
Berapa hari berlalu, hari ini adalah hari pernikahan kenan dan nabila
maudy terus menemani nabila yang tengah di rias, begitu juga dengan arqian yang menemani kenan
mereka berdua sengaja di rias di dalam ruangan yang terpisaj karena nabila yang meminta nya
nabila, kamu malu ya, tanya maudy penasaran
tidak, elak nabila gugup
maudy tahu jika nabila berbohong, sebab jemari nya tampak gemetar dan pipi nya memerah
ah, maudy sangat menyayangkan kenapa pernikahan mereka di awali dengan kebencian, andai kan saja kenan dulu tidak melakukan hal tercela pasti pernikahan ini akan menjadi moment yang begitu manis, akan tetapi maudy juga tidak bisa menyalah kan takdir, toh pernikahan dia dengan arqian malah di landasi tampa cinta tetapi seiring nya berjalan waktu bisa bahagia
kak maudy kenapa melamun, tanya nabila lewat kaca di depan nya
tidak apa apa, hanya saja aku yakin jika setelah menikah hidup kamu akan bahagia, jawab maudy
aku hanya bisa pasrah, kak, aku sendiri sejak kecil sudah terbiasa hidup menderita jadi bagi ku hal seperti ini bukan sesuatu yang menyedihkan, hanya saja dalam hati ku masih ada yang mengajal, seperti menghalangi aku untuk iklas menerima takdir ini, jawab nabila panjang lebar
kamu masih remaja tapi pola pikiran kamu sudah dewasa, bismillah niat kan semua karena allah, semoga kamu mendapat kan ridho nya dan cahaya kebahagian akan menyinari hidup mu, bujuk maudy
selesai di rias, maudy mengapit lengan nabila dan menuntun ke luar
masyaallah, gumam nabila dan maudy takjub
dekorsi pernikahan sangat mewah, tidak tangung tanggung mengundang tamu begitu banyak, bahkan teman teman semasa sekolah nabila juga di undang
indah sekali kan, lihat lah.. bagai mana teman teman kamu merasa iri, kenan sengaja melakukan semua ini aagar mereka yang pernahenyakiti mu tahu jika kamu adalah seorang ratu,kenan sangat mencintai mu, nabila, jadi jangan tutup hati mu, coba kamu renungi lagi ke depan nya ya sedikit demi sedikit, ujar maudy
nabila tidak bisa berkata kata, dalam hati mengagumi ke indahan yang ada di depan mata
nabila melangkah maju secara perlahan, ada ruangan sendiri khusus tempat ijab kabul, di sana keluarga dari ke dua belah pihak sudah menungguh, tampak Yunita dari kejahuan yang melambai kan tangan bersama nenek nya
nabila ingin menangis, tetapi dia tahan karena tidak ingin membuat suasana menjadi sedih
__ADS_1
di sisi lain kenan mengengam erat jemari arqian
ar, aku salut dulu saat ijab kabul kamu tidak grogi sama sekali, bisik kenan
dulu karena aku menikah dalam posisi marah, jadi tidak ada sensasi seperti yang kamu alami saat ini, justru aku merasa menyesal, sebab saat menikah tidak bisa memberikan kenangan yang indah untuk istri ku, jawab arqian miris
gila ar, aku sangat gugup, aku takut jika nanti salah ucap, bisik kenan semakin cemas
apa mau aku wakil kan, canda arqian
yeh... nanti nabila jadi istri muda mu dong, sergah kenan
tepat pada saat itu nabila datang dan di tuntun untuk duduk di samping kenan, mata nya langsung tidak bisa berkedip melihat calon istri nya yang sangat cantik
kenan sampai deg degan, tetapi ketika kedua mata mereka saling bertemu kenan menyakinkan diri untuk menjadi suami yang layak
kenan mengatur nafas, dan mulai memperhatikan arahan dari penghulu
*****
setelah acara selesai, nabila di ajak pulang ke rumah kenan yang ternyata sangat besar dan mewah, berbeda dengan rumah dulu di mana nabila datang untuk mengambil ijazah, karena kenan sudah menjual rumah yang memiliki kenangan pahit itu, dia memilih kembali tinggal bersama ayah nya saja yang sudah mulai tua, kenan ingin, jika hidup bersama ayah nya setidak nya nabila memiliki rasa segan pada nya untuk mengabaikan dia di hadapan mertua sendiri
nabila, mulai sekarang ini akan menjadi rumah kamu, di sini kita tinggal bertiga dengan ayah, kamu tidak perluh melakukan perkerjaan karena sudah ada berapa pelayan, dan kalau kamu mau kuliah nanti bisa di atur lagi, ucap kenan
iya, jawab nabila agak tajut
saat kenan membuka pintu mobil, nabila turun sambil menundukan ke pala, dia tidak siap menatap ke dua bola mata kenan yang sudah sah menjadi suami nya
mereka berjalan beriringan, di sambut beberapa pelayan yang sangat ramah
nabila di giring ke lantai dua, ke kamar yang begitu besar dengan hiasan malam pertama
nabila langsung sok melihat hal itu
kak kenan...
