Love, Nayla Cassandra [LONACA]

Love, Nayla Cassandra [LONACA]
Part 31


__ADS_3

Sesampai di kamar.


"Huuuuufft gimana yah? Tawaran si crocodile Terima enggak yah???


Tapi saat ini aku memang sangat butuh uang. Jika aku pulang ke malang. Sudah jelas aku kalah sebelum berperang dan di malang juga enggak tau mau ngapain???...


Aaaaaaaaakkh,..kenapa pusing begini sih!


10.000 poin \= 10 juta??


Lumayan juga yah!..hmmmm


Haduuuuh terima enggak yah?"


(Nayla pun menggunakan kancing baju piyamanya untuk pilihan terima atau tidak..


Kemudian,


Ia mengambil selembar kertas dan menuliskannya)


"Keuntungan menjadi robot si crocodile;


-Pertama, aku bisa memiliki hak 50% atas kamar mewah nya termasuk kasur seharga 370 juta, huuh! enggak sabar ingin merasakannya.


Kedua, aku bisa dapat uang dalam bentuk poin.


Serta bonus. Kira-kira bonusnya apa-an yah???? (berpikir-pikir).


Kerugiannya;


Siap-siap tertekan batin, tapiii! selagi dia tidak meminta hal tentang sex artinya aku aman kan...!"


(lalu, nayla menulis kan sebuah pernyataan di atas kertas paper A4 dengan tulisan tegak bersambung yang sangat rapi lengkap dengan menggunakan materai)


.......


"Tik..tik..tik...."


suara detik jam dinding berbunyi tanda waktu terus berjalan dan menuju dini hari..


Gadis itu terlihat gelisah, mondar mandir dan uring-uringan tidak karuan untuk menetapkan pilihannya .


"Haduh...haduuuh..haduuh..


Sudah hampir pukul 01.00 wib gimana nih.."


Ucap nayla semakin panik.


Terima, tidak?


terima, tidak?


terima, tidak?


terima, tidak?"


tidak berapa lama kemudian, ponsel nayla berbunyi..


"Ti.tit."


Pesan singkat masuk dari "rio crocodile", begitulah rename yang di tulis nayla di kontak ponselnya..


Isi pesan;


"Waktu mu tersisi tinggal 10 menit lagi"..


Saat ia membaca pesan dari rio.


Nayla semakin gregetan


"Aaaaaaaaaaaaaaah!! sudah lah terima saja"


Nayla pun bergegas keluar dan mengunci kamarnya.


Dia berlari menaiki tangga menuju kamar rio dengan waktu yang tersisa..

__ADS_1


......


......


.......


Sesampai di kamar,


"Tok..tok..tok"


Dengan cepat rio membuka..


"Baiklah aku bersedia" ucap nayla tegas..


"Masuk lah" jawab rio santai.


Nayla pun masuk ke dalam kamar rio berjalan sambil bicara..


"Aku tidak mau ada kontrak. Ini hanya sementara begitu aku mendapat pekerjaan aku akan pergi" pinta nayla


"Heeem" jawab rio tanda setuju


"Pangggilan interview, yang pertama bagi ku"


"Heemm,


("Karena kamu tidak akan mendapatkan gaji yang lebih tinggi di luar sana dari poin-poin ku. Apa lagi dengan kemampuanmu yang sangat standart itu", ucap rio dalam hati),


Itu saja?" tanya rio kembali


"Iyah ( ucap nayla mengangguk)


Dan ini juga" (Nayla memberikan sebuah kertas)


"Apa ini??" tanya rio bingung


"Baca lah"


Sebuah surat pernyataan dari nayla;


Isi;


........


*Apabila pihak pertama melakukan sexsualitas terhadap pihak kedua maka pihak pertama Resmi di nyatakan memperkosa pihak kedua dan pihak pertama akan di jatuhi hukuman 15 tahun penjara atau denda 2 triliun Rupiah yang akan diserahkan kepada pihak kedua.


Surat pernyataan ini berlaku sampai masa kerjasama berlangsung*.


........


(Lengkap dengan ttd kedua belah pihak dan materai)


......


"Haaah, 2 triliun???? Gila!!,, mahal banget?" ( Ucap rio kaget sampai matanya melotot..)


Emang! Tubuh loh terbuat dari apa?? gua juga kagak selera!!"


