
Kenan segera menyelesai kan rapatnya, dia berencana ingin menyusul istri dan anak anak nya ke rumah sakit, walau sudah ada dua baby sister tetapi kenan tetap merasa khawatir
sesampai nya di rumah sakit, si kembar dan fhatan baru saja selesai di imunisasi karena memang antrian sangat panjang
assalamualaikum, sudah selesai semua, tanya kenan
waalaikumsalam, sudah kamu kok datang kemari sih, mas, bukan nya ada rapat penting, tanya nabila balik
setelah selesai aku langsung kemari, balas kenan
ken, kamu ada ke sibukan tidak, sela arqian
tidak sih, kenapa.
Aku dan maudy ingin sekali jalan jalan, kamu mau ikut
pergi ke mana, aku kalau tempat umum þerlalu ramai malas ah, kasian anak anak nanti bisa terkena asap rokok dan lain lain, ujar kenan begitu peduli
ke danau, di sana ada restoran VIP khusus untuk keluarga kok, jadi aman banget buat anak anak, dari dalam bisa melihat keindahan danau soal nya restoran nya memang mengapung di atas danau, jelas arqian
wah... Aku kok baru tahu ada tempat seperti itu, timpal kenan
memang baru di buka, milik teman aku
ato ke sana, lagian sebagai ibubruamh tangga juga butuh hearing biar pikiran tetap waras, ajak maudy pada nabila
sesaat nabila menatap ke arah suami nya untuk meminta pendapat, tentu saja kenan ingin istri nya bahagia
baik lah, tapi sebelum itu pastikan dulu ada tempat tidak, aku ngak mau kalau sudah jauh jauh ke sana ternyata sudah penuh, sela kenan memastikan
aku sudah memesan dari semalam kok, tenang saja di sana tidak boleh merokok karena memang kawasan untuk keluarga dan banyak anak anak, bujuk arqian
sip lah kalau begitu, lagian sudah lama juga ya kita tidak jalan jalan, jawab kenan
denagn mengendarai mobil masing masing, kenan mengikuti arqian dari belakang, bahkan saking terlalu khawatir kenan tidak berani menjalan kan dengan ke depan yang tinggi
kenan lama amat, keluh arqian
mungkin dia cemas pada anak anak nya, duga maudy
tapi jangan berlebihan begitu ah, kapan sampai nya jika jalan nya seperti kira kira, balas arqian
maudy tersenyum geli, sebab memang kenan menjadi over protektif
kenapa kamu, tanya arqian heran
aku hanya membayanga kan jika nanti sudah besar,jangan jangan jika ada lelaki yang mendekati nya bisa langsung di tendang, canda maudy
aha.. kalau aku punya anak perempuan juga gitu, tak akan aku biar kan lelaki datang mengganggu, balas arqian tegas
jangan lupa kalau kita juga punya anak cowok, ajar kan mereka untuk menghormati anak perempuan, sindir maudy
__ADS_1
itu tugas kamu, kalau aku tidak yakin busa telaten, bisa bisa malah aku lupa diri dan mengajari fhatan cara mengira cewek, canda arqian
awas kamu mas, ancam maudy serius
Aku hanya becanda sayang
mana mungkin aku mengajar kan pada anak anak hal yang buruk, tawa arqian menjalar kan
****
setelah menempuh jarak hampir satu jam mereka sampai tempat tujuan, pertama kali melihat saja maudy dan nabila sangat senang
sepoi angin bersemilir terasa sejuk, pepohonan yang rindang di sepanjang sisi danau dan juga tempat yang sangat bersih membuat mereka menjadi nyaman, apa lagi memang tempat itu tidak di perboleh kan untuk merokok sehingga tidak di khawatir kan untuk anak anak kecil
insyaallah, sangat suka tempat ini, ucap maudy senang
apa lagi kalau sudah merasa kan masakannya, pasti lebih suka, jawab arqian
kamu pernah ke sini mas, tanya maudy
iya, saat bertemu klien, maka nya siang ini aku langsung mengajak kamu, jawab arqian
ayo buruan masuk, aku sudah sangat penasaran, biasa nya selera arqian tidak mengecewakan, sela kenan
kenan menggandeng jemari nabila saat melewati jembatan, karena kedua anak kembar nya sudah ada yang menjaga masing masing
arqian dari belakang memperhatikan hal itu, setiap kali pergi maudy pasti kerepotan menggendong fhatan
tidak usah, mas, aku bisa, lagian merawat anak aku tidak merasa lelah tapi malah bahagia, tolak maudy secara lembut
aku tidak tega melihat kamu yang pagi sudah masak, mengurus fhatan kemudian mengurus aku, ungkap arqian haru
