
Kenan tahu jika istri nya memang pendiam, tetapi dari sorotan mata sudah paham jika nabila marah pada nya, kanan ngeri juga jika sampai manila terus terusan begini, karena seluas senyuman istri nya memang sangat mahal
nabila, aku tadi hanya sebatas menyapa saja, tidak ada maksud apa apa, bujuk kanan
menyapa hanya butuh berapa detik, sekedar asalamualahikum, hay, apa kabar, sudah gitu aja tapi kamu lama sekali, mas sampai aku yang antrian panjang selesai pemeriksaan, jawab manila penuh penekanan
lah aku kan sudah menjelas kan soal tadi, aku sudah tidak mencintai nya, balas kenan serius
masih cinta atau tidak itu hak kamu, tapi kamu yang merespon dia dengan baik seolah memberi harapan jika masih ada celah bagi nya kembali, jangan kamu kira aku orang miskin dan tidak berpendidikan tinggi mau saja d bodohin, sergah manila
kanan keder juga, sebab d balik diam nya sang istri kalau sekali bicara langsung skakmat
karena memang jarak antara rumah sakit dengan rumah kanan dekat, cukup berapa menit saja sudah sampai
nabila langsung saja keluar dari mobil dan menemui ayah mertua nya yang tengah duduk d kursi halaman rumah
asalamualahikum, ucapan manila sopan
waallahikumsalam, jawab arman
ayah, ada hal penting yang mau aku bicarakan, ucap nabila
ada apa, tanya arman
jangan di sini, ayah, di ruang keluarga saja, jawab manila melirik ke arah suami nya
kenan merasa terintimidasi, dia sangat takut jika nabila mengadukan yang tidak tidak pada ayah nya
ayo, kalau gitu masuk, ucap arman
sesampai nya di dalam rumah, nabila masih diam karena masih ada suami nya, kanan yang tahu jika kehadirannya tidak di harap kan langsung naik ke tangga dan masuk ke dalam kamar nya sendiri
ada apa, nabila, tanya arman tidak sabar
ayah mengingin kan cucu lelaki atau perempuan, tanya nabila
arman yang awal nya agak lemas mulai bertenaga lagi
hem.. sama saja, memang nya tadi hasil dari USG nya bagai mana, tanya arman balik
nabila dengan antusias membukakan amplop berwarna coklat, dan menyerah kan foto hasil USG
loh, kok ada dua, tanya arman heran
iya, ayah, aku hamil sepasang anak kembar, jawab manila
apa, pekik arman tidak bisa lagi menyembunyikan kebahagian nya
__ADS_1
anak kembar, ayah nanti akan memiliki cucu lelaki dan perempuan sekaligus,
sela nabila
syukurlah, sudah lama sekali hidup ku terasa sepi, kalau mereka lahir maka rumah ini akan ramai dan menyenangkan, kamu jaga diri baik baik ya, pokok nya makan makanan yang sehat dan berpikir positif terus, jawab arman begitu bahagia
iya, ayah, jawab manila
nabila begitu sayang pada ayah mertua nya, dia sangat tahu d balik sikap tegas arman ada sorot kesepian, dan lebih lagi nabila juga kekurangan kasih sayang dari sosok ayah sebab sudah meninggal
nabila sudah memutus kan untuk menjalani takdir yang telah d berikan, belajar bersyukur dan menikmati hidup dengan baik, hanya saja sekarang yang dia perjuangkan adalah suami nya sendiri, karena dia sadar betul jika kanan sosok lelaki yang sukses, tampan, dan memiliki banyak mantan, pasti nya tidak sedikit perempuan yang masih berusaha mengejar, karena jaman sekarang tidak peduli apakah lelaki sudah beristri atau tidak, karena pelapor hanya mengincar uang dan kesenangan semata,
di sisi lain kenan sedang ketar ketir, dia teramat penasaran dengan apa yang di ucapan kan oleh pekan kepada ayah nya
apa nabila ngadu soal lina ya, human kanan
tidak lama kemudian ada panggilan masuk, dari arisan
( assalamuallahikum )
(waalaikumsalam, ada apa ar )
