Kesabaran Hati Seorang Istri

Kesabaran Hati Seorang Istri
BAB 12


__ADS_3

Setelah selesai bersiap Diani keluar rumah dan menaiki taxi online yang dipesannya.


Setelah menempih perjalanan 25 menit sampailah Diani di cafe Flowers dan segera naik menuju kantor Lena."Assalamualikum " Ucap Diani saat membuka pintu.


"Waalaikumsalam"Jawab Lena yang melihat Diani masuk segera menghentikan aktifitasnya dan memeluk Diani kemudian mengajak Diani duduk di sofa panjang.


Lena menelpon Bella karyawan sekaligus asisten nya untuk membawakan jus mangga kesukaan Diani dan jus Apel kesukaannya serta camilan


"Dii, Kamu apa kabar, kok kamu nggak pernah kabarin aku sih"Tanya Lena basa- basi.


"Hehe, maaf Len, Aku belakangan ini sibuk soalnya baru mau coba buka butik nih" Jawab Diani.


"Wah kamu hebat banget Dii,semoga segera lounching ya tu butik, Emangnya kamu buka dimana?" Ucap Lena sambil tersenyum.


Saat lagi asyik bercengkrama pintu kantor diketuk,


"Masuk bell" Kata Lena sedikit berteriak.


Bella masuk dan meletakkan Jus dan camilan yang dibawanya.


"Oeh Iaa Bell, kenalin ini sahabatku Diani, Diani ini Bella asistenku" Ujar Bella


Diani mengulurkan tangannya Dan di sambut oleh Bella.


"Diani" Kata Diani sambil tersenyum.


"Bella" Ucap Bella.

__ADS_1


"Owh iaa maaf bu saya permisi dulu ia, soalnya di bawah lagi sibuk,lain kali kita ngobtol lagi ya" kata Bella dan beranjak keluar.


Diani hanya menggangguk dan melanjutkan obrolannya dengan Lena.


" Di jalan sriwijaya, Amiin doakan saja ya Len, Oh ia Len maaf ia kemarin saat aku nikah aku nggak kasi tau kamu, soalnya aku nggak tau mau hubungi kamu kemana"Kata Diani dan itu membuat Lena terkejut.


"Wahhh sahabatku ternyata sudah laku ya, hmmmm kalah telak deh aku, padahal aku baru saja ketemu sama gebetanku, tapi selamat ya sayang" Ucap Lena sambil memeluk Diani.


"Terima kasih ya Len" Ucap Diani malu-malu.


"Eh kapan nih kamu kenalin aku sama suami kamu"Tanya Lena penasaran.


"Besok kalau Mas Rian nggak sibuk di kantornya, Pasti aku kenalin kok" Jawab Diani sambil meminum jusnya.


Deg


"Len, kamu kok ngelamun sih"Tanya Diani saat melihat Lena hanya bengong.


"Hehe maaf Dii,Owh iaa kamu sudah berapa lama nikah." Lena bertanya dengan raut wajah berseri.


"Baru empat bulan sih,"jawab Diani merona.


"Wahh, ternyata masih pengantin baru toh",goda Lena dan membuat Diani malu- malu.


"Ihh kamu apa-apaan sih Len, aku malu tau kalau kamu goda seperti itu" Ujar Diani.


"Loh kan beneran masih anget-angetnya" Kata Lena sambil mengambil sosis bakar dan memakannya.

__ADS_1


Setelah lama berbincang Diani pamit pulang karena belum masak untuk makan siang.


"Len aku pamit ya, soalnya aku belum masak nih" Kata Diani sambil berdiri.


"Loh kamu kok cepet banget sih pulangnya baru juga jam dua" Ujar Lena yang ikut berdiri.


" Lain kali aku kesini lagi Len" Kata Diani Sambil memeluk Lena


" Hmmm ya udah deh, aku juga ngerti kali kalau pengantin baru maunya nempel terus" Goda Lena karena tau Diani yang kalem mudah tersipu


"Aduh Len, udah deh, lama-lama aku bisa jadi kepiting rebus disini"Kata Diani yang menyadari wajahnya memerah.


"Hahaha, Ya udah tapi kamu harus kenalin aku sama suami kamu,pokoknya harus"Kata Lena sambil berjalan mengantarkan Diani sampai di deoan cafe.


"Ia, besok kalau mas Rian nggak sibuk ya Len, aku pasti kok kenalin kamu" kata Diani yang dibalas anggukan oleh Lena


"Kamu hati-hati ya Dii"Ucap Lena


"Iaa Len, Assalamualaikum" Ucap Diani sambil masuk kedalam mobil taksi yang di pesannya.


"Waalaikumsalam"Jawab Lena.


Setelah mobil yang bawa Diani berjalan meninggalkan cafe Lena masuk ke dalam dan menghempaskan tubuhnya di sofa.


"Apa benar suaminya Lena itu Rian yang aku suka, kenapa juga aku nggak minta lihat fotonya tadi,duhh "Gumam Lena penasaran.


TBC

__ADS_1


Jangan lupa komen dan dukungannya ya.


__ADS_2