
Dzoki tak menghiraukan permintaan maaf Egi. Dzoki sibuk mengurus istri kecilnya dan memeluk erat istrinya agar tidak trauma dnegan kejadian ini. Dulu, bisa jadi trauma dan sekarang terulang lagi di tempat yang sama tapi dengan kondisi yang sangat berbeda.
Air mata Cyeril terus mengalir saat Dzoki dengan lembut memakainak pakain dalam Cyeril yang jelas di lihat oleh Egi dnegan tatapan sendu dan rasa bersalah yang sangat besar.
Egi mneyesal dan khilaf. Rasa benci yang membuat petaka besar ia buat sendiri dengan perencanaan matang yang berakhir hubungan Egi dan dzoki semakin tidak baik.
Kalau saja, Egi mau berdamai dnegan keadaannya. Menerima kesalahan dan kekalahn keluarganya, maka emosi tak berbatas itu tak akan mungkin terjadi hingga tega meyakiti orang yang selama ini membantu dan mensupport Egi agar bangkit.
Bukan tanpa alasan dan bukan suatu keburukan untuk keluarga Egi. Ada alsan lain kenapa Ayah Riski melakukan itu, ada sebab lain yang takpernah di ungkap pada Ayah sahabat anaknya itu.
Ayah Riski sudah menduga kalau hal ini suatu hari akan terjadi. Tapi, kejadiannya seperti apa, itu yang Ayah Riski tak bisa prediksi. Tapi, melihat kedekatan Egi dan Dzoki yang begitu erat dan kental, Ayah Riski sempat membuang jauh pikiran buruk itu. Lagi pula kejadian itu sudah lama sekali, bahkan Ayah Egi sudah akan bebas tanpa syarat dan tanpa sitaan apapun. Semua harta kekayaan yang sempat di gembar gemborkan akan di sita oleh pihak bank dan beberapa investor yang merasa di rugikan. Tapi, berkat bantuan Ayah Riski dan pengacaranya, semua itu tak jadi di lakukan. Ayah Riski diam -diam memberikan bukti lain yang membuat semuanya menjadi baik -baik saja. Bahkan Ayah Riski yang mengganti smeua kerugia perusahaan dengan uang pribadinya sendiri.
Dzoki mengangkat tubuh mungil Cyeril keluar dari kamar yang ada di base camp itu. Dzoki tidak mau berlama -lama dan membuat Cyeril semakin kacau.
Polisi langsung masuk ke dalam kamar itu dan menangkap Egi untuk di bawa ke kantor polisi dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Ayah Riski dan Bunda Nur hanya menatap Egi yang terus menunduk saat di tangkap dan borgol. Ia malu tak sanggup menatap kedua orang tua yang sudah begitu baik kepada Egi dan sama sekali tidak pernah membuatnya kecewa. Bahkan Kedua orang tua Dzoki sayang pada Egi hingga tak pernah di bedakan antara Dzoki dan Egi.
Sejak Ayah Egi masuk sel tahanan karena kasus korupsi di perusahaan Ayah Riski. Ayah Riski dan Bunda Nur lah yang mengambil alih hak asuh Egi, dari semua hal biaya hinggaa biaya kuliah dan jajan yang selama ini di terima Egi dari pengacara Ayahnya yang di kira itu adalah uang tabungan Ayahnya yang tersembunyi. Padahal jelas, semua aliran keuangan dan harta bergerak maupun harta tak bergerak itu sama sekali tidak bisa di gunakan alias sudah di blokir atau sudah di non aktifkan karean sedang dalam proses penyitaan.
__ADS_1
Tanpa ingin di sebut sebagai orang yang telash berjasa pada keluarga besar Egi. Ayah Riski hanya membayar pengacara terbaik sebaik pendamping Ayah Egi untuk menuntaskan semua kasusnya. Pengacara itu mengaku sebagai relawan sosial dari LBH jadi tanpa ada biaya sepeser pun saat membantu menyelesaikan kasus Ayah Egi hingga naik ke persidangan karena kasusnya sudah P21 dan Ayah Egi sudah berlayar menuju rutan khusus menunggu persidangan di langsungkan.
Tidak ada yang sia -sia di setiap perjuangan dan tak ada yang salah di setiap pengorbanan. Semua ada jalan karena usaha dan upaya untuk membuka jalan.
Polisi sudah menggiring Egi dan membawa anak lelaki sahabat baik anaknya itu ke atas mobil polisi. Base camp itu di tutup dan di beri garis kuning bertuliskan police line.
Ayah Riski dengan tegas untuk meruntuhkan gedung tua ini agar tidak di gunakan lagi sebagai base camp. Ini sangat merugikan dan meresahkan. Iya kalau genk motor itu melakukan kegiatan sosial positif. Nah kalau tidak? Siapa yang akan bertanggung jawab pada kenakalan remaja yang merajalela dan semakin kurang adabnya.
Kehidupan dulu dan sekarang sangatlah jauh berbeda sekali. Setiap organisani atau kelompok yang di bangun pun mempunyai visi, misi dan tujuan yang jauh berbeda bahkan bertolak belakang. Walaupun tidak semuanya seperti itu. Kita juga tidak bisa menjudge sesuatu kelompok tanpa memiliki bukti otentuk yang kuat.
