Kesabaran Hati Seorang Istri

Kesabaran Hati Seorang Istri
BAB 62 DUKA BUAT KENAN


__ADS_3

Sudah berapa hari maudy mengikuti suami nya berkerja, mereka selalu melewati setiap hari nya dengan ke mesraan dan ke bahagian


seminggu lagi adalah pernikahan kenan dan anisa, maudy masih ke bingungan ingin memberi hadiah apa, dia mencari cari ide tetapi masih belum menemukan, apa yang cocok untuk teman nya


arqian yang sedang sibuk berkerja menjadi cemas melihat istri nya yang terlihat gusar, dia segera menghampiri istri nya


apa yang buat kamu gelisah seperti ini, tanya arqian perhatian


pernikahan anisa dan kenan minggu besok, sebaik nya kasih kado apa ya, maudy balik bertanya


oalah, mas kirain ada masalah apa, sudah jangan terlalu banyak pikiran, biar suami mu ini yang urus, jawab arqian santai


mas memang nya mau kasih kado apa, tanya maudy penasaran


anisa setiap berpergian selalu berganti tas, ber arti dia suka mengoleksi tas, kalau kenan, dia akan aku belikan jam tangan seperti ku, hanya beda warna saja, ucap arqian


maudy menurut saja, dia yakin jika pilihan suami nya yang ter baik


sekarang tenang kan dirimu, jangan banyak pikiran, semua sudah aku atur, besok kamu tinggal siap siap saja, timpal arqian


maudy akhir nya merasa lega, dia memeluk suami nya yang selalu bisa di andal kan


arqian membalas pelukan istri nya, dia sendiri tahu jika wanita yang hamil mudah stress, panik dan esmosian, jadi dia selalu berkonsultasi dengan dokter lewat ponsel nya, dia selalu ingin memberikan yang terbaik untuk istri dan anak yang masih di dalam kandungan


mas, aku ingin batagor, bisik maudy


arqian tertawa, dia ingat jika satu jam yang lalu istri nya makan nasi


baik lah, kamu berbaring di sofa dulu sambil nonton televisi, masih mau apa lagi, jus atau cemilan yang lain nya, tanya arqian memastikan


hem... jus alpukat, keripik singkongrasa balado dan martabak telor, jawab maudy riang


arqian tersenyum geli, karena nafsu makan istri nya sangat banyak


arqian mencium kening istri nya, kemudian kembali ke meja kerja nya, tak lupa dia langsung menelpon karyawan nya untuk membeli pesanan istri tercinta nya


tidak lama kemudian pesanan makakan datang, maudy langsung mencicipinya dan ternyata semua nya sesuai di lidah nya


enak tidak, tanya arqian


tentu saja enak, jawab maudy


makan lah yang banyak, biar kenyang dan tidak rewel lagi,bbujuk arqian


mas, pekik maudy tidak terima di kata kan rewel oleh suami nya

__ADS_1


arqian tetawa, tetapi istri nya jikanlapar memang rewel, tidak peduli itu malam, arqian akan mengusahakan apa pun yang istri nya ingin kan


sampai tiba tiba arqian mendapat kan telepon dari kenan,baru di angkat sudah terdengar tangisan yang begitu keras


[ kamu kenapa, ken ]


[ anisa, dia kecelakaan ]


[ sekarang kamu di mana ]


[ aku di rumah sakit ]


arqian ikut bersedih, baru beberapa hari ini sahabat nya bahagia tetetapi malah sudah mendapat musibah


innalillah, ayo mas kita segera menyusul ke sana, ajak maudy yang ikut mendengar


iya, jawab arqian


sesampai nya di rumah sakit sudah banyak orang , bahkan ammar dan aisyah juga uda ada di sanna,


ken, bagaimana keadaan nya anisa, tanya arqian yang ikut gemetar, tidak bisa membayang kan jika itu ter jadi pada nya


kenan geleng geleng kepala, kemudian dokter keluar sambil menunduk menyampai kan bela sungkawa


kenan berlari, memeluk jasad anisa yang sudah di tutupi kain putih, arqian terus berusaha membujuk sahabat nya untuk kuat dan tabah


umi, bagai manq bisa anisa kecelakaan, tanya maudy


motor nya tertabrak mobil, dan luka ke pala nya parah tidak bisa tertolong lagi, jawab aisyah memeluk maudy


