Kesabaran Hati Seorang Istri

Kesabaran Hati Seorang Istri
BAB 87 KABAR GEMBIRA DI TENGAH UJIAN


__ADS_3

Kenan tahu jika istri nya memang pendiam, tetapi dari sorotan mata sudah paham jika nabila marah pada nya, kanan ngeri juga jika sampai manila terus terusan begini, karena seluas senyuman istri nya memang sangat mahal


nabila, aku tadi hanya sebatas menyapa saja, tidak ada maksud apa apa, bujuk kanan


menyapa hanya butuh berapa detik, sekedar asalamualahikum, hay, apa kabar, sudah gitu aja tapi kamu lama sekali, mas sampai aku yang antrian panjang selesai pemeriksaan, jawab manila penuh penekanan


lah aku kan sudah menjelas kan soal tadi, aku sudah tidak mencintai nya, balas kenan serius


masih cinta atau tidak itu hak kamu, tapi kamu yang merespon dia dengan baik seolah memberi harapan jika masih ada celah bagi nya kembali, jangan kamu kira aku orang miskin dan tidak berpendidikan tinggi mau saja d bodohin, sergah manila


kanan keder juga, sebab d balik diam nya sang istri kalau sekali bicara langsung skakmat


karena memang jarak antara rumah sakit dengan rumah kanan dekat, cukup berapa menit saja sudah sampai


nabila langsung saja keluar dari mobil dan menemui ayah mertua nya yang tengah duduk d kursi halaman rumah


asalamualahikum, ucapan manila sopan


waallahikumsalam, jawab arman


ayah, ada hal penting yang mau aku bicarakan, ucap nabila


ada apa, tanya arman


jangan di sini, ayah, di ruang keluarga saja, jawab manila melirik ke arah suami nya


kenan merasa terintimidasi, dia sangat takut jika nabila mengadukan yang tidak tidak pada ayah nya


ayo, kalau gitu masuk, ucap arman


sesampai nya di dalam rumah, nabila masih diam karena masih ada suami nya, kanan yang tahu jika kehadirannya tidak di harap kan langsung naik ke tangga dan masuk ke dalam kamar nya sendiri


ada apa, nabila, tanya arman tidak sabar


ayah mengingin kan cucu lelaki atau perempuan, tanya nabila


arman yang awal nya agak lemas mulai bertenaga lagi


hem.. sama saja, memang nya tadi hasil dari USG nya bagai mana, tanya arman balik


nabila dengan antusias membukakan amplop berwarna coklat, dan menyerah kan foto hasil USG


loh, kok ada dua, tanya arman heran


iya, ayah, aku hamil sepasang anak kembar, jawab manila


apa, pekik arman tidak bisa lagi menyembunyikan kebahagian nya

__ADS_1


anak kembar, ayah nanti akan memiliki cucu lelaki dan perempuan sekaligus,


sela nabila


syukurlah, sudah lama sekali hidup ku terasa sepi, kalau mereka lahir maka rumah ini akan ramai dan menyenangkan, kamu jaga diri baik baik ya, pokok nya makan makanan yang sehat dan berpikir positif terus, jawab arman begitu bahagia


iya, ayah, jawab manila


nabila begitu sayang pada ayah mertua nya, dia sangat tahu d balik sikap tegas arman ada sorot kesepian, dan lebih lagi nabila juga kekurangan kasih sayang dari sosok ayah sebab sudah meninggal


nabila sudah memutus kan untuk menjalani takdir yang telah d berikan, belajar bersyukur dan menikmati hidup dengan baik, hanya saja sekarang yang dia perjuangkan adalah suami nya sendiri, karena dia sadar betul jika kanan sosok lelaki yang sukses, tampan, dan memiliki banyak mantan, pasti nya tidak sedikit perempuan yang masih berusaha mengejar, karena jaman sekarang tidak peduli apakah lelaki sudah beristri atau tidak, karena pelapor hanya mengincar uang dan kesenangan semata,


di sisi lain kenan sedang ketar ketir, dia teramat penasaran dengan apa yang di ucapan kan oleh pekan kepada ayah nya


apa nabila ngadu soal lina ya, human kanan


tidak lama kemudian ada panggilan masuk, dari arisan


( assalamuallahikum )


