Kesabaran Hati Seorang Istri

Kesabaran Hati Seorang Istri
BAB 70 PERSIAPAN LAMARAN


__ADS_3

Arqian mondar mandir sambil sesekali melihat ke atas, membuat maudy yang tengah mengaji tidak konsentrasi,setela selesai maudy menegur suami nya


mas, kamu sejak tadi kenapa sih mondar mandir, tanya maudy


ah sial, aku tidak bisa tenang begini sebelum memastikan kenan dan nabila sah menikah, jawab arqian resah


maudy langsung tertawa, saat ini suami nya seperti seorang bapak bapak yang gelisah mau menikahkan anak nya sendiri


kenapa harus binggu, lagian nabila juga sudah setuju, bujuk maudy menenangkam suami nya


tetapi kamu tahu sendiri, jika nabila perempuan yang masih labil, dah lah, sekarang kamu bolang ke nabila, sore ini kita antar dia pulang dan langsung ajukan lamaran, setelah itu menikah dulu di kampaung nabila,baru lah nanti setelah itu adakan pesta besar besaran di rumah kenan, sela arqian serius


lah kenan bagai mana, tanya maudy


sudah pasti dia setuju, aku mau ke rumah kenan dulu untuk membantu menyiapa kan semua nya


iya, hati hati ya mas, balas maudy


baru saja arqian memakai jaket nya, tiba tiba ponsel milik nya berbunyi dan ada pangilan dari kenan, arqian langsung mengangkat nya


[ ada apa, ken, aku baru saja mau ke rumah kamu, membahas soal pernikahan ]


[ kamu tenang saja, aku sudah menyiap kan semua nya, dari tadi aku chat tapi tidak kamu bales bales, coba kamu buk a dan kamu lihat dekorasi nya bagus tidak ]


[ oke deh, setelah ini aku ke situ ya kita bahas acara lamaran, rencana aku hari ini juga aku dan maudy akan mengantar nabila pulang ke kampung, dan kamu Malam ini juga datang melamar bersama orang tua mu ]


[ iya, kalau begitu aku pulang dulu dan kita bertemu di rumah, aku mau bayar gaun pernikahan untuk nabila dulu ]


sambungan telpon terputus, arqian heran juga denang kenan dia bergerak sangat cepat, dalam hitungan dua jam sudah memilih dekorasi dan juga gaun pernikahan


mas, ayo buka pesan kamu, aku mau lihat juga bagai mana persiapan dari kenan, pinta maudy yang penasaran


arqian menuruti permitaan istri nya, kenan mengirim kan foto dekorasi yang samgat megah dan mewah

__ADS_1


masyaallah, indah sekali, dan gaun nya juga cantik, pasti nabila akan bahagia dan menjadì kenangan yang manis, ucap maudy berbinar


arqian juga takjub, seketika arqian menjadi cemburu dan merasa rendah diri, karena pernikahan dia dan maudy bisa di bilang tidak ada pesta, hanya acara ijab kabul yang di hadiri oleh keluarga dan berapa sanak saudara


arqian menjadi murung, merasa bersalah dan menyesal


mas, kamu kenapa, tanya maudy


kita nikah lagi yuk, akan aku buat akn pesta yang megah seperti ini, maaf kan aku, sungguh maaf kan aku karena belum bisa menjadi suami yang baik,a ku sangat menyesal, ucap arqian


maudy tersenyum, sambil memeluk suami nya agar bisa tenang


mas, aku tidak pernah menginginkan pesta pernikahan yang megah, tetapi yang aku ingin kan adalah suami yang beriman, penantang dan tanggung jawab, bagi ku itu sudah cukup, lagian untuk apa membuang buang uang toh semua orang udah tahu kita ini suami istri, tadak perlu mendapat akn pujian dari orang lain, yang menjalani rumah tangga adalah kita hanya kita berdua yang bisa mencipta kan kebahagian, jawab maudy lembut


