
Nabila terbangun dari tidur nya, keringat dingin sudah membanjiri kening dan seluruh tubuh nya, jantung nya berdetak lebih kencang dan hati nya berdebar debar
astagfirullah, kenapa aku bermimpi seperti ini,
nabila menoleh ke jam dinding, rupa nya masih jam 3 pagi
secara perlahan nabila bangkit dari tempat tidur nenek nya dan segera menuju ke kamar mandi, nabila mengambil wudhu, kemudian ke kamar nya sendiri dan melaksana kan sholat tahajjud
nabila sudah tidak tahu lagi harus bagai mana, dia hanya bisa pasrah dan memohon pada allah untuk di berikan ketenangan hati, karena pada dasar nya hidup ini akan selalu banyak ujian, melainkan jika memiliki hati yang kuat semua akan nampak baik baik saja, berbeda denagn hati yang rapuh, sedikit guncangan saja sudah membuat jiwa raga rubuh
selesai sholat tahajjud, nabila berniat untuk mbaca al Qur'an, tetapi tiba tiba ke palanya menjadi pusing dan tubuh nya terasa begitu lemas
nabila tidak jadi mengambil al Qur'an yang tersimpan di atas meja, dia malah bersujud di atas sajadah dan terus beristigfar sampai tampa sadar dia tertidur lagi
di sisi lain juga ada kenan yang terus terusan berdoa menyebut nama nabila, lelaki itu masih bersimpuh di atas sajadah dan mengharap allah bisa membalikan hati nabila agar tidak lagi dendam pada nya
esok hari nya begitu mendengar nabila sakit dia langsung neluncur lagi ke rumah nenek nabila yang berada di kampung
agak siangan baru sampai di sana, kenan segera memanggil dokter setelah makan bubur hangat dan minum lalu tertidur
malam ini kenan merasa enggan untuk kambali ke kamar nya, entah kenapa ada persaan tidak rela membiar kan nabila sendiri.
sejak kapan aku menjadi begitu peduli pada mu nabila, kamu sungguh perempuan pertama yang menjadi kelemahan ku, aku berjanji akan menjaga mu dan merawat mu, tapi aku mohon beri aku kesrmpatan untuk membuktikan nya, gumam kenan sambil membelai jilbab nabila
di sisi lain nabila mendengar ucapan kenan yang barusan, hanya saja seolah suara itu ada di dalam mimpi
sampai sore hari kenan masih berjaga di samping nabila, takut nya jika nanti sang ke kasih menginginkan minum atau apa pun
duh besar saja, tiba tiba nabila terbangun sebab kehausan
haus ya, tanya kenan lembut
iya, jawab nabila cuek tapi tidak enak, menolak karena ada nenek nya
tunggu sebentar, aku akan ambilkan segera, balas kenan langsung beranjak pergi
__ADS_1
dalam hati nabila tersentuh, seorang kenan bos besar yang memiliki status tinggi akan tetapi bisa bersikap baik pada nya, padahal perbedaan derajat mereka teramat jauh
walau pun setiap kali hati nabila berdebar, akan tetapi trauma di masa lalu masih selalu menghantui, membuat diri nya ragu untuk menerima sepenuh hati tapi juga tidak bisa menolak
tak lama kemudian kenan masuk sambil membawah kan minum
dengan agak ke susahan nabila bangun dan meminum air putih tersebut
kak kenan, kenapa kamu masih di sini, sebaik nya kamu istirahat karena besok kamu berkerja, ucap nabila berniat mengusir secara halus
aku tidak bisa tidur dan tidak tenang jika meninggal kan mu sendiri, nabila, maaf kan aku karena aku sudah membuat mu sakit begini, ucap kenan masih merasa bersalah
nabila terkejut, tanpa terasa rasa iba mulai merasuki relung hati nya
aku sudah merasa baikan, kak kenan, sebaik nya kamu segera pulang saja, balas nabila