(waalaikumsalam, ada apa ar )


( bagai mana hasil nya, anak kamu lelaki atau perempuan )


( aku juga belum tahu hasil nya, setelah pemeriksaan nabila malah marah pada ku )


( lho, memang nya kenapa )


( wah... wah.. kamu masih menyukai nya, jangan sampai kamu menjadi orang bodoh lho,


ingat bagai mana kamu untuk memiliki nabila )


( kamu bicara apa sih, aku sudah berubah tau, aku ini lelaki yang bertanggung jawab dan setia, lagian yang saat ini aku khawatirkan jika nabila ngadu macam macam pada ayah, mereka sedang mengobrol berduaan saja )


( kamu kurang apa sih, bawakan saja minuman dan cemilan untuk mereka, dengan begitu kamu tidak perlu lagi mengapung, lagian aku yakin na


bila bukan tipe perempuan seperti itu )


( oke deh, thanks saran nya, aku ke dapur dulu )


( jangan lupa kalau sudah tahu jenis kelaminnya anak kamu, langsung kabari aku ya, maudy dia sudah sangat penasaran)


( siap, asalamualahikum )


( waalaikumsalam )


kanan nyengir sendiri, dia

__ADS_1


dengan semangat mengambil kan minum segar dan cemilan untuk istri serta ayah nya


asalamualahikum, ucap kenan kalem


waalahikumsalam, jawab manila dan arman


kalian sedang mengobrol apa kok asyik sekali, tanya kenan


arman sangking bahagia nya tidak bisa menjawab, hanya ingin memeluk kenan penuh suka cita, akan tetapi pada saat itu ponsel kenan berbunyi lagi


kanan mengira jika itu adalah arisan, tanpa melihat ponsel lebih teliti langsung saja di terima


( kenan, apakah istri mu marah, maaf ya semua gara gara aku )


kenan melongo, sebab ayah nya sudah pasti bisa mendengar suara dari telepon dalam jarak sedekat itu


arman langsung mengambil alih ponsel kenan


( jangan berani berani nya kamu mengganggu hidup kenan lagi, dia sudah punya istri dan hidup nya bahagia )


( om, tapi aku mencintai kenan, akan aku kembalikan semua uang yang pernah om berikan pada ku )


( aku tidak butuh uang itu, tapi jika kamu berani menganggu kenan maka akan aku beri perhitungan )


arman sangat marah, sampai sampai dia membanting ponsel kenan dengan keras


hingga pecah


sudah aku peringkat kan jika dia itu gadis ular, kenapa kamu masih berhubungan dengan nya, kalau dia adalah orang baik, maka dia tidak akan merusak rumah tangga orang lain, orang seperti itu tidak pantas untuk kamu kenal dan berteman, karena hanya akan menjadi racun, banyak arman


iya, ayah, aku akan segera membantal kan kerja sama dengan perusahan tempat dia berkerja, dan aku tidak akan dekat dengan nya lagi, jawab ke


nan menunduk


kamu sudah mau menjadi ayah, jadi tanggung jawab kamu semakin besar, kenan, jangan ulangi kesalahan apa yang pernah ayah mu ini lakukan, kamu sendiri pasti sudah paham, balas arman berlalu pergi


nabila sampai ternganga, ayah mertua nya jika marah sangat mengerikan, tetapi di balik semua itu ada nasihat yang begitu berarti


kenan mata nya memerah, dia langsung memeluk nabila dengan erat


mau kah kamu percaya padaku, kenapa setiap kali aku bertekad untuk menjadi orang baik selalu saja ada ujian, aku sungguh ingin menjadi suami yang bertanggung jawab dan setia, aku sama sekali tidak ada pikiran untuk selingkuh, lirih kenan


Aku pegang janjimu, sudah jangan menangis lagi, sebentar lagi kita akan memiliki dua anak putra dan putri, jadi hilangkan ego kita demi mereka, jawab nabila tersenyum


apa, anak kita kembar, pekik kenan


nabila hanya mengangguk mengiyakan

__ADS_1


kenan langsung melepas kan pelukan nya pada sang istri


sini, berikan aku ponsel mu, aku mau menelpon arqian, pinta kenan tidak sabar ingin segera pamer...


__ADS_2