
Sudah banyak pukulan ketua Li Shen mendarat ditubuh tetua Ryu Shen palsu, tetapi tampaknya tidak sedikitpun membuatnya terluka, hal ini membuat ketua Li Shen heran dan tidak habis pikir. Dicoba menambahkan tenaga dalam dan beberapa kali pukulan dan tendangan bersarang telak didada dan punggung musuhnya, tetapi tetap tidak menghasilkan efek apa-apa.
"Kau pikir pukulan dan tendanganmu mampu membuatku terluka ? kau sungguh bodoh !, Kini giliranku, sambut ini... "
Serangan tetua Ryu Shen palsu, mulai datang silih berganti dengan sangat cepat mengarah ketitik lemah tubuh ketua Li Shen. Beberapa kali serangannya hampir mendarat ditubuh ketua Li Shen, tetapi dengan kecepatan yang dimilikinya dia masih mampu menghindar.
Kekuatan tenaga dalam dimiliki ketua Li Shen masih unggul setingkat dari musuhnya, tetapi kekebalan tubuh yang dimiliki tetua Ryu Shen palsu yang sangat aneh, membuat mereka terlihat masih seimbang.
Di tempat pertarungan Tan Liong dengan Mo Kang nampak masih sangat seru-serunya. Mereka saling berbagi pukulan dan tendangan, tapi mereka masih belum mengeluarkan jurus-jurus pamungkas masing-masing. Sama seperti kejadian yang dialami ketua Li Shen, setiap pukulan dan tendangan Tan Liong yang bersarang ditubuh Mo Kang tidak membuatnya terluka.
Kekebalan yang sangat tidak lumrah yang dimiliki Mo Kang, membuat Tan Liong penasaran, dia mulai mengeluarkan jurus Naga Emas membuat sekeliling area pertarungan terasa panas dan dingin silih berganti. Aura dari ilmunya mulai menekan dan menyerang pergerakan lawan.
Tekanan ilmu Naga Emas yang dikeluarkan Tan Liong, sedikit demi sedikit mulai mempengaruhi pergerakan Mo Kang. Mo Kang yang merasa tertekan oleh ilmu lawan, segera mengeluarkan ilmu pamungkasnya yang menciptakan Aura hitam yang sangat pekat disekeliling tubuhnya.
__ADS_1
Orang-orang yang menonton pertempuran, mulai merasa tidak kuat menahan aura yang dipancar kedua petarung tersebut, segera melangkah mundur lebih menjauh. Mereka mulai merasa takut dan ngeri merasakan kedahsyatan ilmu yang dikeluarkan oleh dua orang tersebut.
Semakin lama aura dipancarkan oleh mereka berdua semakin meluas seiring tekanan tenaga dalam yang mereka keluarkan.
Tangan Tan Liong melakukan gerakan jurus Kibasan Ekor Naga Emas, dari siku sampai ke kepalan tangannya terlihat mengeluarkan cahaya api sangat terang dikanan tangannya, sedangkan tangan kiri memancarkan warna biru sangat terang pula. Ternyata tenaga dalam inti api dan inti es dikeluarkan Tan Liong bersamaan oleh karena penasaran atas kekebalan yang dimiliki musuhnya.
Mo Kang yang melihat lawannya akan mengeluarkan jurus pemungkas, bibirnya terlihat komat-kamit sambil menggosokkan kedua telapak tangannya. Dari kedua telapak tangannya terlihat asap mulai muncul bersamaan telapak tangannya berubah menghitam seperti arang dan berbau sangat menyengat. jurus yang dikeluarkannya adalah jurus telapak Racun Hitam yang sangat dahsyat.
"Kibasan Ekor Naga Emas....!"
Kedua tangan Mo Kang juga ikut mengayun memakpaki pukulan Tan Liong yang menuju padanya. Suara bersiutan terdengar ketika pukulan itu dilepaskan. Bau yang sangat menyengat yang dapat membuat orang mencium bau ini akan langsung binasa, terpancar dari pukulan ini.
"Duuuuuaaaaaaarrrrr.......! "
__ADS_1
Terjadi ledakan sangat dahsyat dan luar biasa saat dua kekuatan yang mengerikan tadi bertemu. Orang-orang yang menonton kurang jauh, terkena serempetan pertemuan pukulan yang meledak, terhempas pingsan dengan napas kembang kempis.
Mo Kang tampak terlempar sangat jauh kebelakang seperti layangan putus dan berhenti setelah menabrak tembok dibelakangnya. Tan Liong masih berdiri kokoh, tanpa ada sedikitpun mengalami luka, Kekuatan tenaga dalam yang dimiliki Tan Liong masih unggul jauh terhadap lawannya.
Tetapi anehnya, begitu terhenti terlempar ke belakang oleh tembok yang menahan, Mo Kang segera melompat tanpa ada cedera sedikitpun. Andai kata orang lain, sudah pasti tewas dengan tubuh hancur berkeping-keping terkena pukulan Tan Liong.
Tan Liong benar-benar terkejut dengan kekebalan tubuh lawannya yang sunguh sangat tidak masuk diakal.
"Heeeeheeeee......Mana kekuatanmu, ayo tunjukkan padaku ! ingin membunuhku, manusia tidak tahu diri ! "
"Dengan kekebalan yang aku miliki, aku ingatkan padamu...! tidak ada kekuatan yang mampu menghancurkannya haaaaahaaaa "
Tan Liong yang sudah bertekad untuk membunuh musuh pembunuh orang tuanya, tidak mau percaya begitu saja, kembali dia melakukan serangan dengan semua jurus-jurus yang ada dikitab Naga Emas.
__ADS_1
Beberapa kali tubuh Mo Kang terpental kebelakang dan bangun lagi tanpa cidera berarti, membuat Tan Liong menjadi putus asa. Jurus pedang Energi telah dikeluarkan menyerang Mo Kang, hanya dapat membuat terpental dan kembali melawannya.