
Arqian binggung memiih kata kata yang tepat untuk mencerita kan pada istri nya, sebab jika dia sampai salah bicara kasihan juga pada sahabat nya
mas, kenapa sih sejak tadi bengong terus, ada apa, sela maudy tidak sabar
kenan, tadi dia datang kemari hanya ingin melihat nabila
jadi kamu mengajak aku dan nabila ke ruang tamu tadi karena kenan menyusup ke rumah kita, pekik maudy bergidik merinding
iya, dia kesulitan keluar
mas, aku tahu kenan sebenar nya orang baik, tetapi jika melakukan hal hal yang seperti itu aku tidak akan membela nya lagi, kamu juga, mas, sebagai sahabat bukan nya menasihati dan memberikan saran yang baik, ini malah mendukung perbuata nya, sergah maudy kecewa
aku juga tidak mendukung kalau dia melakukan hal yang salah, tapi kenan sendiri yang nekat, aku saja sampai kaget tahu tahu dia sudah ada di sini, sela arqian membela diri
ya sudah, pagi ini aku akan bicara pada nabila, mau tidak mau dia harus membuat pilihan, agar semua masalah segera selesai, entah itu mereka berakhir dengan pernikahan atau kenan berakhir masuk penjara, biar lah nabila yang menentukan, ucap maudy tegas
penjara, kamu tidak kasihan kalau kenan masuk ke penjara, tanya arqian tak tega
mas, kenan itu sudah melakukan tindakan kriminal, apa menurut kamu dia tidak pantas masuk penjara, coba andai kan ini terjadi pada ku, apa yang akan kamu lakukan pada pelaku, sergah maudy mulai esmosi
tidak masalah, kan aku suami mu, itu justru menjadi kewajiban bagi mu melayani ku setiap saat, jawab arqian
jika pelaku nya orang lain, misal teman mu, tanya maudy lagi
arqian terdiam, jika hal itu sampai terjadi dia sudah akan membunuh orang tersebut tak peduli diri nya akan masuk penjara, jangan kan sampai tahap meleceh kan, andai kan berani menyentuh baju saja sudah dia hantam
kenapa diam, mas, maka nya jangan hanya di lihat dari kenan sebagai sahabat kamu, tapi juga bayangkan posisi nabila, dia baru beruddia delapan belas tahun, dia masih sangat lugu dan juga... astagfirullah.. aku tidak bisa berkata kata lagi, keluh maudy
maaf kan aku, nanti aku akan bilang pada kenan untuk datang ke mari, mari kita semua selesai kan masalah ini, tetapi tetap saja aku berharap mereka berdua menikah, hidup bahagia dan tidak saling menyakiti, bujuk arqian sambil memeluk istri nya yang sudah menangis
aku tidak mau memaksa nabila, aku tahu dia pasti trauma berat, biar lah dia menentukan pilihan nya sendiri, balas maudy
iya... kalau gitu jangan nangis lagi dong, bujuk arqian
aku kesal, mas, kenapa lelaki selalu seperti itu, rengek maudy teringat malam pertama nya yang buruk
kamu pasti teringat malam pertama kita kan, padahal sudah aku tebus dengan malam yang romantis tapi kamu masih saja sering ingat ingat ini, ehm... bagai mana kalau sekarang aku tebus lagi, goda arqian
maudy memukul bahu suami nya, betapa semakin kesal dia akan suami nya yang bisa bisa nya mengoda dalam situasi yang seperti ini
arqian tertawa, dia memeluk istri nya erat sekali
jangan ngambek ah, kasihan anak kita nanti jadi ikutan sedih loh, bujuk arqian
kamu yang selalu membuat aku sedih, mas, balas maudy
arqian melepas kan jilbab sang istri
kamu tahu betapa beruntung nya aku, memiliki istri yang sangat cantik, sholehah, berhati lembut, penyayang, dan pinter segala nya, jadi betapa bodoh nya aku kalau sampai membuat kamu bersedih, maaf aku ya, bujuk arqian sembari membelai mahkota sang istri
jangan sok romantis, mas, aku tahu fikiran mu menuju ke arah mana, sindir maudy jutek
arqian tertawa, berniat bermesra mesraan justru malah di kacangin
__ADS_1
sholat subuh masih cukup lama, dari pada kita berantem, goda arqian
maudy masih kesal, tetapi suami nya sudah langsung main nyosor saja
mas, kamu tidak tahu malu, protes maudy
iya, aku memang tidak tahu malu, jawab arqian tak peduli dengan penolakan istri nya
arqian terus mencium, menikmati setiap inci tubuh istri nya dengan sangat minat, apa lagi wajah maudy yang memerah membuat sang istri semakin seksi
ini adalah salah satu andalan arqian, saat istri nya ngambek langsung saja tancap gas karena setelah itu maudy hanya terdiam dan tersipu malu
maudy sendiri kalau sudah mendapat kan jurus pesona suami, semua perasaan kesal menjadi hilang, sebagai lelaki arqian sangat pandai membuat istri nya ber bunga bunga dan bahagia lahir batin