itu adalah pahala bagi ku, mas, sudah jangan banya berpikir lagi, jika memang nanti aku merasa berat sudah pasti aku akan bilang pada mu, bujuk maudy
arqian merasa sakit, maudy adalah anak orang kaya bahkan memiliki warisa melimpah tetapi sikap nya sederhana dan juga mandiri
mas, kenapa masih bengong aja sih, tegur maudy
lihat lah kenan, dia malah menyewa dua baby sister sekali gus, nanti orang mengira aku tidak mampu,ucap arqian
kan anak kenan memang ada dua, lagian nabila masih terlalu muda untuk mengerti mengenai mengasuh bayi, jangan lupa dia baru lulus SMA setahun yang lalu, sedangkan aku, aku sudah usia matang, terang maudy sabar menjalas kan
tapi kenan dan nabila jadi punya banyak waktu berdua an kalau ada yang menjaga anak mereka, humam arqian
hem... jadi ini yah alasan yang sesungguh nya, kamu mesum mas, tuduh maudy
astagfirullah, mesum bagaimana, berdua an memang nya harus melakukan hubungan badan, kamub deh yang mesum, maksud aku berduaan dalam artian sekedar ngopi berduaan, ngobrol santai tanpa cemas anak menangis karena sudah ada yang menjaga, sergah arqian
maudy melirik ke arah lain, memang sangat memalukan karena dalam pikiran nya adalah hal hal yang intim
arqian, kita ke ruang yang mana, tanya kenan suara agak keras sebab sudah di depan
__ADS_1
paling ujung, jawab arqian
ayo, mas kita susul mereka, ajak maudy
arqian merangkul baru istri nya lembut, dengan senyuman yang menawan terus memandang fhatan dan istri nya
panas tidak, biasa nya kalau setelah imunisasi panas, tanya arqian perhatian
kali ini tidak menimbulkan panas, jadi insya allah nanti malam fhatan tidak akan rewel, jawab maudy yakin
sesampai nya di dalam ruangan restoran, mereka memesan makanan yang banyak, apalagi nabila dan maudy memang tengah
dalam fase nafsu makan naik drastis
ketiga anak bayi itu masih tertidur nyenyak, maka nya kenan mempersilakan kedua baby sister untuk ikut makan bersama sekalian
arqian dan kenan sudah selesai makan duluan, mereka berdua duduk lesehan di sebelah jendela sambil menatap pemandangan di luar
sungguh indah, pinter sekali teman mu bisa
memiliki ide seperti ini, ujar kenan
iya, dia tadi nya berkerja di perusahaan besar, tetapi karena lelah dengan ke sibuk kan, dia memilih membuka usaha baru dan bersantai, jawab arqian
siapa sih teman kamu, tanya kenan
aku kasih tahu juga kamu tidak akan tahu, balas arqian tertawa mengejek
ah kamu, sudah tua begini masih saja membuat orang lain kesal, cetus kenan
usia kita belum ada 30 tahun, tapi kenapa sudah merasa tua ya, atau karena sudah memiliki anak, ucap arqian
iya, apa lagi aku yang sudah ada dua anak, aku kadang setiap malam sering berpikir bagaimana mereka setelah besar, astaga... aku yaang masa muda sering melawan orang tua kini tahu bagai mana perasaan mereka, jawab kenan serius
apa lagi aku, tapi aku berharap bisa menjadi orang tua yang bijaksana, timpal arqian penuh harap
eh.. anak kita hanya terpaut berapa bulan saja, mungkin mereka nanti malah bisa menjadi sekelas, ujar kenan berandai
sudah jelas itu, semoga saja mereka bisa menjadi sahabat yang baik, balas arqian
menurut kamu, jika kelak fhatan dan AZURA saling jatuh cinta apakah kamu mau punya besan aku, tanya kenan penasaran
hah... ha.. mereka masih bayi, jalan mereka masih panjang, belum belum kamu sudah mengatakan perjodohan, tawa arqian sampai membuat maudy dan nabila juga ikutan tertawa
yah.. nama nya takdir siapa yang tahu, balas kenan nyengir
tapi jika memang takdir fhatan dan AZURA bersama, aku juga bahagia, kita berdua sudah tahu baik buruk nya kita, sehingga kita bisa sama sama menerima mereka seperti anak sendiri, jawab arqian
" TAMAT "
Alhamdullilah, akhir nya kesabaran hati seorang istri sudah selesai, terima kasih yang sudah mau mampir, dan menjadi kan favorit, author mohon maaf karena kemaren sempat lama libur dan baru di lanjutin, karena ada suatu halangan,mohon maaf kalau ada kurang kata atau salah kata, mohon di maklumi baru pemula... see you
__ADS_1