KITAB NAGA EMAS

KITAB NAGA EMAS
CH.87. Kematian Ju Gan si manusia cabul


__ADS_3

Serangan yang dilakukan lelaki ini ke Tan Liong, berbentuk cengkraman tertuju kearah jantung. Suara bersuitan terdengar saat cengkraman itu tiba, diiringi hembusan angin panas membara.


Tan Liong melihat serangan ini, segera mengeluarkan tenaga dalam Naga Emas dengan tenaga inti es seperempat bagian. Tangannya didorongkan kedepan memapaki cengraman tangan lawan.


"Deeees ! "


Suara beradu dua kekuatan yang saling bertolakan, memperdengarkan suara tidak begitu keras namun menimbulkan getaran sangat besar, hingga penglari ruangan penginapan terlihat ikut bergetar oleh kekuatan mereka.


Lelaki yang menjadi lawan Tan Liong, melangkah kebelakang beberapa tindak lalu terduduk memegang dada, dari mulutnya menyemburkan banyak darah. Wajah lelaki itu terlihat pucat pasi, terkena serangan tenaga dalam yang membalik menyerang tubuhnya. Napasnya terlihat kembang kempis tak beraturan, pukulan yang membalik telah melukai organ dalam tubuhnya.


"Lie Maaaa.......! "


Jeritan khawatir dari salah satu lelaki yang mengeroyok si brewok Lu Sang terdengar cukup lantang. Lelaki itu, segera melompat meninggalkan Ju Gan yang sedang melawan Lu Sang, untuk menghampiri temannya yang terluka.


Tan Liong yang telah melukai lelaki yang dipanggil Lie Ma itu, hanya menatap diam dari tempatnya berada. Mata Tan Liong melihat sinar kebencian terpancar dari mata lelaki teman Lie Ma yang tadi sekilas menatap dirinya.


"Brengsek kau ! bila aku tidak membunuhmu sekarang, jangan panggil namaku Chong Ti ! "


ucap lelaki itu sambil berdiri menghadap kearah Tan Liong, setelah memeriksa keadaan temannya Lie Ma ternyata tidak ada harapan hidup lagi.

__ADS_1


Dari tempatnya, lelaki itu berkelebat menyerang Tan Liong dengan sangat sebat. Jari tangan kanan lurus menyerang mata sedangkan tangan kiri menghantam kearah lambung Tan Liong. Jurus serangan ini terlihat begitu dahsyat, Mau tidak mau Tan Liong berusaha segera untuk menghindar.


Ketika serangan lelaki yang menyebut diri dengan nama Chong Ti mengenai tempat kosong, Dengan cepat dia merubah gerakan kesamping ketempat Tan Liong berkelit tadi. Kemudian Keduanya sudah terlibat saling serang dan saling hindar dengan serunya.


Ditempat si brewok Lu Sang, sejak ditinggal oleh Chong Ti untuk menghadapi Tan Liong, dia tampak mulai mendesak Ju Gan yang sudah berada dibawah angin. Ju Gan yang merasa tidak dapat melawan si brewok Lu Sang, berusaha bergerak mundur menunggu kesempatan kabur meloloskan diri.


Gerak-gerik dari Ju Gan dapat dibaca Lu Sang, saat Ju Gan selalu berusaha mundur terus menuju pintu keluar ruangan penginapan.


"Jangan harap untuk kabur iblis cabul ! "


Serangan yang dilakukan Lu Sang dengan menambah tenaga dalamnya begitu dahsyat menekan pergerakan Ju Gan. Ketika melihat ada celah kosong dipertahanan Ju Gan, serta merta diayunkan lengannya melepaskan pukulan dengan Tenaga dalam penuh ke arah iga ditubuh Ju Gan.


Hantaman pukulan si brewok Lu Sang telak mengenai tulang iga Ju Gan yang seketika remuk, memperdengarkan suara yang sangat mengerikan. Ju Gan yang terpukul langsung tewas dengan mulut bersimbah darah. Tulang iga yang patah telah menusuk jantung yang membuat Jun Gan mati seketika.