selesai bercinta, mereka tidur sejenak sambil berpelukan, maudy sendiri lebih nyaman seperti itu, walau ada banyak bantal tidak ada yang bisa mengalah kan kenyamanan lengan suami nya
mas, adzan subuh, ucap maudy
sebentar lagi, lima menit lagi, jawab arqian masih mengantuk
kita juga harus mandi dulu loh, timpal maudy
iya, kita mandi bersama ya, pinta arqian
nggak mau, aku mandi duluan saja, sela maudy, karena jika mandi bersama suami nya juga tidak akan tingal diam, fantasi arqian terlalu tinggi, kecerdasan otak nya dalam ke mesuman selalu muncul di setiap saat
nanti bisa terlambat kalau tidak buru buru mandi, sergah arqian langsung berdiri
kamu kok bisa secantik ini sih sayang, gumam arqian
mas, jangan terlalu membangga kan kecantikan, itu hanya bersifat sementara, balas maudy
ah kamu, kalau perempuan lain pasti akan bahagia aku puji puji begitu, sela arqian kesal
aku tahu kamu berniat menyenang kan aku dengan memuji, tetapi jika aku mendengar kata cantik seakan hati ku merasa kamu mencintai ku karena kecantikan ku saja, nanti setelah tua aku jadi berpikir kamu tidak akan mencintai aku lagi, jawab maudy menjelas kan
arqian tersenyum, memeluk istri nya lagi lebih erat,
kalau begitu, sayang ku, kenapa kamu rasa nya sangat enak sekali sih, bikin aku candu, gumam arqian
mas, pekik maudy malu sendiri
nah kan, salah lagi kan, sergah arqian bergantian kesal
sudah, ayo buruan mandi, sergah maudy
dalam hati arqian ingin ketawa, istri nya bukan tipe perempuan yang mau menunjukan perasaan nya, jadi ketika di gombali ia berlagak kesal, padahal asli nya tersipu malu
selesai mandi mereka sholat subuh, tetapi hanya berdua an saja di kamar, setelah itu arqian membantu istri nya mengeringkan rambut
kamu ini, kalau rambut balah lain kali jangan langsung memakai jilbab, nanti kepala kamu pusing, tutur arqian
aku ter buru buru mau masaak, mas, apa lagi di rumah kita sedang ada tamu, jawab maudi beralasan
__ADS_1
soal sarapan gampang, biar aku pesan saja, kamu tidak usah memasak sendiri, ada yang mudah kenapa mencari yang susah sih, sergah arqian
maudy terdiam, dia duduk patuh sambil melihat wajah suami nya lewat kaca cermin
apa lihat lihat, aku memang sudah tampan sejak lahir, ucap arqian percaya diri
maudy tertawa, tapi memang suami nya sangat tampan sekali, apa lagi ketika tersenyum menggoda, semua wanita yang melihat pasti klepek klepek
mas, pokok nya jangan pernah tersenyum seperti itu lagi pada wanita lain, kata maudi kode keras
kamu takut jika ada wanita yang naksir aku, itu sudah ter lambat, tampa aku berbuat apa apa sudah pasti hanya dengan melihat ku mereka akan naksir pada ku, sergah arqian
kalau gitu, mulai besok aku akan lepas jilbab, terus aku mau memakai pakaian yang seksi seperti sarah, seperti nya enak kalau banyak yang naksir, canda maudy mengerjai suami nya
kamu berani, pekik arqian reflek menarik rambut maudy
ah... sakit.. kamu kok KDRT mas, pekik maudy kesakitan
ah maaf, aku tidak sengaja, habis nya kamu bicara ngelantur gitu, ucap arqian menyesal juga marah
bukan nya mas suka perempuan yang seksi ya, terus membangga kan kecantikan pasangan di hadapan teman teman nya, cibir maudy
tidak boleh, kapan aku begitu, pokok nya kalau menemui orang lain semua tubuh harus tertutupi, pakai kaca màta juga, kaos kaki dan kaos tangan tidak boleh lepas, sergah arqian terkekeh
maudy tersenyum, bagi nya cinta seperti ini, menjaga istri nya sendiri
tapi kalau di kamar berduaan dengan ku cukup pakai lingerie saja, bisik arqian tepat di kuping maudy
seketika maudy terlonjak kaget, dia berdiri dan memukul bahu suami nya
hayo... kamu yang KDRT pada ku, sergah arqian
habis kamu gitu sih, mas, sela maudy
gitu kenapa, memang nya aku salah, tantang arqian
maudy terdiaam, menunduk malu
kamu sering loh memukul aku, kalau tidak minta maaf bisa dosa, sindir arqian
aku minta maaf, aku reflek mas, lain kali jangan berbicara yang mesum begitu, ucap maudy
arqian menahan tawa, istri nya minta maaf tetapi di akhir kalimat juga menyalah kan diri nya
baik lah, kalau memang tulus minta maaf cium aku, pinta arqian
nah kan, mulai lagi deh, balas maudy
ya sudah kalau gitu, jangan salah kan aku jika malaikat marah pada mu, sela arqian berlalu pergi
maudy langsung menahan lengan suami nya dan merangkul leher nya, kemudian maudy memberanikan diri mencium bibir suami nya
bagus... batin arqian sangat senang dan tidak akan melepaskan istri nya semudah itu...
__ADS_1