kalau begitu boleh kan aku tidur di sini sampai sore, di kamar samping mu dulu, aku berajnji nanti sore aku balik, pintah kenan dengan nada memohon
nabila kaget dengan permintaan aneh tersebut, mau bilang tidak tapi kenan beranjak duluan ke tempat tidur memang khusus tamu
secara perlahan nabila memejamkan mata dan tidur terlelap lagi, tak mala kemudia kenan kembali lagi dan menatap wajah nabila dari samping yang tampak cantik dalam keadaan tertidur pulas
nabila, aku akan membuat mu menerima ku dan tidak bisa menolak ku, batin kenan ikut memejamkan mata dan tertidur di kursi dekat tempat tidur nabila
sore nya nabila ternbangun dan, di samping nya kenan sudah tidak ada
dengan tertatih dia masuk ke kamar mandi, akan tetapi tak berapa lama kemudian dia sudah terjatuh lagi karena tidak bisa menyangga tubuh nya sendiri yang memang masih lemah
kenan yang baru mau masuk dengan cepat langsung menyusul dan mendapati nabila sudah tergeletak di lantai
astaga, mari aku bantu, pekik kenan panik
nabila mau menolak tetapi dia tidak bisa berdiri
nenek sedang tidak ada, jadi jangan menolak
__ADS_1
di bantu kenan, nabila bisa berdiri tegak dan mencuci muka sekali gus sikat gigi, walau pun merasa sungkan tapi dia memang tidak sanggup berjalan seorang diri
tidak perlu sungkan, kelak sebagai suami mu aku akan selalu perhatian pada mu, timpal kenan santai
ketika wajah nabila memerah, dan kenan sangat menikmati pemandangan ini
apa kamu tidak masuk kantor, tanya nabila kesal
mana mungkin aku tega membiar kan calon istri ku sendirian, balas nabila semakin ingin menggoda
kak, aku mohon jangan mengerjai aku terus, pinta nabila tak kuasa
kenapa, aku membicara kan sebuah fakta, sudahlah, sekarang kamu makan biar aku suapi, balas kenan tenang
nabila semakin di buat kelabakan jika terus menerus di perhatiakan oleh pemuda yang begitu tampan ini
aku bisa sendiri, tolak nabila secara halus
kalau kamu tidak mau maka aku akan mencium mu, ancam kenan tersenyum mempesona
kak kenan, kamu ini baru calon suami bukan sudah sah menjadi suami, jadi tidak seharus nya kamu bersikap begini, sergah nabila tegas
kenan langsung menciut nyali nya, apa lagi kemudian jamilah datang membuat kenan tidak ingin mengulang lagi kecerobohan yang sama
ayo semua makan, nak kenan juga kamu semenjak tadi tidak mau makan, ajak jamilah
nabila melirik penasaran, tetapi melihat kenan memang membuat meleleh
aku tidak nafsu makan jika nabila juga tidak makan, nek , aku tidak bisa pulang jika aku belum melihat dia baikan, karena pasti aku akan khawatir terus dan tidak bisa fokus apa apa, jawab kenan yang membuat nenek nya terharu
nabila, ayo makan terus minum obat, kenan sejak tadi terus menjaga mu, karena nenek tadi pergi, ada hal penting yang harus di urus, jadi tidak sempat memasak dan membeli makanan di luar, ujar jamilah
iya, nek, jawab nabila patuh
dan sungguh ajaib, yang tadi nya makan hanya bisa sedikit sebab lidah terasa pahit tetapi kini sudah habis banyak, nabila bertekad ingin segera sembuh agar kenan juga mau pulang, dia merasa tidak nyaman, benci, tapi ada kebahagian terselubung, seperti cinta lama yang bersemi kembali, tetapi rasa trauma juga belum mau hilang, sungguh melihat kenan membuat diri nya semakin tersiksa
__ADS_1
kenan melirik ke nabila, merasa senang jika calon istri kecil nya itu makan banyak, trik nya berhasil, dia tahu jika kehadiran nya tidak di harap kan tetapi kenan nekat memasang muka tebal...