__ADS_1
maaf, ini ulah ayah aku, nanti aku akan meminta pelayan untuk memberes kan nya, sela kenan salah tingkah
buka nya kita akan tidur di kamar yang tetpisah, tanya kenan ke bingungan
kenan segera menutup pintu, biar perbincangan mereka tidak di dengar oleh pelaya
ayo duduk dulu, biar aku jelas kan, bisik kenan
nabila duduk di sofa, ingin mengutarakan isi pikiran nya jugà
karena kita tingal bersama ayah, aku harapa kamu setidak nya mau bersandiwara menjadi pasangan seperti pada umum nya
pelayan di sini sudah mengikuti aya selama puluhan tahun, apa yang mereka lihat dan dengar sudah pasti akan sampai pada ayah ku, jadia ku mohon, kali ini saja membantu aku membuat ayah bahagia, dia sangat khawatir akan pernikahan ku sebab dulu ayah di tinggal ibu saat bangkrut, maka nya trauma itu sampai sekarang belum hilang, jadi kamu mau kan bersandiwara, bujuk kenan memelas
kak kenan, aku tidak sejahat itu, tentu saja aku akan berusaha menjadi istri yang baik, tapi tidak untuk satu kamar, aku juga memiliki rasa trauma, aku tidak mau tidur satu kamar, sergah nabila memohon
aku sudah berjanji tidak akan menyentuh kamu tapan izin dari mu, walau satu kamar aku akan tidur di sofa, tapi hanya kita berdua saja yang tahu,aku mohon, setidak nya ayah bisa bahagia jika melihat kita harmonis, sela kenan
nabila semakin panik, karena tidak sesuai dengan rencana nya dari awal
aku mohon, nabila, aku sudah berjanji, aku tidak akan mengingkari, mohon kenan
baik lah, tapi jika kamu melanggar janji aku akan mengajukan cerai di depan ayah, jawab nabila tegas
iya, jawab kenan menahan senyuman, ide arqian memang
ampuh, ternyata belajar berapa trik dari mantan playboy juga sangat menguntungkan
tetapi kenan tidak ada niatan buruk, hanya ingin lebih dekat dengan nabila dan menunjukan kasih sayang yang nyata
malam hari nya mereka makan bersama arman, nabila hanya diam saja dan menunduk kàrena sangat takut
nabila, mulai sekarang kamu anak ayah juga, jadi jangan menggangap ayah seperti mertua yang jahat, jika kamu ingin makan apa tingal minta pada pelaya, tidak baik ibu hamil menahan diri jika memiliki ke inginan, ucap arman sangat senang
sedang kan kenan dan nabila sama sama terkejut, kenan lupa mengenai ke hamilan nabila adalah ke bohongan belaka, tetapi untung nya nabila hanya mengangguk patuh, dan tidak menyangkal soal kehamilan..
__ADS_1