Intinya sih, kalau ingin membuat kelompok yang positif lebih baik daftarkan ke pemerintah yang menaungi dan legalkan. Jadikan kelompok yang kita buat ityu memiliki kolaborasi yang baik mendukung semua program pemerintah, kolaborasi juga dengan pihak kepolisian dan semua yang di lakukan hanya untuk masyarakat luas tanpa membedakan.
Dzoki sudah membawa Cyeril masuk ke dalam mobil dan memangku istrinya yang terus di dekap erat. Kebetulan, di dalam mobil itu ada selimut dan bantal untuk mengganjal tubuh Cyeril.
Dzoki membuka bungkusan plastik yang ada di sampingnya. Semenjak Cyeril hamil, mobil ini tak pernah kosong dengan makanan dan minuman sehat, seperti roti, biskuit kesukaan Cyeril dan cokelat serta susu kotak untuk ibu hamil. Dzoki selalu mengantisipai setiap pergi agar Cyeril tidak kelaparan di dalam mobil. Sesuai petuah dan nasihat Bunda Nur, Dzoki harus peka terhadap istri yang sedang hamil, tentu bawaanya lapar dan ingin makan. Setdaknya ada cemilan agar bisa makan sedaanya sementara. Udara dingin mobil bisa mmebuat nafsu makan bertambha. Tapi memnag benar, nyatanya Cyeril sekarang makin besar tubuhnya. Lekikan seksi tubuhnya makin tertutup dengan kehamilannya yang makin membesar. Tapi tetap di mata Dzoki, tubuh Cyeril adalah tunuh yang seksi dan sellau indah untuk di lihat dan di nikmati. Karena mereka sudah saling memiliki satu sama lain. Bagi Dzoki, Tubuh Cyeril adalah miliknya seorang, begitu uga dengan Dzoki, tTubuhnya adalah milik Cyeril seorang. walaupun dzoki sudah jujur pada Cyeril pernah tidur bersama dengan Tasya saat itu.
Tidak ada kehidupan yang sempurna. Tdak ada jalan dan proses kehidupan yang lurus kayak jalan tol tanpa hambatan. Itu hanya cerita dongeng saja. Bukan tidak perlu belajar dari cerita dongeng? Kita boleh saja yakin dnegan cerita dongeng tapi jangan terobsebsi karena di saat cerita dongeng itu ternyata tidak terjadi ekpektasi kehidupan kita, bisa -bisa kita gila dan gak waras, selalu, merasa rendah, hina, dan kurang saja hingga lupa untuk bersyukur.
Cerita dongeng selalu mengajarkan hal baik, ketulusan dan keihklasan. Itu yang patut kita contoh. Dongeng Ciderella, pesan moralnya adalah, kalau kita mau berusaha dan tetap baik, tetap hormat pada orang tua walaupun hanya ibu tiri, tidak membalas keburukan dengan keburukan lagi. Tetap ... Itu suatu bentuk uji kesabaran untuk menaikka kita satu tingkat. Agar lolos bagaimana? Bertahan ... sabar ... Ikhlas. Lalu? Kesimpulannya? Keajaiban akan datang. Solusi akan mudah di dapat dari hal terkecil. Maka perlu mensyukuri hal dari yang terkecil. Lihat ke bawah, masih banyak orang yang lebih kurang baik nasibnya di bandingkan kita.
__ADS_1
"Minum dulu sayang. Kakak gak mau lihat kamu begini, kasihan bayi kita," titah Dzoki pada istrinya dengan lembut.
Cyeril menganggu pasrah dan emneyeruput susu kotak khusus itu dengan sedotan. Ia habiskan dalam sekejap, Cyeril benar -benar haus sekali.
Dzoki tersenyum senang. Setidaknya Cyeril masih berusaha untuk menjaga kesehatan dirinya dan bayinya. Ia masih memikirkan itu.
"Mau makan? Ngemil? Kakak suapin ya?" titah Dzoki membuka satu biskuit kesukaan Cyeril. Biskuit keju yang tak pernah membuat Cyeril mual jika memakannya. Berbeda dengan biskuit lainnya yang kadang membuat Cyeril mual.
Lagi -lagi Cyeril hanya mengangguk pasrah dan menerima suapan Dzoki. Hanya ini yang bisa di lakukan Dzoki saat ini, menenagkan Cyeril tanpa menanyakan hal appaun tentang kejadian tadi. Dzoki tetap positif thinking terhadap semua yang sudah terjadi. Kalau pun semua trejadi, dzoki ikhlas.
Dzoki menciumi pipi Cyeril dan mengusap perut besar Cyeril. Yangan kekarnya menyingkap pakaian Cyeril dan menyentuh langsung kulit perut yang tebal dan nampak licin. Awalnya Dzokimengusap pelan, biasanya saat tangannya memegang sudah ada gerakan sambutan yang emmbuat Dzoki tersenyum bahagia. kali ini ...
Satu menit ...
Tiga menit ...
Lima menit ...
Hingga sepuluh menit pertama sama seklai tak ada pergerakan.
__ADS_1
Dzoki menatap Cyeril lekat. Ia bingung setengah mati, karena tidak ada tanda -tanda bayi itu bergerak.
"Ril? Ini kok gak ada gerakan? Kayak sepi gitu? Biasanay gak gini," tanya Dzoki penasaran. Dzoki makin gugu dan cemas pada keadaan tak bisa ini. Cyeril pun cuma menatap Dzoki dan menggelengkan kepalanya pelan.