KITAB NAGA EMAS

KITAB NAGA EMAS
CH.56. Tempat Ketua Perguruan.


__ADS_3

Sudah lima belas hari berlalu, Tan Liong menyamar bekerja menjadi pembantu tukang masak diperguruan Teratai Hati Suci. Setiap ada kesempatan istirahat, dia gunakan waktunya untuk penyelidikan. Hampir semua murid dan tetua perguruan mengenal dirinya bekerja sebagai pembantu tukang masak didapur perguruan.


Keramahan dan juga sikapnya membuat para murid juga pimpinan perguruan suka padanya, hal mana itu sangat membantu Tan Liong melakukan penyelidikan.


Kecurigaan Tan Liong sekarang semua tertuju hanya pada tetua Ryu shen, setelah dia melakukan penyelidikan secara teliti. Kemungkinan dari tetua-tetua lain diperguruan, bersih dari kecurigaannya untuk sementara ini.


Setiap pagi, sehabis membantu paman Guto menyiapkan makanan pagi untuk perguruan, Tan Liong mulai bergerak, mengintai setiap gerak-gerik orang orang yang berada diperguruan. Dengan kemampuan yang Tan Liong miliki saat ini, segala perbuatan penyelidikan sangat mudah dilakukannya.


Semua bangunan yang ditempati tetua-tetua perguruan Teratai Hati Suci, sudah dia selidiki dan hasilnya tidak ada yang mencurigakan, kecuali bangunan tetua Ryu yang pertama kali dia periksa banyak hal yang membuat dia curiga.


Kecurigaan Tan Liong mengerucut pada tetua Ryu shen, hingga dia dapat menyimpulkan dari analisa yang didapat, dengan bukti-bukti yang dia lihat, ada gerakan untuk mengganti ketua perguruan yang sekarang.


Yang membuat Tan Liong tetap bertahan dalam penyelidikan dan belum berniat mengungkapkannya adalah, disebabkan dia belum mampu memecahkan teka-teki orang yang menjadi dalang kasus tersebut.

__ADS_1


Kesempatan Tan Liong menyelidiki ketua perguruan, belum dapat terlaksana selama lima belas hari berlalu dia berada diperguruan. Rencananya penyelidikan akan dilakukan hari ini, dimana semua rencana sudah dipersiapkan dengan matang.


Siang itu diperguruan Teratai Hati suci, nampak banyak orang-orang berkumpul di lapangan latihan perguruan. Mereka berkumpul untuk menerima pengarahan tentang kenaikan tingkat.


Setiap anggota perguruan dari tingkat dasar hingga tingkat tinggi bila ingin menaikan tingkat, akan melalui proses pengetesan yang berbeda, sesuai tingkatan mereka capai.


Kenaikan tingkat akan dimulai bulan depan, tetapi persiapan akan dimulai besok. Anggota perguruan yang ikut kenaikan tingkat akan diseleksi dan bila dianggap lolos bisa ikut dalam proses kenaikan tingkat.


Pada saat kesibukkan yang terjadi, Tan Liong sudah mempersiapkan diri untuk memasuki gedung ketua perguruan, demi penyelidikan yang terakhir.


Dengan hati-hati diam membuka pintu ruang dalam, dimana biasanya ketua menerima para tetua dan anggota murid senior. Ruangan penerimaan laporan, yang tenang dan hangat nampak kosong didepan Tan Liong berada sekarang. Kemungkinan menurut pikirnya, ketua berada diruang semedi.


Sebelum dia melangkah lebih dalam keruang semedi ketua. Tan Liong mencoba mencari-cari sesuatu yang mungkin bisa membantu penyelidikannya. Matanya tertarik dengan sebuah kendi kecil terbuat dari keramik cantik. Diambilnya kendi keramik tersebut untuk di perhatikan lukisan yang ada dikeramik yang dibuat sangat indah sekali.

__ADS_1


Ketika tangan Tan Liong mendekatkan kendi itu, agar bisa dia lihat lukisan dengan seksama, dari dalam kendi mungil tercium bau harum, bau harum yang khas yang dia rasa pernah mencium bau harum itu sebelumnya.


"Bau ini..???? "


Lama Tan Liong berdiam diri memikirkan bau harum yang dikeluarkan kendi kecil tadi, tapi dia lupa dimana dia pernah mencium bau tersebut. Karena belum mendapatkan jawaban pasti, tangannya kembali meletakkan kendi tadi ketempatnya semula.


Mulai dilangkahkan kakinya dengan hati-hati menuju tempat semedi ketua perguruan. Didepan pintu tempat ketua semadi dijaga dua anggota perguruan yang memiliki tenaga dalam tingkat roh panglima.


Tan Liong berhenti melangkah, berpikir sejenak untuk mencari cara melumpuhkan dua penjaga didepan pintu. Keputusan hanya dengan gerakan cepat saja dia merasa dapat melumpuhkan mereka, maka segera dia mengambil ancang-ancang untuk bergerak.


Sedikitpun tidak ada angin berhembus, saat Tan Liong bergerak dengan kecepatan luar biasa mendekati kedua penjaga tersebut. Kedua tangan Tan Liong bergerak melakukan totokan yang melumpuhkan keduanya.


Kedua orang ini terkejut setengah mati, mereka menyadari ada orang luar biasa telah menotok tubuh mereka berdua. Mereka merasa tak bisa bergerak sama sekali, walaupun mereka sudah mencoba mengaliri tenaga dalam, untuk membuka totokan yang menyerang tubuh mereka masing-masing.

__ADS_1


Tak ingin menghabiskan waktu terlalu lama, Tan Liong masuk kedalam tempat semedi ketua perguruan.


__ADS_2