
Sudah berapa hari maudy mengikuti suami nya berkerja, mereka selalu melewati setiap hari nya dengan ke mesraan dan ke bahagian
seminggu lagi adalah pernikahan kenan dan anisa, maudy masih ke bingungan ingin memberi hadiah apa, dia mencari cari ide tetapi masih belum menemukan, apa yang cocok untuk teman nya
arqian yang sedang sibuk berkerja menjadi cemas melihat istri nya yang terlihat gusar, dia segera menghampiri istri nya
apa yang buat kamu gelisah seperti ini, tanya arqian perhatian
pernikahan anisa dan kenan minggu besok, sebaik nya kasih kado apa ya, maudy balik bertanya
oalah, mas kirain ada masalah apa, sudah jangan terlalu banyak pikiran, biar suami mu ini yang urus, jawab arqian santai
mas memang nya mau kasih kado apa, tanya maudy penasaran
anisa setiap berpergian selalu berganti tas, ber arti dia suka mengoleksi tas, kalau kenan, dia akan aku belikan jam tangan seperti ku, hanya beda warna saja, ucap arqian
maudy menurut saja, dia yakin jika pilihan suami nya yang ter baik
sekarang tenang kan dirimu, jangan banyak pikiran, semua sudah aku atur, besok kamu tinggal siap siap saja, timpal arqian
maudy akhir nya merasa lega, dia memeluk suami nya yang selalu bisa di andal kan
arqian membalas pelukan istri nya, dia sendiri tahu jika wanita yang hamil mudah stress, panik dan esmosian, jadi dia selalu berkonsultasi dengan dokter lewat ponsel nya, dia selalu ingin memberikan yang terbaik untuk istri dan anak yang masih di dalam kandungan
mas, aku ingin batagor, bisik maudy
arqian tertawa, dia ingat jika satu jam yang lalu istri nya makan nasi
baik lah, kamu berbaring di sofa dulu sambil nonton televisi, masih mau apa lagi, jus atau cemilan yang lain nya, tanya arqian memastikan
hem... jus alpukat, keripik singkongrasa balado dan martabak telor, jawab maudy riang
arqian tersenyum geli, karena nafsu makan istri nya sangat banyak
arqian mencium kening istri nya, kemudian kembali ke meja kerja nya, tak lupa dia langsung menelpon karyawan nya untuk membeli pesanan istri tercinta nya
tidak lama kemudian pesanan makakan datang, maudy langsung mencicipinya dan ternyata semua nya sesuai di lidah nya
enak tidak, tanya arqian
tentu saja enak, jawab maudy
makan lah yang banyak, biar kenyang dan tidak rewel lagi,bbujuk arqian
mas, pekik maudy tidak terima di kata kan rewel oleh suami nya
__ADS_1
arqian tetawa, tetapi istri nya jikanlapar memang rewel, tidak peduli itu malam, arqian akan mengusahakan apa pun yang istri nya ingin kan
sampai tiba tiba arqian mendapat kan telepon dari kenan,baru di angkat sudah terdengar tangisan yang begitu keras
[ kamu kenapa, ken ]
[ anisa, dia kecelakaan ]
[ sekarang kamu di mana ]
[ aku di rumah sakit ]
arqian ikut bersedih, baru beberapa hari ini sahabat nya bahagia tetetapi malah sudah mendapat musibah
innalillah, ayo mas kita segera menyusul ke sana, ajak maudy yang ikut mendengar
iya, jawab arqian
sesampai nya di rumah sakit sudah banyak orang , bahkan ammar dan aisyah juga uda ada di sanna,
ken, bagaimana keadaan nya anisa, tanya arqian yang ikut gemetar, tidak bisa membayang kan jika itu ter jadi pada nya
kenan geleng geleng kepala, kemudian dokter keluar sambil menunduk menyampai kan bela sungkawa
kenan berlari, memeluk jasad anisa yang sudah di tutupi kain putih, arqian terus berusaha membujuk sahabat nya untuk kuat dan tabah
umi, bagai manq bisa anisa kecelakaan, tanya maudy
motor nya tertabrak mobil, dan luka ke pala nya parah tidak bisa tertolong lagi, jawab aisyah memeluk maudy