( bagai mana hasil nya, anak kamu lelaki atau perempuan )
( aku juga belum tahu hasil nya, setelah pemeriksaan nabila malah marah pada ku )
( lho, memang nya kenapa )
( wah... wah.. kamu masih menyukai nya, jangan sampai kamu menjadi orang bodoh lho,
ingat bagai mana kamu untuk memiliki nabila )
( kamu bicara apa sih, aku sudah berubah tau, aku ini lelaki yang bertanggung jawab dan setia, lagian yang saat ini aku khawatirkan jika nabila ngadu macam macam pada ayah, mereka sedang mengobrol berduaan saja )
( kamu kurang apa sih, bawakan saja minuman dan cemilan untuk mereka, dengan begitu kamu tidak perlu lagi mengapung, lagian aku yakin na
bila bukan tipe perempuan seperti itu )
( oke deh, thanks saran nya, aku ke dapur dulu )
( jangan lupa kalau sudah tahu jenis kelaminnya anak kamu, langsung kabari aku ya, maudy dia sudah sangat penasaran)
( siap, asalamualahikum )
( waalaikumsalam )
kanan nyengir sendiri, dia
__ADS_1
dengan semangat mengambil kan minum segar dan cemilan untuk istri serta ayah nya
asalamualahikum, ucap kenan kalem
waalahikumsalam, jawab manila dan arman
kalian sedang mengobrol apa kok asyik sekali, tanya kenan
arman sangking bahagia nya tidak bisa menjawab, hanya ingin memeluk kenan penuh suka cita, akan tetapi pada saat itu ponsel kenan berbunyi lagi
kanan mengira jika itu adalah arisan, tanpa melihat ponsel lebih teliti langsung saja di terima
( kenan, apakah istri mu marah, maaf ya semua gara gara aku )
kenan melongo, sebab ayah nya sudah pasti bisa mendengar suara dari telepon dalam jarak sedekat itu
arman langsung mengambil alih ponsel kenan
( jangan berani berani nya kamu mengganggu hidup kenan lagi, dia sudah punya istri dan hidup nya bahagia )
( om, tapi aku mencintai kenan, akan aku kembalikan semua uang yang pernah om berikan pada ku )
( aku tidak butuh uang itu, tapi jika kamu berani menganggu kenan maka akan aku beri perhitungan )
arman sangat marah, sampai sampai dia membanting ponsel kenan dengan keras
hingga pecah
sudah aku peringkat kan jika dia itu gadis ular, kenapa kamu masih berhubungan dengan nya, kalau dia adalah orang baik, maka dia tidak akan merusak rumah tangga orang lain, orang seperti itu tidak pantas untuk kamu kenal dan berteman, karena hanya akan menjadi racun, banyak arman
iya, ayah, aku akan segera membantal kan kerja sama dengan perusahan tempat dia berkerja, dan aku tidak akan dekat dengan nya lagi, jawab ke
nan menunduk
kamu sudah mau menjadi ayah, jadi tanggung jawab kamu semakin besar, kenan, jangan ulangi kesalahan apa yang pernah ayah mu ini lakukan, kamu sendiri pasti sudah paham, balas arman berlalu pergi
nabila sampai ternganga, ayah mertua nya jika marah sangat mengerikan, tetapi di balik semua itu ada nasihat yang begitu berarti
kenan mata nya memerah, dia langsung memeluk nabila dengan erat
mau kah kamu percaya padaku, kenapa setiap kali aku bertekad untuk menjadi orang baik selalu saja ada ujian, aku sungguh ingin menjadi suami yang bertanggung jawab dan setia, aku sama sekali tidak ada pikiran untuk selingkuh, lirih kenan
Aku pegang janjimu, sudah jangan menangis lagi, sebentar lagi kita akan memiliki dua anak putra dan putri, jadi hilangkan ego kita demi mereka, jawab nabila tersenyum
apa, anak kita kembar, pekik kenan
nabila hanya mengangguk mengiyakan
__ADS_1
kenan langsung melepas kan pelukan nya pada sang istri
sini, berikan aku ponsel mu, aku mau menelpon arqian, pinta kenan tidak sabar ingin segera pamer...