang
pukul sepertiga malam kenan langsung terbangun, dia segera mencoba membangunkan istri nya untuk di ajak shalat malam, sayang nya baru menyentuh lengan nya saja nabila sudah terbangun dan tampak ke takutan
jangan, teriak nabila
nabila.. aku tidak bermaksud buruk, aku hanya ingin mengajak kamu untuk shalat malam, ucap kenan menjelas kan
iya.. jawab nabila paruh tetapi dengan wajah yang sangat ketakutan
kenan bersedih, dia tahu pasti istri nya masih begitu trauma, dia ingin meminta maaf lagi tentang masalah itu tetapi takut jika justru membuka luka lama dan merusak suasaana baru, kenan memutuskan untuk mempersilah kan istri nya berwudhu duluan
nabila bergegas ke kamar mandi duluan, sedangkan kenan diam diam meneteskan air mata nya
ya allah, betapa besar dosa hamba yang telah melukai gadis kecil tak berdaya itu, gumam kenan
diaa masih tetingat saat pertama kali bertemu denan nabila, ketika di bully hanya diam dan menyorot kan ke dua mata yang tertekan tapi penuh dendam, sama seperti tadi saat menatap diri nya
tiba tiba saja ada pesan dari arqian, sahabat nya itu memberikan saran agar berani mendekati nabila dengan cara yang baik
tidak lama ke mudian nabila keluar, wajah nya tampak segar setelah selesai wudhu
maaf nabila, apa kah kamu keberatan tadi aku bangun kan, tanya kenan lembut
tidak kak kenan, aku malah senang jika di ingat kan untuk shalàt malam, jawab nabila jujur
ehm, karena kamu sekarang adalah istri ku jangan panggil kak lagi, pinta kenan
lalu panggil apa, tanya nabila nabila sedikit memerah wajah nya
panggil mas kenan saja, balas kenan segera masuk ke kamar mandi untuk menenangkan diri nya yang sangat gugup nya
nabila kemudian segera memaki mukenan, dalam hati nya bergetar juga di perlakukan begitu manis oleh kenan yang pada dasar nya dulu pernah dia kagumi sebelum petaka itu terjadi
selesai mereka shaalat tahajjud, mereka sama sama diam dan fokus berzikir hingga azan shubuh berkumandang
nabila, walau aku tidak sepandai DIQAH apakah kqmu mau menjadu makmum ku, tanya kenan agak takut
iya, jawab nabila yañg masih bisa berpikir rasioanal, tetapi juga merasa agak tersentil ketika suami nya itu membahas soal DIQAH
nabila terkejut, ternyata kenan juga memiliki suara yang indah saat membacakan surat pendek, dalam hati mulai merasa tenang karena memiliki imam yang baik
__ADS_1
sesuai arahan arqian, setelah shalat kenan mengajak nabila salaman tangan duluan dan menyentuh kan punggung jari pada kening istri nya, bertujuan agar sedikit demi sedikit nabila tidak takut pada nya, awal nya nabila kaku, tetapi lama kelamaan kenan yakin jika nabila tidak akan reflek menghindari nya
kamu mau minum apa, biar aku ambil kan, tawar kenan
tidak, kak, jawab nabila
kok kak lagi, mulai sekarang aku ini bukan kakak kamu, aku suami mu, tegur kenan
maaf, sudah terbiasa panggil kak, jawab nabila
tidak apa apa, lama ke lama an kamu pasti terbiasa, balas kenan tersenyum manis
untuk seketika nabila ter panah, dulu kenan tergolong cuek dan jarang tersenyum, saat bicara dengan nya juga tidak melihat ke mata nya, tetapi kali ini berbeda, kenan tampak lembut dan memiliki sikap yang hangat
kenan segera keluar kamar, dia mengetuk pintuh kamar ayah nya
ada apa, tanya arman yang masih mengantuk
kita jalan jalan pagi yuk, yah, tidak baik setelah subuh tidur, ajak kenan
tumben, sergah arman kaget pada sikap putra nya tiba tiba perhatian
tumben apa nya, tanya kenan balik
selama bertahu tahun hubungan mereka tidak pernah akrab, karena watak arman yang sangat keras dan juga kenan yang suka memberontak
kenan kembali ke kamar nya, terlihat nabila yang sedang duduk di sofa sambil membaca buku
nabila, ayah meminta kita untuk menemani jalan jalan pagi, tapi kalau kamu tidak mau biar aku kata kan jika kamu tidak enak badan, ucap kenan dengan nada memohon
.jangan, aku sungkan kalau menolak, lagian aku juga suka jalan pagi dari pada tidak ada kegiatan, sela nabila yang memang bingung mau apa
kalau gitu ayo ganti pakaian olahraga, ajak keann senang
aku tidak punya pakaian olahraga, pakai ini saja, jawab nabila
kenan seketika baru sadar, jika pakaian nabila terlihat sederhana dan murah
ya sudah, nanti siang kita berbelanja pakaian dan kebutuhan kamu, ucap kenan
tidak perluh, aku...