maut merupakan rahasia allah, tapi perpisahan dengan orang yang di cintai lebih menyakitkan, gumam maudy menangis pilu
setelah jenaza anisa di sholati, langsung di makamkan di pemakaman umum, maudy di larang ikut sebab memiliki hati yang rapuh, akhir nya maudy ikut pulang bersama umi nya, sedang kan arqian dan ammar, menemani kenan ke pemakaman, awal nya kenan tegar, tetapi setelah yang mengantar jenAzah sudah pada pulang dia mulai menangis
nak, iklas kan biar anisa tenanga di sana, bujuk ammar
kenan hanya menangis, dan tidak mengganggapi nasihat dari semua nya termasuk arqian
ken, ayo pulang, hari sudah sore dan akan mau rurun hujan deras, ajak arqian
iya, jawab kenan
di dalamobil kenan terus merenung, kemudian menangis dan memukul dada nya sendiri
hentikan.. jangan siksa diri mu seperti itu, sergah arqian
__ADS_1
teori itu muda, sabar... tabah... tapi yang menjalani nya itu sulit, aku tidak butuh semua ucapan itu, aku hanya ingin anisa hidup lagi, kenapa, kenapa setiap yang aku cintai selalu pergi meningal kan aku, teriak kenan
istigfar, kenan, kamu adalah lelaki hebat yang kuat, jadi jangan rafuh, bentak arqian
kamu selalu beruntung arqian, hidup mu sangat sempurna, kamu tidak tahu bagai mana rasa nya di tinggal kan orang yang kamu cintai, jika kamu di posisi ku belum tentu kamu akan kuat, balas kenan pilu
arqian terdiam, memang tidak akan mudah menjalani nya, arqian sebmndiri ridak akan sanggup sekedar memmbayang kan bagai mana jika di tinggal maudu
dosa aku apa, arqian, kenapa aku selalu di tinggal kam oleh orang yang aku cintai, apa kah dibmasa lalu aku terus menuai karma, pekik kenan frustasi
ini ujian, agar bisa menaikan pangkat kamu, aku yakin kamu bisa melalui nya, surporrt arqian sudah tidak bisa be4kata kara lagi
akhir nya arqian sampai juga mengantar kan kenan pulang ke rumah nya
kamu sebaik nya istirahat duku, ken, jika butuh apa apa bisa bilang pada ku, bujuk arqian
aku bosen jadi orang baik, ar, aku sudah lelah, gumam kenan masuk ke rumah nya dengan tatapan kosong
arqian mengantar kenan sampai ke dalam rumah, arqian cemas juga dengan kondisi mental sahabat nya
setelah memastikan kenan tiduran di sofa, arqian berpamit pulang
kenan menatap ke pergian arqian dari dalam rumah, dia sangat iri karena sejak dulu kehidupan arqian selalu berunrung, bahllkan tampa susah payah bisa mendapat kan maudy yang berlian, sedang kan dia
kenan mulai membandingkan diri nya denagan arqian
ah.... teriak kenan sakit kepala
kenan membuka lemari, masih ada sisa koleksi bir molik ayah nya, kenan kemudian meminum nya seteguk demi sete guk
aku ingin berubah, tetapi kenapa aku di uji seperti ini, aku tidak tahan lagi merasa kan kehilangan.. kenapa... takdir begitu kejam mulai mabuk
di tinggal selingkuh mantan, di tìnggal kan nabila, dan kini justru calon istri yang benar benar fia idam idam kan selama ini
aku lelah jadi orang baik, aku lelah jadi orang baik, gumam kenan meneguk minuman keras di hadapan nya langsung dari botol nya
ponsel milik nya terus berbunyi, rupa nya ada panggilan dari nomor yang tidak di kenal nya
[ siapa ]
[ aku nabila kak ken, turut berduka cita ya kak ]
[ jika menelpon untuk berkata seperti itu, lebih baik tidak usah ]
[ tungguh, apa kah ijazah aku ada di tangan kak kenan yang asli nya ]
__ADS_1
[ iya, kamu ambil saja sendiri di rumah aku, aku kirim kan alamat nya sekarang ]
setengah mabuk, kenan tertawa dan meminum lagi alkohol nya sampai satu botol habis..