
"Begini bu, menurut hasil pemeriksaan yangvtelah di lakukan anda menderita PCOS atau yangbdi kenal sindrom polikistik ovarium, ini terjadi karena ketidak seimbangan hormon dalam tubuh" Terang Dokter Bian.
"Ya Allah, apakah ada harapan saya buat hamil Dok" Tanya Diani khawatir.
"Ibu tenang saja, PCOS bukan berarti mandul bu" Ucap dokter Bian menjawab kekhawatiran Diani.
"Alhamdulillah, bagaimana cara agar sel telur bisa normal Dok dan apa yang akan kami lakukan agar hormon seimbang" Rian bertanya penasaran.
sebelum menjawab Dokter Bian tersenyum "Yang perlu di lakukan adalah Konsumsi Makanan Sehat, diet atau pola makan sehat adalah salah satu cara cepat hamil yang biaa dicoba oleh pengidap PCOS, Rutin Berolahraga. Cara cepat hamil lainnya untuk pengidap PCOS adalah rutin berolahraga pemberian Pil KB, perbanyak Istirahat dan Kelola Stres dengan Baik "Jawab dokter panjang lebar dan Diani hanya manggut-manggut memdengar penjelasan dokter Bian.
"Tapi bukan kah pil KB itu untuk menunda kehamilan dok". Tanya Diani lagi.
"Benar, Salah satunya melalui obat-obatan. Menurut National Institutes of Health, salah satu cara mengatasi PCOS adalah pemberian obat-obatan seperti pil KB. Obat ini diresepkan untuk membuat menstruasi pengidapnya lebih teratur.
Metode hormon kontrasepsi jangka panjang, seperti IUD Mirena, dapat membantu menghentikan menstruasi yang tidak teratur dan pertumbuhan abnormal pada lapisan rahim.
__ADS_1
Sebenarnya, pengobatan pada pengidap PCOS bisa berbeda-beda, metodenya bergantung pada gejala yang dialaminya. Umumnya, dokter memberikan obat-obatan untuk mengontrol siklus menstruasi dan membantu ovulasi" Jelas dokter Bian panjang lebar.
"Baiklah dok, saya dan istri saya akan melakukan apa yang dokter katakan" Ucap Rian.
"Ini saya resepkan obat dan vitamin untuk bu diani" Dokter Bian kemudian memberikan resep.
"Kalau begitu saya permisi dok" Pamit Rian dan kemudian berjabat tangan dengan dokter Bian di ikuti oleh Diani.
Setelah mendengar penjelasan Dokter Bian, di dalam mobil Rian lebih banyak diam tidak seperti biasa nya, melihat hal itu Diani pun bertanya "Mas, kamu kenapa kok diam saja? nggak biasa nya lo kamu kayak gini,"
Saat sampai rumah Rian langsung menuju ruang kerja nya, tanpa menyapa Icha yang telah menunggu nya. Ia hanya membelai rambut sebahu Icha.
Diani yang melihat perlakuan Rian ke Icha segera memanggil anak angkat nya dan memeluk nya dengan penuh kasih sayang.
"Bun, ayah kenapa kok tadi dia kelihatab sedih?"Tanya Icha penasaran dengan sikap Rian.
__ADS_1
"Mungkin Ayah lagi capek sayang," Jawab Diani sambil menuntun Icha ke sofa.
"Oh, ya udah deh, bun Icha mau bobok siang dulu ya" Pamit Icha dan di angguki oleh Diani.
setelah Icha masuk ke kamar Diani pun menuju ke kamar nya untuk istirahat. Saat membaringkan tubuh nya di kasur ia pun teringat tentang sahabat nya Lena. Diani kemudian mengambil Hp nya dan menghubungi Lena via aplikasi hijau.
"Hai Len, kamu sibuk nggak, aku mau ketemu"
"Hai bestie, nggak aku nggak sibuk kok, kamu datang aja ke kafe" Balas Lena.
"Ok, besok aku hubungi kamu ya, ada yang mau aku ceritain,"
"Ya, aku tunggu ya besok di kafe jam 9,"
"Ok!" Balas Diani singkat dan mengakhiri chat nya dengan Lena.
__ADS_1
TBC