"Ah! Yang beneeeeer?? Kapan-kapan kita test deh?? Seberapa kuat sih! pria tampan nan macho ini menahan nafsunya di depan seorang gadis seperti aku,..(nayla berpose centil menggoda di hadapan rio),..kulit ku mulus loh, udah enggak korengan lagi! Di jamin kamu pasti suka (main mata), karena aku selalu luluran dengan lumpur laut mati yang di ekspor langsung dari timur tengah, sehingga membuat kulitku secantik Ratu Cleopatra" ucap nayla senyum-senyum menggoda..


"Hahahaha,.lebay lu!..kalau sekarang, kamu enggak usah jauh-jauh beli lumpur buat luluran. Langsung berenang sana! ke lumpur lapindo,..ahahahahhahaa"


Rio tertawa-tawa di hadapan nayla..


Gadis itu hanya memberikan ekspresi wajah jutek...


"Hmmm! gimana jika kamu yang justru berniat memperkosa aku? ( ucap rio perlahan mendekati wajah nayla dengan sorotan mata yang tajam) dan sepertinya aku juga butuh surat pernyataan seperti ini"


Kemudian,


Rio berjalan menuju ruang kerjanya dan menuliskan surat pernyataan yang isi nya lebih gemes lagi, persis seperti yang di buatkan oleh nayla,


dan tetap menggunakan tulisan manual.


Tujuan menggunakan tulisan manual agar pihak yang bersangkutan di nyatakan dalam kondisi sadar dan tidak di rekayasa.

__ADS_1


Isi Surat pernyataan (rio)


.........


*Apabila pihak kedua melakukan sexsualitas terhadap pihak pertama maka pihak kedua Resmi di nyatakan telah memperkosa pihak pertama dan pihak kedua akan di jatuhi hukuman sbb;


Pihak pertama boleh memperkosa pihak kedua berkali-kali kapan pun dia mau tanpa di jatuhi hukuman apa pun.


Surat pernyataan ini berlaku sampai masa kerjasama berlangsung*..


..........


(Lengkap dengan ttd kedua belah pihak dan materai)


"nih, baca!" ucap rio memperlihatkan surat pernyataannya pada nayla.


"Hah!!!(kaget), apa in sih! enggak nyambung banget hukumannya" ucap nayla


"Suka-suka gua dong" jawab rio ketus!


(Huh! Katanya enggak selera! di suapin mangap juga, dasar crocodile, ucap nayla dalam hati)


"Okeeh"


Mereka pun bertukar surat pernyataan dan saling menandatanganinya..


"Kita deal" ucap rio (keduanya berjabat tangan)


"Bagiamana jika nanti tante dewi mengetahui aku tidur di kamar ini"? tanya nayla


"Dia tidak akan tau, jika kamu masuk ke dalam kamar ini pukul 01.00 wib dini hari dan keluar pukul 04.00 wib pagi.. seperti yang biasa kamu lakukan, saat tidur di sofa..


Dan


Dua hal yang harus kamu patuhi nayla..


Pertama, Meski aku memberikan hak 50% atas kamar ini padamu bukan berarti, kamu seenaknya masuk ke dalam kamarku. tepatnya, saat aku sedang berada di kamar.


Harus dengan persetujuanku terlebih dahulu"


"Iyah baik lah"


"Kedua,..mulai hari ini panggil aku bos atau tuan..."


"Apah!!..Ta...(terpotong)"


"Suka tidak suka, mau tidak mau kamu harus mematuhinya..,besok aku akan meng-instal aplikasinya di ponselmu " jawab rio yang tidak ingin di bantah...


nayla terdiam..


Waktu menunjukkan pukul 01.30 wib dini hari..


"Sekarang kamu, tidurlah.


Waktumu hanya sampai pukul 04.00 wib pagi hari saja..."


"Hmmm, baiklah.." ucap nayla sambil berjalan meninggalkan ruangan kerja rio...


...


Rio masih terlihat sibuk dengan ponselnya (email) dan mempersiapkan dokumen-dokumen. Karena tak lama lagi mantan pembalap itu akan memasuki masa kerjanya yang baru.


Tak lama dari langkah kepergian nayla...


Rio mendengar suara dari arah ruang kasur (utama)....


.


.


..


~VOTE & LIKE~


~KOMENTAR & ☆☆☆☆☆~

__ADS_1


__ADS_2