
Malah kalau boleh dipikir lagi, tetua Ryu Shen akhir-akhir ini banyak membantunya dalam hal mengurus partai, selama dia mengurung diri melakukan latihan diruang semedi.
Kebimbangan terjadi didalam benak ketua Li Shen, oleh karena keadaaan yang diluar perkiraan, membuat dirinya tidak tahu apa yang mesti dilakukan.
Tan Liong yang melihat ketua Li Shen terpaku diam sehabis penjelasan yang dia berikan, merasakan ada kebimbangan yang terjadi dalam diri ketua Li Shen. Dia pun bisa memahami keadaan ketua Li Shen saat ini, keadaan dimana orang yang biasa dipercaya, yang selama ini dekat dan sangat diharapkan pertimbangannya, ternyata merupakan musuh dalam selimut, menjadi pukulan batin yang sangat dalam pada diri ketua Li Shen.
"Ketua Li ! maaf bila saya lancang, saya memahami apa yang terjadi didalam hati ketua Li saat ini, memang adalah hal yang sangat menyakitkan bila orang yang kita percaya ternyata kenyataan sangat jauh dari apa yang ketua Li harapkan " kata Tian Liong mencoba membuat ketua Li Shen, melepaskan keraguan tentang masalah yang dihadapi saat ini.
"Saat ini situasi perguruan anda sangatlah tidak baik, kalau boleh saya sarankan, ketua Li bisa menyelidiki semua ini dimulai dari sini." kata Tan Liong lebih lanjut.
"Maksud saudara ? " tanya ketua Li Shen yang masih dalam keadaan bimbang.
"Begini ketua Li, kita bisa menyelidiki siapa yang membuat anda keracunan dan apa tujuan mereka meracuni anda " ujar Tan Liong memberi saran untuk menyadarkan ketua Li Shen dari keraguannya dan mulai melakukan penyelidikan.
__ADS_1
"Anda benar saudara Liong, mengapa aku bersikap sangat lemah hingga tidak bisa berpikir jernih, terlalu terbawa perasaan hingga lupa dengan kewaspadaan "
"Baiklah sekarang kita bicara tentang racun yang hampir membunuhku, menurut saudara Liong bisakah engkau mengenali jenis racun tersebut ? " tanya ketua Li Shen yang mulai dapat disadarkan oleh Tan Liong
"Sejujurnya saya tidak tahu tentang racun sama sekali, hanya saja tubuh saya mengandung darah yang kebal dengan racun dan juga bisa menetralisir racun ! coba ketua Li ingat-ingat lagi, kira-kira siapa yang menaruh racun pada anda ? " jelas Tan Liong
"Mungkinkah .....? " seru ketua Li Shen terputus
"Maksud ketua Li ? " tanya Tan Liong bingung, melihat ketua Li Shen melangkah keluar menuju ruang penerimaan laporan yang.segera diikuti oleh Tan Liong dibelakangnya.
"Maafkan saya ketua Li, saya yang menotok mereka untuk sementara, nanti akan saya buka totokan ditubuh mereka " ucap Tan Liong menjelaskan
Mendengar penjelasan Tan Liong, ketua Li mengangguk pelan dapat memaklumi perbuatan Tan Liong, sambil melanjutkan langkahnya.
__ADS_1
"Ini ! apakah mungkin ini yang meracuni ku ? " ucap ketua Li Shen sambil menunjukkan sebuah kendi cantik yang dilihat Tan Liong sebelumnya.
"Kenapa dengan kendi itu, ketua Li ? " tanya Tan Liong melihat tingkah yang agak aneh dari ketua Li Shen
"Kalau benar yang engkau katakan tentang kecurigaan saudara Liong kepada tetua Ryu Shen, kendi ini adalah hadiah dari tetua Ryu Shen kepadaku, yang dihantarkan oleh dua muridnya kesini. Pada saat menyerahkan kendi ini, dia menyertakan surat yang menjelaskan kegunaan cairan di kendi ini untuk menambah stamina yang memperkuat tubuh ! " ucap ketua Li Shen menjelaskan
"Biarlah akanku coba, untuk mengecek dengan alat perguruan yang mampu mendeteksi ada kandungan racun atau tidak dalam cairan ini, dulu pada saat dia memberikan ini, aku sama sekali tidak menaruh curiga sehingga tidak pernah terlintas dalam pikiranku untuk mengeceknya" ucapnya lagi.
Terlihat tangan ketua Li Shen, mengambil sebuah jarum perak disebuah kotak yang ada disudut rak buku. Jarum itu dimasukkan kedalam cairan dari kendi yang sudah dituangkan kedalam cangkir. Saat dia mengangkat jarum tersebut dari cairan tadi, warna jarum yang tadinya bersih sekarang berwarna kebiruan, mengandung racun ganas, yang membuat ketua Li Shen benar-benar terkejut dengan kenyataan yang ada.
"Kurang ajar ! sungguh manusia tak bisa dipercaya, mereka benar-benar ingin membunuhku !" seru ketua Li Shen dengan sangat geram
"Aku harus menghukumnya ! sekarang juga aku ingin kesana mencari manusia terkutuk itu ! " ucapnya dengan suara gemetar menahan kemarahan
__ADS_1
"Tenanglah dulu ketua Li, masalah menghukum atau membunuh tetua Ryu Shen itu bukan hal utama tetapi kita perlu tahu siapa dalang dari semua ini, apa tujuan mereka itulah yang perlu kita ungkap !" ucap Tan Liong menyabarkan ketua Li Shen dari kemarahannya.