
Tiga hari berlalu setelah, kesembuhan Tan Liong dari sakit parah, sekarang mereka nampak berempat sedang duduk disebuah warung makan.
Semenjak Kesehatan Tan Liong pulih, dua hari yang lalu, Kwee Tong bersama Yan Guan memerintahkan warga desa membuka aliran air kedesa. Mereka juga melaporkan bahwa penghuni yang meresahkan desa mereka, sudah terbasmi tanpa sedikitpun menceritakan tentang Kwee Tong kepada warga.
Warga desa yang di pimpin oleh kepala desa, bersama-sama mengucapkan terimakasih dengan sedikit hadiah berupa uang dan emas untuk ungkapan syukur mereka atas mengalirnya kembali air tanpa ada lagi gangguan.
"Saudara Liong apa rencanamu selanjutnya? tanya Yan Guan sembari tangannya, menaikkan cangkir arak yang ketiga kalinya
"Entahlah ! Selama perjalanan mencari musuh orang tuaku, sungguh susah mendapatkan informasi tentang keberadaannya " jawab Tan Liong datar seperti orang putus asa
Boleh aku bertanya sedikit ? mungkin aku bisa membantu, kalau saudara Liong bisa memberi tahu nama atau julukan musuh yang saudara cari, berhubung aku sedikit mengenal orang-orang golongan hitam di rimba persilatan ini !" ucap Kwee Tong menawarkan diri
__ADS_1
"Musuh yang aku cari sejujurnya aku tidak tahu nama dan julukkannya. Peristiwa ini terjadi pada saat aku masih kecil, tetapi aku mengenal ciri pelaku, mereka memakai baju bersimbulkan bunga teratai putih didada kiri ! " ucap Tan Liong menjelaskan tentang musuh yang dicarinya
"Teratai putih ??? "
Ketiga orang yang diajak duduk bersama Tan Liong, nampak terkejut mendengar ucapan ini. Setahu mereka bertiga simbol teratai putih adalah simbol yang dimiliki oleh perguruan besar Teratai Hati Suci, yang ada dikaki gunung Teratai raja.
Partai ini sangat berpengaruh sekali didunia persilatan, karena kebanyakan murid disana adalah jagoan yang terkenal, yang sudah menguasai tenaga dalam tingkat roh jendral sedangkan ketua mereka sudah ditingkat roh ratu.
Kelima partai besar itu banyak melahirkan murid-murid berbakat sehingga kekuatan kelima partai sukar untuk ditaklukkan dan dikalahkan. Diantara kelima partai itu yang paling disegani adalah partai gereja Cahaya Sejati, karena ketuanya sudah mencapai tingkat tenaga dalam roh dewa.
"Anak Liong , sudah yakinkah bahwa orang yang membunuh orang tuamu adalah orang yang memakai baju bersimbol teratai putih ?" tanya paman Yan Guan yang sudah memperkenalkan diri bernama Yan Kun , sedikit ragu karena partai Teratai Hati Suci adalah partai golongan pendekar
__ADS_1
"Tidak bisa saya meragukan penglihatan dan ingatan saya waktu itu paman Kun, semua sudah membekas dihati dan saya tidak akan pernah lupa wajah orang yang membunuh kedua orang tua saya !" jawab Tan Liong dengan suara geram dan sedikit keras
"Baik ! bila engkau hendak balas dendam, engkau lebih baik menyelidiki ke gunung teratai raja dan melihat situasi disana, siapa tahu engkau dapat informasi tentang pembunuh orang tuamu !"
"Tetapi paman sarankan engkau jangan gegabah, masalahnya yang paman tahu partai itu bukanlah partai golongan hitam, kebanyakan dari mereka adalah pendekar-pendekar yang banyak membasmi kejahatan " ucap paman Yan Kun dengan khawatir
"Terima kasih banyak atas saran dan nasehat paman ! saya pasti tidak akan bertindak sembarangan, saya akan menyelidiki terlebih dahulu, sebelum mekakukan tindakan " ujar Tan Liong
Setelah selesai bersantap, mereka meninggalkan warung makan menuju penginapan kembali. Mereka akan memutuskan berpisah besok pagi, setelah selesai berkemas-kemas.
Malam itu Tan Liong tidak bisa tidur, memikirkan rencananya menyelidiki partai Teratai Hati Suci. Dia merasa ada sesuatu yang tidak benar dipartai itu, menilik dari penjelasan paman Yan Kun tentang partai tersebut. Kemungkinan yang terbesar menurut pemikirannya, ada yang memanfaatkan nama partai itu atau bisa ada orang dalam yang menyeleweng dari peraturan partai.
__ADS_1
Tanpa terasa rasa kantuk mulai menyerang, membuat dia tertidur tanpa sempat mematikan lampu kamar.