![Love, Nayla Cassandra [LONACA]](https://asset.asean.biz.id/love--nayla-cassandra--lonaca-.webp)
Sepanjang perjalanan kembali pulang, Rio hanya diam dan berwajah masam, hanya menatap ke arah jalan.
Pria itu tampak tak mood bicara.
Sekilas Nayla memandangnya dengan raut wajah sendu sambil berkata dalam hati kecilnya;
"Benar-benar pernikahan yang tidak nyaman, dimana aku harus memisahkan antara Ibu dan anak, Ya! Tuhanku, apa yang harus aku lakukan, berat sekali cobaan ini, kenapa cinta sejati yang mengeluarkan aku dari kutukan itu adalah Rio. Andai saja pria lain, entah itu tukang pemulung sekalipun tidak masalah bagiku, aku siap hidup susah," gumam Nayla memalingkan wajahnya ke kiri.
Wanita itu merasa sangat bersalah dan terbebani menikahi anak kesayangan Dewi.
....
....
Kehidupan pengantin baru itu pun di jalani Nayla bersama Rio. Ia berusaha menjadi istri yang baik. Melayani semua kebutuhan suaminya sepenuh hati. Ia bangun pagi-pagi menyiapkan sarapan bersama pelayan untuk keperluan Rio sebelum berangkat ke kantor.
Hari-hari itu tampak bahagia, mesra dan menyenangkan keduanya.
....
....
"Kopinya kurang gula sayang!"
"Oh! Iyah mas"
"Susunya tidak usah perlu pake gula lagi sayang, karena kamu sudah terlalu manis!"
"Hehehehe😄" tawa bahagia keduanya.
.....
.....
Perlahan demi perlahan Rio mengajari Nayla tentang semua keperluannya dan selera ngetehnya begitu juga dengan makannya. Nayla berusaha belajar masak dengan koki pilihan terbaik. Ia ingin turun langsung membuatkan makanan untuk suaminya. Meskipun di rumah itu, Rio sudah memberikan fasilitas pelayan.
Banyak hal-hal sulit yang Nayla lalui demi menyenangkan hati sang suami, ia berjuang keras merubah sifat malas serta manja (ndoro putri) yang sudah sempat tertanam dalam jiwanya, namun semua itu tidak masalah baginya.
Nayla terus belajar dan belajar menjadi istri yang baik yang selalu ada di saat Rio butuhkan dan tampil cantik serta sexy di hadapan suami. Ia juga tidak banyak menuntut kemewahan dari Rio. Asalkan bisa bersama Rio sudah lebih dari cukup bagi seorang Nayla.
Badai itu mulai datang sedikit demi sedikit di usia pernikahan mereka yang baru seumur jangung.
Scandal gosip Rio dengan para model serta foto mesranya yang di setting oleh Dewi, tiba-tiba saja masuk ke email ataupun pesan gambar di ponsel Nayla.
Dewi menggunakan alamat email, WA orang lain. Si Nyonya besar itu juga suka mengirimi foto-foto mesra Rio dengan para mantan kekasih putranya dulu beserta identitas profil prestasi sang mantan kekasih Rio.
__ADS_1
Entah darimana saja Dewi bisa mengumpulkannya, hampir setiap hari foto mesra Rio yang dulu seorang playboy masuk ke ponsel Nayla, membuat wanita itu risih dan ingin membuang ponselnya....
Suatu hari Nayla kehilangan mood cerianya, ia hanya diam saja dan tak bersemangat untuk menjalani hari-hari bersama Rio.
Nayla merasa ia ingin mundur dari istri Rio. Wanita itu terlalu rapuh akibat banyaknya cobaan menghampiri hidupnya dan kurang percaya diri menjadi istri Rio, meski suaminya selalu memperlakukan Nayla dengan penuh kemesraan.
.......
.......
"Kamu kenapa sayang! Sakit yah?" Tanya Rio dengan lembut.
"Tidak apa-apa" jawab Nayla ketus.
"Lihat foto-foto ku yang lama lagi?" Tanya Rio sambil merampas ponsel Nayla dan menghapusnya. Pria itu mengetahui jika foto-fotonya bersama wanita lain, sering masuk ke ponsel Nayla.