__ADS_1
kenapa, kamu adalah istri ku, sudah kewajiban ky untuk memenuhi kebutuhan mu termasuk makàn dan pakain mu, sela kenan
nabila tidak bisa mengelak, dia sadar betul sebagai istri tidak boleh membantah suami, dia juga berke inginan menjadi istri yang baik tetapi belum siap untuk berhubungan badan
apa lagi kenan yang berganti pakaian memilih ke kamar mandi membuat nabila sedikit merasa di hormati, memang mereka suami istri, tetapi nabila akan malu sendiri jika kenan membuka pakaian di hadapan nya, lebih sangat takut tepat nya
setelah selesai, mereka berdua segera keluar, dan arman sudah menungguh dengan gaya seperti anak muda
loh, nabila kok tidak pakai pakaian olah raga, tanya arman
bèlum punya, nanti biar aku belikan yah, sela kenan bantu menjawab
nabila adalah menantu arman, jadi kamu nanti belikan dia baju yang lebih baik, dan tentu nya nyaman buat dia, bujuk arman
iya, ayah tenang saja, jawab kenan
setelah sampai di luar rumah, langit masih tampak gelap
ah... sudah lama tidak merasa kan cuaca yang sejuk seperti ini, gumam arman
ayah kalau pagi tidur sih, jawab kenan
kamu tidak tahu, bagai mana malam malam ayah berkerja keras , balas arman
kan sudah ada aku, kenapa ayah musti kerja lagi, seharus nya di usia ayah saat ini sudah pensiun dan duduk manis di rumah saja, bujuk kenan
bukan nya tidak mau, tetapi kalau berdiam diri di rumah rasa nya sepi, kecuali kalau anak kalian sudah lahir baru aku akan merasa terhibur, balas arman
sontak saja kenan dan nabila saling bertatapan, mereka berdua gugup dan bingung mau menjawab apq, karena kenan sudah terlanjur berbohong, tidak tega rasa nya merusak kebahagian ayah nya
di sisi lain, kenan juga takut jika pada kenyataan nya nabila tidak hamil, karena nanti ayah nya akan benar benar kecewa
nabila memberi pandangan penuh arti pada kenan, tetapi kenan malah berpura pura tidak melihat karena takut jika kena marah
nanti kalau anak kalian lahir, aku lah yanga akan memberikan nama, sela arman penuh harap
kenan semakin merasa bersalah, sebab ayah nya tidak pernah terlihat sebahagia ini
kalau memang nabila tidak hamil, berarti aku lah yang harus berusaha membuat dia hamil, batin kenan
di sisi lain nabila serbah salah, dia sangat pusing dan merasa terbebani denagn permintaan mertua nya, tetapi dia tidak menyalah kan, memang wajar, tetapi yang salah adalah kenan kenapa berbohong sejak awal, jika sudah begini lama ke lamàan dia akan ketahuan
__ADS_1
nabila bukan nya tidak mau hamil, tetapi dia masih takut untuk berhubungan badan, sungguh dia masih merasa kan bagai mana sakit nya ketika kenan memaksa nya seolah seperti dinding yang ter paksa sdi jebol...