Kesabaran Hati Seorang Istri

Kesabaran Hati Seorang Istri
BAB 37


__ADS_3

"Astagfirullah, kok aku ingat itu sih, aku kan harus mengerjakan sketsaku"Diani langsung beristrigfar dan segera melanjutkan pekerjaannya.


"Selesai"Ucapnya setelah beberapa jam berkutat dengan pensil dan kertas," Perfect "Sambungnya saat melihat hasil karya yang baru saja diselesaikannya.


"Hahh, capek banget"Diani bangun dari kursi dan melenturkan otot-otot nya.


***


Di ruangan yang berbeda Lena tersenyum tetapi senyum nya sulit untuk di artikan.


"Kalau tidak bisa merebutnya dengan cara kasar aku harus pakai cara halus, aku harus mendekati Diani dulu setelah itu aku bisa mendekati Rian dengan caraku kemudian Rian akan ku buat jatuh cinta dan aku akan memiliki Rian seutuhnya"Lena merencanakan cara Licik untuk mendapatkan Rian.


"Tunggu saja Diani aku akan buat suamimu bertekuk lutut di hadapanku, dan aku akan membawanya pergi jauh darimu, Hahaha" Lena menghempaskan dirinya di sofa sambil membayangkan wajah tampan Rian.


"Itu akan menjadi pembalasan yang setimpal karena kamu telah merebut Rian dariku" kata Lena sambil meremas foto nya dan Diani saat masih memakai seragam sekolah dan membuangnya ke tempat sampah.


"Dari dulu kamu memang lebih unggul dariku, dan aku selalu mengalah padamu, tapi untuk yang satu ini aku tidak bisa Di, kamu harus merasakan apa yang aku rasakan, kau harus membayar mahal untuk rasa kecewaku" Lena kemudian bangkit dan berlalu meninggalkan ruangannya ia turun ke bawah untuk sekedar meminum jus.

__ADS_1


***


Di kantor Rian disibukkan dengan proposal yang ingin bekerja sama dengan perusahaan nya , ia membaca dengan teliti dan menentukan perusahaan mana yang akan menjadi partnernya.


"Hendri coba cari tau informasi tentang perusahaan SANJAYA, aku penasaran apa ada motif di balik pengajuan proposalnya yang menawarkan komisi sangat menggiurkan, dan kenapa dia sampai rela jauh-jauh datang ke sini padahal perusahaannya sangat berkembang di Negara A, dan yang aku tau pemiliknya bernama Lucas Sanjaya" Rian meminta Hendri mengawasi perusahaan yang akan bekerja sama dengan nya.


"Baik pak"Ucap Hendri dan segera berlalu meninggalkan ruangan Rian menuju ruangannya.


Di depan komputernya Hendri memulai mencari data tentang Lucas Sanjaya jari jemarinya lincah bermain di atas keyboard komputernya, tidak butuh waktu lama semua data yang di perlukan sudah ada di file komputernya. Hendri adalah Hacker terbaik di Negara B, dan dia memiliki beberapa anak buah yang tidak kalah jeniusnya.


Tok tok tok


"Permisi pak, di bawah ada tuan Lucas yang ingin bertemu dengan anda" Santi masuk ke ruangan Rian dan memberitahukan kalau ada tamu di bawah.


"Suruh dia masuk"Ucap Rian dengan heran karena baru saja ia menyuruh Hendri mencari tau informasi tentang nya.


"Baik pak" Santi pun langsung meninggalkan ruangan Rian dan memeberitahukam resepsionist bahwa Tamu yang menunggu sudah di izinkan masuk oleh pak Rian.

__ADS_1


"Pucuk di cinta ulam pun tiba"Ucapnya lagi dengan senyum yang penuh misteri.


Tok tok tok


"Masuk"Ucap Rian di dalam


Pintu pun terbuka dan masuklah pria berusia sekitar 32 tahun ia berjalan dengan wibawa nya dan di ikuti oleh sekretaris dan asistenya.


"Selamat pagi pak Rian"Ucapnya dengan mengulurkan tangganya.


"Ah, selamat pagi Tuan Lucas, selamat datang di perusahaan saya yang seserhana ini"Ujar Rian merendah dan menjabat tangan Lucas.


"Hahaha, ternyata pak Rian suka membuat lelucon" Lucas tertawa mendengar pernyataan Rian"Kalau ini dianggap sederhana, lalu bagaimana dengan perusahaan saya yang hanya secuil itu"Sambung Lucas dan itu membuat suasana sedikit mencair.


"Mari-mari, silahkan duduk"Rian mempersilahkan tamu nya untuk duduk di sofa ruangan kantornya .


TBC

__ADS_1


__ADS_2