maut merupakan rahasia allah, tapi perpisahan dengan orang yang di cintai lebih menyakitkan, gumam maudy menangis pilu


setelah jenaza anisa di sholati, langsung di makamkan di pemakaman umum, maudy di larang ikut sebab memiliki hati yang rapuh, akhir nya maudy ikut pulang bersama umi nya, sedang kan arqian dan ammar, menemani kenan ke pemakaman, awal nya kenan tegar, tetapi setelah yang mengantar jenAzah sudah pada pulang dia mulai menangis


nak, iklas kan biar anisa tenanga di sana, bujuk ammar


kenan hanya menangis, dan tidak mengganggapi nasihat dari semua nya termasuk arqian


ken, ayo pulang, hari sudah sore dan akan mau rurun hujan deras, ajak arqian


iya, jawab kenan


di dalamobil kenan terus merenung, kemudian menangis dan memukul dada nya sendiri


hentikan.. jangan siksa diri mu seperti itu, sergah arqian

__ADS_1


teori itu muda, sabar... tabah... tapi yang menjalani nya itu sulit, aku tidak butuh semua ucapan itu, aku hanya ingin anisa hidup lagi, kenapa, kenapa setiap yang aku cintai selalu pergi meningal kan aku, teriak kenan


istigfar, kenan, kamu adalah lelaki hebat yang kuat, jadi jangan rafuh, bentak arqian


kamu selalu beruntung arqian, hidup mu sangat sempurna, kamu tidak tahu bagai mana rasa nya di tinggal kan orang yang kamu cintai, jika kamu di posisi ku belum tentu kamu akan kuat, balas kenan pilu


arqian terdiam, memang tidak akan mudah menjalani nya, arqian sebmndiri ridak akan sanggup sekedar memmbayang kan bagai mana jika di tinggal maudu


dosa aku apa, arqian, kenapa aku selalu di tinggal kam oleh orang yang aku cintai, apa kah dibmasa lalu aku terus menuai karma, pekik kenan frustasi


ini ujian, agar bisa menaikan pangkat kamu, aku yakin kamu bisa melalui nya, surporrt arqian sudah tidak bisa be4kata kara lagi


akhir nya arqian sampai juga mengantar kan kenan pulang ke rumah nya


kamu sebaik nya istirahat duku, ken, jika butuh apa apa bisa bilang pada ku, bujuk arqian


aku bosen jadi orang baik, ar, aku sudah lelah, gumam kenan masuk ke rumah nya dengan tatapan kosong


arqian mengantar kenan sampai ke dalam rumah, arqian cemas juga dengan kondisi mental sahabat nya


setelah memastikan kenan tiduran di sofa, arqian berpamit pulang


kenan menatap ke pergian arqian dari dalam rumah, dia sangat iri karena sejak dulu kehidupan arqian selalu berunrung, bahllkan tampa susah payah bisa mendapat kan maudy yang berlian, sedang kan dia


kenan mulai membandingkan diri nya denagan arqian


ah.... teriak kenan sakit kepala


kenan membuka lemari, masih ada sisa koleksi bir molik ayah nya, kenan kemudian meminum nya seteguk demi sete guk


aku ingin berubah, tetapi kenapa aku di uji seperti ini, aku tidak tahan lagi merasa kan kehilangan.. kenapa... takdir begitu kejam mulai mabuk


di tinggal selingkuh mantan, di tìnggal kan nabila, dan kini justru calon istri yang benar benar fia idam idam kan selama ini


aku lelah jadi orang baik, aku lelah jadi orang baik, gumam kenan meneguk minuman keras di hadapan nya langsung dari botol nya


ponsel milik nya terus berbunyi, rupa nya ada panggilan dari nomor yang tidak di kenal nya


[ siapa ]


[ aku nabila kak ken, turut berduka cita ya kak ]


[ jika menelpon untuk berkata seperti itu, lebih baik tidak usah ]


[ tungguh, apa kah ijazah aku ada di tangan kak kenan yang asli nya ]

__ADS_1


[ iya, kamu ambil saja sendiri di rumah aku, aku kirim kan alamat nya sekarang ]


setengah mabuk, kenan tertawa dan meminum lagi alkohol nya sampai satu botol habis..


__ADS_2