aku bukan nya ingin pujian dari orang lain, aku ingin kamu bahagia, sela arqian


begini saja aku sudah bahagia, sekarang yang aku ingin kan hanya lah anak kita nanti bisa lahir dengan selamat, dan normal, hanya itu saja ke ingin nan ku, mas, bujuk maudy


arqian memeluk istri nya, tetapi dalam hati tetap memiliki niatan untuk mengadakan anniversary pernikahan mereka yang pertama dengan megah


iya, kamu jangan lupq bilang sama nabila ya, setelah dari rumah kenan kita akan ke kampung nya, ucap arqian


aku boleh ikut kan, tanya maudy memastikan


iya, tentu saja boleh, jawab arqian


selepas kepergian suami nya, maudy langsung menemui nabila yang tengah tiduran sambil melamun


assalamuallahikum, sapa maudy membuka pintu yang tidak di kunci


wallahikumsalam, jawab nabila sambil duduk


nabila, apa hati kamu sudah merasa baikan, tanyq maudy juga duduk di samping nabila

__ADS_1


aku tidak tahu, kak, seperti sudah mati rasa, jawab nabila jujur apa ada nya


maaf ya jika aku tadi se olah memaksa kamu untuk menikah dengan kenan, tetapi aku rasa memang itu adalah jalan yang terbaik, apa lagi dengan kondisi kamu yang sekarang, hanya dengan kenan kamu bisa tetap mengangkat kepala kamu tapa rasa rendah diri dan malu, bujuk maudy


iya, aku juga berpikir seperti itu, andai kan aku memilih lelaki lain sekali punn lelaki itu mau menerima aku apa ada nya seperti DIQAH tetapi saja aku merasa rendah diri, hanya saja di hati kecil masih belum bisa memaafkan kak kenan, aku masih marah pada nya, balas nabila


itu sangat wajar, adik ku sayang, dulua ku yang di paksa oleh suami ku saja juga marah, sela maudy


paksa... tanya nabila


iya, kamu mau mendengar kan kisah ku, yah... tapi kalau kamu tidak mau jangan sungkan untuk menolak nya, tawar maudy sekedar ingin menghibur nabila


mau... mau... aku melihat kalian ber dua adalah pasangan yang sangat serasi dan sangat bahagia, ucap nabila antusias


kemudiaan maudy mencerita kan kisah hidup nya, sampai membuat nabila ikut menangis, kesal dan juga tertawa


aku tidak menyang ka jika kak arqian dulu nya seperti itu, gumam nabila tak percaya


ya begitu lah, tapi alhamdulillah sekarang sudah berubah dan sedang dalam fase belajar untuk menjadi lebih baik, jawab maudy


mungkin kelak aku juga bisa bahagia seperti itu, tanya nabila ragu


pasti bisa, yang pertama harus kamu lalui adalah melawan dendam dan belajar iklas, pasrah pada allah, dan niat kan menikah untuk mencari ridha nya, bujuk maudy


tapi aku masih takut, takut jika kak kenan melupa kan janji nya dan meminta hak dia sebagai suami, aku masih trauma, aku sungguh takut, ucap nabila kembali bergetar jika membayang kan saat saat kelam itu


maudy memeluk nabila erat, berbicara memang muda tetapi bagi orang yang menjalan kan terasa sulit


begini saja, setelah menikah kalian pisah kamar, kamu bisa tidur dengan nyaman tampa rasa takut, yah... walau pun sebagai suami istri memang sudah seharusnya satu ranjang sih, tapi setidak nya untuk kamu beradaptasi, semoga saja setelah kamu merasa nyama, dan kamu bisa memaaf kan kalian bisa bersama seperti pasangan pada umum nya, saran maudy


nabila menunduk malu, bagi orang polos membicara kan hal seperti itu akan terasa canggung


kalau begitu ayo siap siap dulu, sebentar lagi mas arqian pulang dan akan mengantar kamu pulang, ajak maudy dengan senyuman ramah

__ADS_1


iya, jawab nabila yang masih dàlàm kebimbangan, menjalani semua seperti air mengair dan dia juga pasrah angin akan menerbangkan nya ke mana..


__ADS_2