
Pagi hari nya nabila tidak begitu nafsu makan, membuat ayah mertua nya menjadi ikutan cemas, hanya saja arman malu untuk menunjukan isi hati nya sehingga selalu memasang wajah datar
nabila, kalau kamu tidak suka dengan menu nya jangan paksa kan makan, tinggal minta ke pelayan mau makan apa, ujar arman
iya, yah, nabila suka kok, hanya kurang nafsu makan saja, jawab nabila agak kikuk
makan lah dengan baik, agar kondisi tubuh serta janin mu sehat, cetus arman
iya, ayah
walau ayah mertuanya memang agak sangar, tetapi nabila tetap bisa merasa kan ketulusan hati nya, sehingga nabila tidak begitu merasa takut
ken, kamu kok belum memakai baju kerja, tanya arman
hari aku tidak masuk ke4ja, ayah, aku mau antar kan nabila ke ruma sakit, sudah waktu nya di USG,jawab kenan
USG, berarti nanti bisa terlihat apakah cucu ku laki laki atau perempuan, pekik arman bersemangat, tetapi kemudian mencoba tenang karena malu jika terlihat terlalu senang
iya, ayah, jawab kenan
kenan dalam hati merasa kebahagian yang belum pernah dia rasa kan, ayah nya selama ini selalu kaku dan tidak pernah tersenyum, bahkan memdidik dia pun terlalu keras dan terlalu di siplin, kadang kenan merasa iri pada teman yang lain, memiliki sosok ayah yang humoris dan di ajak bersenang senang, itu lah mengapa selama ini kenan tidak dekat dengan ayah nya, bisa di bilang justru merasa takut dan seperti ada jarak di antara mereka
nabila selesai duluan, dia berpamitan untuk bersiap siap terlebih dahulu
kini hanya ada kenan dan ayah nya saja, membuat suasana menjadi hening
ken, dari awal kamu yang sudah memilih nya, jadi kamu harus konsisten dan jangan menjadi lelaki berengsek, ucap arman tegas
maksud ayah apa, tanya kenan heran
luna kembali kan, jangan kira ayah tidak tahu apa yang kamu rasa kan, mantan hanya mantan, jangan kamu berurusan lagi dengan nya, balas arman menatap tajam
aku dan dia hanya sebatas rekan saja, ayah, aku sudah melupakan dia, jawab kenan
dia bukan gadis baik, jadi jangan dekat dekat dengan nya, dari pada kamu akan kehilangan segala nya, ucap arman
dari mana ayah tahu kalau dia tidak baik, bukan nya dia pergi karena ayah yang menyuruh nya, tanya kenan heran
memang, sebab ayah tahu yang dia mau dari mu adalah harta buka diri mu sendiri, jawab arman
ayah, aku harap setelah ini jangan menyamakan orang lain seperti ibu, kita semua beda, begitu pula aku dengan ayah juga beda, ucap kenan hanya berharap ayah nya tidak akan hidup dalam kekhawatiran
tapi ayah ingat kan sekali lagi, jangan berurusan dengan luna, kalau perlu batal kan saja kerja sama dengan perusahaan tempat di berkerja, saran arman
__ADS_1
kerja sama ini sangat penting, jangan hanya karena luna jadi rusak semua nya, lagian aku juga sudah tidak ada perasaan dengan nya, tolak kenan
tapi dia...