Lu Sang memandang tubuh si manusia cabul untuk beberapa saat, sebelum berpaling melihat pertempuran saudaranya Ni Shaw dan Yo Jin yang masih berimbang. Saat dia memandang pertempuran antara Pemuda pelajar dengan Chong Ti, si brewok Lu Sang benar-benar tidak menyangka bahwasanya pemuda pelajar yang dikenalnya, ternyata seorang yang memiliki ilmu beladiri sangat tinggi.


Sewaktu mereka kenal pemuda itu, sedikitpun tidak terlihat aura yang menandakan dia memiliki kemampuan beladiri. Dari analisanya saat ini, pemuda pelajar itu bisa menekan kemampuan beladirinya, jelas memiliki ilmu sangat hebat yang tidak bisa diukur.


"Semuanya mari kita pergi...!"

__ADS_1


Terdengar seruan dari mulut Kam Shaw Ho, memerintahkan kawan-kawannya meninggalkan lawan untuk kabur. Mendengar perintah itu, serentak mereka semua meloncat meninggalkan lawannya seperti Yo Jin, Nie Shaw dan Tan Liong untuk kabur, sambil membawa tubuh Ju Gan dan Lie Ma yang telah mati.


Yo Jin dan Nie Shaw yang berimbang dengan lawan tidak ingin mengejar lebih lanjut. Sedangkan Tan Liong walaupun mampu membinasakan musuh tidak ingin memperpanjang urusan, merasa tidak ada perselisihan dirinya dengan mereka. Dia tadi hanya ingin membantu tiga iblis langit bumi, saat melihat pertempuran mereka tadi tidak seimbang.


Ruangan penginapan yang merupakan tempat santai untuk minum, kembali sepi. Hanya saja bangku kursi yang ada disana, telah banyak yang hancur oleh pertempuran tadi.


Tiga iblis langit bumi berdiri menghadap kearah Tan Liong, ketiganya terlihat takjub dengan pemuda pelajar didepannya.


"Kakak bertiga kenapa? ada yang salah dengan wajahku ? " tanya Tan Liong yang sedikit tidak enak hati, melihat mereka menatap seperti itu.


"Sungguh kami tertipu dengan penampilan saudara pendekar, sedikitpun kami tidak menyangka saudara pendekar memiliki ilmu bela diri sangat hebat. Kami sungguh berhutang nyawa karena telah dibantu mengusir orang-orang tadi ! " ucap Yo Jin yang selalu menjadi juru bicara mereka bertiga, masih terlihat kagum terpancar dari wajahnya kepada pemuda didepannya.


"Kakak Yo Jin jangan berkata seperti itu, bantuan tadi apalah artinya. Aku malah sangat senang membantu juga dapat berkenalan menjadi sahabat dengan orang hebat seperti kalian, sungguh hal yang jarang bisa dilakukan " tungkas Tan Liong cepat sambil tersenyum pada mereka bertiga.


"Wah..memang apa yang dikatakan orang-orang, semakin berisi seseorang itu semakin merendah, mereka tidak suka mengagul-agulkan kemampuan. Sekarang baru aku percaya dengan kata-kata itu, haaaaaahaa...! " Ucap sibrewok Lu Sang sambil tertawa terbahak-bahak.


Dari tiga iblis langit bumi, orang yang pembawaan paling ceria itu adalah si brewok Lu Sang ini. Tan Liong yang mendengar ucapan dari Lu Sang hanya bisa tersenyum, tidak suka orang membahas kemampuannya.


"Kakak Lu Sang terlalu melebih-lebihkan kemampuan orang lain, kemampuan sendiri yang hebat sengaja disembunyikan, siapa yang akan percaya dengan bualan itu. Ngomong-ngomong siapa yang akan bertanggung jawab atas kerusakan ini ? haaahaaa ! " ucap Tan Liong tertawa sambil mengalihkan pembicaraan tentang kemampuan dirinya.

__ADS_1


"Kami..! kami yang akan bertanggung jawab, saudara Tan Liong tidak usah memikirkanya " ujar Nie Shaw yang juga ikut tertawa, teringat kepada orang-orang yang mencari masalah, telah kabur setelah kerusakan yang mereka buat.


__ADS_2