Rio yakin foto itu pasti di kirim oleh ibunya, namun ia tidak ambil pusing, sebab baginya Dia hanya mencintai dan tidur dengan istrinya seorang.
"Sapa sih yang kirim-kirim begini!" Kata Nayla kesal.
"Saayang! Siapapun yang melakukannya itu tidak lah penting, Aku ini adalah milikmu seutuhnya di masa depan tapi masalalu memang milik wanita lain.
Foto-foto dengan para model, semua itu juga biasa saja. Aku tidak pernah mencium dan memeluk mereka lagi. Kamu juga harus mengerti aku, aku capek jika kamu mempermasalahkan yang ini-ini saja. Nay! Jika detik ini aku tidur dengan wanita lain aku bisa melakukannya tanpa sepengetahuan kamu tapi untuk apa? aku sudah menikahi kamu.
Sayang! Tolong pahami aku, pekerjaan ku ini harus menggandeng dunia model dan entertainment," kata Rio meninggalkan Nayla tanpa sarapan.
.....
Suatu malam Nayla memeluk suaminya.
"Maafkan sikap Nayla yah mas?" Pinta Nayla.
Rio langsung menyambut pelukan itu.
"Iyah! Tidak apa-apa sebenarnya aku senang juga kamu marah melihat aku dengan wanita lain, artinya kamu cemburu dan itu pertanda cinta" jawab Rio sambil mencubit kecil hidung Nayla...
Nayla tersenyum manis menatap wajah suaminya.
Canda tawa selalu dilakukan keduanya agar hubungan mereka semakin kuat.
Keduanyapun bercinta dalam hangatnya pelukan itu....
......
Nayla sering melamun usai mengiringi kepergian Rio di depan pintu, wanita itu memandangi mobil Rio bergerak keluar dari pagar rumah, kemudian ia duduk di bangku teras rumahnya sambil memandang taman bunga minimalis kesukaan.
__ADS_1
Kemudian ia berkata-kata dalam batinnya.
"Wanita mana yang tahan jika melihat pria yang ia cintai bermesraan dengan wanita lain, entah itu settingan ataupun masalalu hatiku merasa perih dan tidak nyaman. Sebaiknya aku tidak perlu melihatnya.
Saat ini cinta dan kesetiaan sangat aku butuhkan dari mu.
Aku yakin ini ulah si nenek lampir agar kami bertengkar dan segera berpisah.
Rio juga tidak pernah mengenalkan aku ke dunianya, hal ini yang membuat aku merasa kurang berarti, jujur aku meragukan cinta Rio tapi sebaiknya aku lebih bersabar lagi dan terus bersabar.
Terkadang aku ingin bertahan lebih lama untukmu, terkadang pula ingin segera pergi....
Oh mama, papa! rasanya aku ingin menemui kalian, terbang menembus ruang waktu yang memisahkan kita, aku ingin menceritakan semua masalah yang membuat hati ini bengkak, tapi apalah daya itu tidak bisa.
Mengapa saat ini aku merasa kematian di tangan si Cerucuk lebih baik daripada hidup menghadapi mak lampir.
Huuufft, aku lelah."
.
...
...
Hari-hari Nayla selalu galau. Namun ia berusaha selalu ceria di hadapan Rio. Ia menghabiskan waktu untuk beribadah, membaca buku, menonton tv. Belajar masak. Merawat diri bak permaisuri yang disimpan dalam istana, sampai menunggu kedatangan Rio pulang.
Terkadang ia juga turun langsung merawat bunga sebagai pegusir rasa galau dan sepinya di tinggal kerja oleh Rio.
.....
.....
"Kenapa mereka tidak bertengkar, apa si bodoh itu tidak cemburu melihat foto mesra suaminya dengan wanita lain, memang dasar wanita tidak tau diri berwajah tebal." gumam Dewi.
Aku harus melancarkan aksi kedua.
Suatu hari...
"Derrrrt...Derrrrtt...Derrrttt suara ponsel Rio bergetar-getar di atas mejanya.
Saat pria itu melihat ponselnya, ada panggilan yang datang dari 'Mama'
Rio langsung menerima telpon yang sebenarnya sangat ia nantikan.
Dalam hati kecilnya ia sangat merindukan ibunya.
__ADS_1
....
Like & Vote