belum sempat arman melanjut kan ucapan nya, nabila sudah terlihat menuruni tangga, sehingga arman memilih diam
kenan juga jadi tegang taki jika istri nya mendengar kan semua percakapan diri nya dan juga ayah nya
ehm.. sudah siap, tanya kenan agak gugup
sudah, jawab nabila
kemudian nabila menoleh ke ayah mertua nya
assalamuallahikum, ayah, pamit nabila sopan
waallahikum salam, jawab arman spontan
tetapi sesaat kemudian arman kaget dengan diri nya sendiri, melihat nabila yang halus, sopan dan sangat menghargai nya itu membuat diri nya terkesan pada mantu nya
terkadang ada dalam pikiran arman untuk bertaubat dan mulai belajar agama, tetapi dia juga masih merasa malu, dan tidak tahu memulai dari mana,
****
antian panjang, nabila dan kenan sabar menanti
iya, jawab nabila yang memang merasa ke hausan
kenan berjalan melewati lorong yang panjang, hingga dia keluar dari rumah sakit dan ada kantin di sekitar sana
setelah membeli minuman mineral, dia kaget karena melihat luna yang juga baru keluar dari rumah sakit
kedua nya saling berpapasan, mau tak mau dia juga berhenti ketika luna menyapa nya
.kenan, kamu ngapain di sini, tanya luna
aku menemani istri ku USG, kamu sendiri
melihat ibu ku, dia sakit jantung tetapi sudah di operasi tunggak pemulihan saja, jawab luna
sejak kapan, tanya kenan kaget
sudah lama, waktu itu aku pergi dari mu karena alasan ini, ayah kamu menawarkan sejumlah uang yang besar agar aku meninggal kan mu, aku menerima karena aku butuh, lalu aku keluar negeri , untuk menemani ibu ku operasi, aku tidak tahu berkata menyesal atau bahagia, karena aku tidak bisa memilih ke dua nya, ucap luna sedih
__ADS_1
lalu kenapa waktu itu kamu tidak bilang pada ku jika ibu mu sakit, kenapa malah menerima uang dari ayah ku dan memutus kan pergi dari ku, dan kamu selingkuh... pekik kenan esmosi
aku tidak selingkuh, dia adalah paman aku, karena ponsel aku rusak, maka nya paman aku sulit untuk menghubungi ku dan dia datang pada ku demi ibu ku, aku tidak sempat menjelas kan, karena aku juga harus segera membawa ibu ku berobat, kamu tidak tahu bagai mana kesulitan nya aku, aku bahkan tidak punya waktu dan kesempatan untuk menjelas kan semua ini, begitu urusan ibu sudah selesai, kamu malah sudah bertunangan dengan gadis bernama anisa, jawab luna menangis
kenan semakin tersentak, ada perasaan bersalah kenapa dulu dia gegabah
kamu meninggal kan aku, kamu lah yang tidak ada di saat aku benar benar membutuh kan mu, aku sangat mencintai mu, andai kan saat ini aku di jadikan istri ke dua mu aku rela, aku tidak busa berpisah dari mu, aku mencoba untuk merelakan mu, tetapi bertahun tahun hubungan kita tidak bisa aku lupakan begitu saja, ucap luna
nama nya amntan yang benar benar di cintai tetapi wajar masih memiliki kenangan, tetapi kenan tahu jika semua itu hanya masa lalu, dia sudah menikah dengan nabila, janji suci yang dia ucap kan bukan sekedar permainan, kenan ingin menjadi lelaki sejadi, dia tahu semua ini adalah ujian untuk rumah tangga nya, di saat dia tidak bisa menyentuh istri nya, justru hadir mantan yang rela di jadikan istri ke dua
luna, maaf kan aku, tetapi di saat kamu memilih menerima uang dari ayah dan meninggal kan ku berarti kamu juga sudah tahu resiko nya akan seperti apa, semoga kamu bahagia dan segera menemukan lelaki yang lebih baik dari ku, aku sudah menikah, dan aku sangat setia pada istri ku, jawab kenann tegas
tepat pada saat itu nabila melihat dan mendengar ucapan mereka, bibir nabila tersenyum, dia percaya suami nya akan menjadi imam yang bertanggung jawab dan tidak akan mengingkari janji
nabila, pekik kenan kaget
aku sudah selesai dari tadi, tapi kamu lama tidak kembali aku akhir nya berniat untuk pulang, sindir nabila pura pura marah
aku....
bertemu maantan, lanjut kan saja obrolan kalian, aku bisa pulang naik taksi, sela nabila berniat mengerjai
nabila ber jalan meninggal kan mereka berdua, tetapi kenan langsung mengejar nya
mana mungkin aku membiar kan istri ku pulang sendiri, apa lagi kamu sedang hamil, sergah kenan ketakutan
terus kalau aku tidak hamil pulang sendiri tidak masalah
jangan salah faham dong, tadi hanya sekedar menyapa, bujuk kenan
wah,
sekedar menyapa tapi sampai ada yang nangis nangis
kenan langsung menjelas kan semua nýa, tidak ada yang di kurangi atau di tutupi lagi
tetapi sebagai istri tetap saja merasa kan kesal ketika suamin nya masih terjerat dengan masa lalu
bukan kah wajah lelaki yang istri nya sedang hamil malah asyik menggoda perempuan lain, apa lagi mantan yang begitu cantik rasa nya sanagt sayang di sia siakan, cibir nabila
nabila cuek, dia hanya ingin memberi pelajaran pada suami nya agar kelak tidah meremehkan diri nya
nabila, jika kamu pulang sendiri aku bisa di pukul ayah, pekik kenan
__ADS_1
kamu memang pantas mendapat kan nya, mas, balas nabila cuek
kenan langsung menahan lengan istri nya, dan menuntu secara berlahan menuju ke mobil nya..