
Pertarungan ilmu hitam, yang disebar untuk menyerang diri Tan Liong, semakin menghebat. Perlawanan yang dirasakan, mematik reaksi napas Naga yang dikuasai, ikut menguat. Perisai perlindungan dari serangan luar yang dahsyat telah menyebabkan bangkitnya Aura Emas disekiling tubuh Tan Liong. Cahaya dari Aura Naga emas ditubuh, semakin bersinar terang menyilaukan mata.
"Hiik...hiik.hiik..! Hebat, sungguh hebat juga dirimu pemuda yang ganteng ! engkau mampu melawan jala iblis kami "
Suara perempuan terdengar berkumandang dari suatu sumber yang tidak dapat diketahui keberadaannya.
Tan Liong sedikit terkejut, mendengar suara wanita, yang mampu memecah suara, membuat orang lain tidak dapat melacak, keberadaan pemilik suara.
"Mmm...Tidak usah kau perlihatkan ilmu hitammu, yang seperti sampah, tak berguna bagi ku !" Pancing Tan Liong memanasi musuh, dengan maksud agar dapat melacak keberadaannya.
"Hiiiiik..hiik...hiiik" tak usah kau memancing dimana aku berada pemuda ganteng ! aku sendiri yang akan memperlihatkan diri "
Dari balik pohon didepan Tan Liong, tiba-tiba muncul seorang wanita sangat cantik, dengan rambut disanggul khas gaya keluarga bangsawan istana raja.
Wanita itu melangkah mendekati Tan Liong dengan gaya sangat memikat. Bibir tipis dihiasi gincu merah, yang menambah kecantikannya disertai senyum dan lirikan mata genit mengoda.
__ADS_1
Tan Liong sangat terkejut, melihat seorang wanita muncul dari balik pohon, memiliki wajah yang sangat cantik, dengan potongan tubuh benar-benar sempurna. wanita yang sudah masak lahir batin, yang membuat Tan Liong tanpa disadari, memandang tak berkedip.
"Hik..hik..hik...kenapa kau bengong melihat kedatanganku, pemuda ganteng ? adakah yang salah dengan diriku?" goda wanita cantik itu dengan senyum mengoda
Tersentak Tan Liong seperti di guyur air. Tersadar kembali dari lamunan, yang membuat dia lupa diri, melihat kecantikan wanita didepan yang begitu luar biasa.
"Mmm......! mungkin saja ada" di jawab dengan suara lemah tidak jelas
Walaupun kelihatan sudah sadar, Tapi masih sedikit linglung, disebabkan dia sungguh-sungguh terpesona. Sampai akhirnya Dia sadar sepenuhnya ketika wanita itu mulai menunjukkan tujuan menghadang dirinya.
"Oh jadi anda ini majikan dari kakek tua yang tidak tahu diri tadi ?, pantas !"
"Apa maksud dirimu mengatakan "pantas ?"
"Pantas saja, kau menghadang perjalananku !" ucap Tan liong datar
__ADS_1
"Mmmm...hanya memiliki sedikit kemampuan, kau sudah merasa bisa mengatur kami..! kau tidak tahu diri...!"
Wajah cantik yang dihiasi senyum tadi,perlahan-lahan mulai hilang, berganti wajah penuh napsu membunuh. Hawa yang sangat pekat mengitam, mulai muncul disekeliling tubuh wanita cantik ini. Tatapan matanya seakan-akan ingin menelan Tan Liong bulat-bulat.
Seperti Iblis, wanita itu bergerak menyerang Tan Liong dari segala arah. Pukulan dan tendangan diarahkan kesetiap sudut lemah, ditubuh Tan Liong. Setiap serangannya membuat suara bergemuruh, seperti badai topan.
Dengan jurus Kilat Naga Emas yang dikuasai, Tan Liong selalu bergerak menghindar bagai kilat, yang membuat pukulan dan tendangan wanita cantik itu selalu mengenai tempat kosong.
Melihat setiap serangan yang dilepaskan tidak mengenai lawan, wanita cantik ini mulai menambahkan kecepatan dan tenaga, untuk mengunci ruang gerak lawan menghindar.
Terjepit oleh Tenaga wanita cantik yang berusaha menekannya terus- menerus, terpaksa Tan Liong menangkis, tetapi membatasi tenaga agar tidak melukai wanita cantik itu. walau begitu, selalu saja terjadi benturan yang menghasilkan suara ledakan bergemuruh.
Wanita cantik itu mulai merasakan, pemuda yang menjadi lawannya, tidak sepenuh hati bertempur dengan dirinya, juga kekuatan yang dimiliki pemuda itu ternyata diluar dari perkiraan dan dia merasa perlu bantuan untuk menghadapi pemuda tersebut.
Segera dia bersiul memanggil teman, untuk melawan Tan Liong.
__ADS_1
"Suuuuuiiiiiit..."