KITAB NAGA EMAS

KITAB NAGA EMAS
CH.23. Akhir Hidup Seorang Datuk nomer satu.


__ADS_3

Panas yang keluar dari tubuh Tan liong, mulai mengurung dan mendesak, mendekati tempat Iblis Malam Go Kwan. Warna keemasan semakin terang menghancurkan hawa kelam dingin yang dilepaskan Go Kwan. Tekanan


dari Tan Liong, segera dirasakan oleh go kwan mulai menyesakkan dan terasa membakar, hingga menembus perisai pelindung dari tenaga dalam yang dia buat.


"Sungguh gila...! ilmu apa yang dimiliki pemuda ini ?' dadaku semakin sesak saja!" membatin Iblis malam Go Kwan


"Terpaksa aku adu jiwa dengan bocah ini..!" kembali dia membatin


Dari badan Go Kwan keluar hawa berwarna hitam kemerahan, wajahnya terlihat tegang dengan mata melotot, bibirnya mendesis seperti membaca mantra. Setelah beberapa saat, Warna hitam kemerahan berganti warna merah darah yang sangat terang.Tangan Go Kwan terlihat diangkat keatas, seperti orang mau menarik energi udara di dalam latihan pernapasan. Kemudian tangannya mulai turun kedada dan diam, disaat diam itulah ,tangannya terlihat mulai mengeluarkan cahaya merah terang mendekati warna api.


Cahaya terang dari tangannya semakin nyata, menyerupai pijar yang semakin membesar.

__ADS_1


Tan Liong yang melihat perbuatan Go Kwan sang Iblis Malam, menjadi waspada. Segera di hemposkan tenaga dalam Naga Emasnya dan mulai mengeluarkan jurus Kibasan Ekor Naga Emas, sehingga dari tangan sampai ke siku Tan Liong, mulai mengeluarkan cahaya emas menyilaukan mata.


"Mampuslaaaah....!!!, jurus "Iblis Malam penghancur Suksma" !!, Teriakan Go Kwan memecahkan kesunyian malam. Tubuhnya melesat kearah Tan Liong dengan kecepatan yang luar biasa, bersamaan gerakan telapak tangan seperti mendorong


Tan Liong pun tak tinggal diam, seketika tangannya membuat gerakan mendorong memotong gerakan lawan.


"Blaaaaaaaar.......!


Terlihat Tan Liong terdorong hampir sepuluh langkah kebelakang, dari tepi mulutnya mengalir darah segar lalu kemudian dia mengambil posisi duduk bersila dengan memejamkan mata. Sebentar saja uap putih muncul diatas kepalanya,Tan Liong sibuk mengatur napasnya yang memburu.


Beralih ke Iblis Hitam Go Kwan, yang menjadi lawan tanding Tan Liong melakukan adu kekuatan, terhempas kebelakang sangat jauh dan tertahan oleh pohon besar. Kondisi Go Kwan nampak menyedihkan. Sekujur tubuhnya hitam seperti terpanggang api, pakaiannya hancur, tangannya putus sebelah kanan dan napasnya terlihat lemah, semua disebabkan kekuatannya yang membalik menyerang dirinya.

__ADS_1


Semua kembali sunyi lagi setelah pertarungan usai. Kesunyian yang membawa kepedihan bagi seorang dedengkot silat yang sangat terkenal dan paling ditakuti, sebagai datuk paling kejam juga datuk nomer satu diantara golongan hitam, yang mana sekarang hanya tubuh cacatnya saja yang bersandar pada batang pohon, sedangkan sukmanya sudah meninggal raga itu dari tadi.


Keputusasaan sang Iblis Malam Go Kwan, yang melihat kecacatan dirinya membuat dia telah membulatkan tekad membunuh dirinya, karena dia sudah berpikir, toh kalau dia sudah sehat kemampuannya juga sudah lenyap dan akan menjadi hinaan orang.


Selang beberapa waktu, Tan Liong menyudahi semadinya. Darahnya dirasakan sudah mengalir kembali normal hanya tenaga saja yang dirasa belum pulih seutuhnya.


Tatkala dia membuka mata, dilihat disekelilingnya hancur lebur dan porak poranda seperti diterjang badai topan.


Tan Liong bangkit dari tempatnya lalu melangkah mencari Iblis Malam Go Kwan dan setelah diketemukan, yang didapatkan hanya tubuh tak bernyawa dari sang Iblis Malam.


Saat hendak melangkah pergi, untuk kembali menuju istana, dia menemukan tubuh murid Iblis Malam tergolek pingsan, kemudian dia angkat tubuh tersebut, dibawanya menuju keistana raja untuk di korek keterangan dari mulutnya nanti.

__ADS_1


__ADS_2