KITAB NAGA EMAS

KITAB NAGA EMAS
CH.06. Kedahsyatan Kitab Naga Emas 1


__ADS_3

Perlahan Tan Liong mendekati kerangka yang ada dihadapannya. Sebelum dia melangkah lebih dekat, tanpa sengaja matanya Tertumpuk pada sebuah tulisan dibawah batu dekat tubuh kerangka.


Siapa pun yang ingin mendapatkan kitab naga emas harus memberi hormat 3 kali


Tan Liong terkejut setelah membaca tulisan tersebut. " Mengapa bisa kebetulan, aku bisa menemukan kitab naga emasnya disini" membatin dia dalam hati.


Demi menghormati orang lain yang biasa dia lakukakan, tanpa disuruh walaupun sekarang didepan matanya hanya sebuah kerangka, Tan Liong tanpa beban bersimpuh menundukkan kepala, malah lebih dari 3 kali dari yang diminta. Pada saat mau berdiri, entah memang jodohnya memiliki Kitab Naga Emas, dia melihat tulisan yang sangat kecil dan samar. Tan Liong mencoba membersihkan tulisan yang sedikit panjang dan ditutupi oleh lumut yang ada dilantai tersebut, sehingga mudah baginya untuk membaca.


***terimakasih telah melaksanakan hal yang kuperintahkan, engkau patut menjadi muridku yang mampu mewarisi isi kitab Naga Emas. Sebelum mengambil kitab, singkirkan dulu paku beracun yang sangat mematikan yang aku pasang pada sekililing buku. Kuncinya ada dibelakang tubuhku, berupa tuas yang berbentuk kepala naga***


Tan Liong hampir mati terkejut membaca tulisan tersebut. Didalam benaknya membatin.:

__ADS_1


"" Andai aku ceroboh dan bernapsu langsung mengambil Kitab itu, betapa mudahnya aku sekarang terkena paku beracun dan menjadi mayat ditempat ini.,,,"


Tanpa menunggu lama, Tan Liong mencari tuas yang dimaksud dan setelah diketemukannya dia mencoba menarik tuas berupa kepala naga yang diperintahkan.


""Kreetttttt....ser....ser....ser,,,,""


Hampir berbarengan paku yang ada disekeliling kitab menancap diatas dinding goa. kecepatannya sulit dilukiskan dengan kata-kata. Mengkirik bulu tubuh Tan Liong menyaksikannya.


Setelah menunggu beberapa menit dan yakin tidak ada lagi paku yang tersisa, Tan Liong mencoba meraih Kitab yang ada dipangkuan kerangka tersebut. Begitu Kitab itu sudah berpindah ketangannya, tiba-tiba kerangka tersebut hancur menjadi debu. Betapa terkejutnya Tan Liong menyaksikan kejadian tersebut. Diantara tulang kerangka yang menjadi debu, Tan Liong mendapati selembar kain berisikan tulisan.


Teruntuk muridku, setelah menemukan tulisanku ini, segeralah kau tanam abu jenasahku dibelakang batu tempatku bersemedi

__ADS_1


Tan Liong tanpa menunggu lama lagi, segera mengumpulkan abu kerangka dan memasukkan kedalam mangkok yang ternyata sudah disediakan pemilik rangka jenasah tadi. Sesudah dirasa semua abu jenasah berpindah kedalam mangkok, Tan liong membawanya kebelakang batu sesuai petunjuk yang diperintahkan untuk ditanam.


Dengan kayu runcing yang dia lihat dekat goa, Tan Liong menggali tanah. Ketika pada saat dia menggali dan merasa cukup lobang untuk menanam abu, sekali lagi dia menemukan sesuatu ditanah galiannya, berupa kotak kecil terbuat dari logam perak. Tan Liong mengangkat kotak tersebut sembari meletakkan abu jenasah kedalam lobang galian dan menutupinya dengan tanah hingga rata.


Kotak yang didapat dari tanah galian dihiasi ukiran naga yang sedang melilit keliling kotak dengan ekornya yang panjang.


"Sungguh karya seni yang luar biasa indahnya,,," membatin Tan Liong, sembari tangannya membuka kotak perak tersebut.


Begitu kotak itu berhasil dibuka, Tan Liong menemukan dua biji buah sebesar kelereng berwarna kuning keemasan. Dibawahnya ada selembar kertas berlipat, berisi petunjuk tentang kegunaan buah tersebut.


"Terima kasih muridku, kamu telah menguburkan abu ku ditempat yang aku inginkan. Buah ini, dikenal dengan sebutan buah santong, buah yang hanya berbuah 100 tahun sekali. Khasiat satu biji buah santong membuat kekuatan tenaga dalam yang memakannya seperti berlatih tenaga dalam 100 tahun. Aku sediakan dua biji buah santong yang akan membantumu memiliki energi tenaga dalam 200 tahun. Disebut juga tenaga dalam puncak, karena tanpa energi besar kekuatan jurus Naga Emas tidak akan maksimal. Semua ini adalah ujian kesabaran dan jodoh bagi yang menerima ilmu dari Kitab Naga Emas."

__ADS_1


tertanda : Liong San


__ADS_2